---
title: "Start dari posisi 9, Maverick Vinales tersenyum sinis atas performa Yamaha…lhooo"
description: "Cakkk…..IWB cukup heran saat baca artikel speedweek yang memuat betapa sinisnya Maverick Vinales ketika ditanya kenapa doi terlempar di posisi 9 saat kualifikasi padahal free practice doi sangat kencang. Dan dari sana justru kita menangkap bahwa Vinales kayaknya memang kesal karena masalah Yamaha selalu sama yakni inkonsistensi. Lhooo tapi kenapa Fabio kencang ? […]"
publishedAt: "2021-08-08T06:30:47.000Z"
modifiedAt: "2021-08-08T04:50:01.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/start-dari-posisi-9-maverick-vinales-tersenyum-sinis-atas-performa-yamaha-lhooo"
image: "https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/790ab75fbadbc887.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2019%2F10%2Fvinales-1.jpg&w=1500"
---

# Start dari posisi 9, Maverick Vinales tersenyum sinis atas performa Yamaha…lhooo

[![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/790ab75fbadbc887.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2019%2F10%2Fvinales-1.jpg&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2019/10/vinales-1.jpg)Iwanbanaran.com – Cakkk…..IWB cukup heran saat baca artikel speedweek yang memuat betapa sinisnya Maverick Vinales ketika ditanya kenapa doi terlempar di posisi 9 saat kualifikasi padahal free practice doi sangat kencang. Dan dari sana justru kita menangkap bahwa Vinales kayaknya memang kesal karena masalah Yamaha selalu sama yakni inkonsistensi. Lhooo tapi kenapa Fabio kencang ? simak detilnya dibawah ini…

Vinales nampak tidak bisa melakukan tim attacking pada sesi kualifikasi sehingga doi harus start dari posisi 9. Sebuah kondisi yang bertolak belakang karena pada sesi sebelumnya Vinales sangat kencang. So…apa yang terjadi ?

*” Itu pertanyaan yang bagus,”* seru Maverick Vinales tertawa sinis dalam sesi persnya.

*? Jawabannya Aku tidak punya penjelasan. Aku juga ingin tahu jawaban satu saja karena jawaban tersebut sangat penting bagiku. Yang bisa aku katakan adalah perasaan itu berbeda, terutama dengan mesinnya. Aku tidak tahu mengapa, tetapi aku mengalami masalah saat pertama kali membuka gas. Aku sudah memberi tahu tim, tetapi tidak ada cukup waktu untuk melakukan apa pun. Itu dimulai pada FP4 dan di kualifikasi. Jadi aku hanya bisa berkata pada diri sendiri… ‘ memang begitulah adany*a…'” serunya sinis…

[![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/65f0a143d5d3554d.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2019%2F10%2Fvinales.jpg&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2019/10/vinales.jpg)

Menurut Vinales, terjadi perbedaan terbesar saat braking…

*?Di pagi hari aku masih bisa mengerem seperti binatang buas, namun di sore hari dengan tindakan tersebut langsung membuatku masuk ke kerikil. Aku tidak tahu mengapa. Aku sudah mencoba yang terbaik sesuai kemampuanku.?Jelas aku sangat optimistis dengan time attack karena aku melaju dikisaran 1:23,2 detik di pagi hari dan merasa masih punya ruang untuk berkembang. Tapi setelah itu aku tidak bisa menghentikan motor dan tidak tahu apa yang sedang terjadi…*” keluh Vinales. Duh semangat Vin, ojo ngeluh wae rekkk hehehe. Vinales sendiri lebih lambat 0,514 detik dibandingkan Jorge Martin…kita tunggu aja saat race nanti cak…..(iwb)

Hasil MotoGP, Q2, Spielberg (7 Agustus):

1. Martin, Ducati, 1: 22.994 menit

2. Bagnaia, Ducati, 1: 23.038 menit, + 0,044 detik

3. Quartararo, Yamaha, 1: 23.075, + 0,081

4. Miller, Ducati, 1: 23.300, + 0,306

5. Mir, Suzuki, 1: 23.322, + 0.328

6. Zarco, Ducati, 1: 23.376, + 0.382

7. Aleix Espargar?, Aprilia, 1: 23.448, + 0.454

8. Marc M?rquez, Honda, 1: 23.489, + 0.495

9. Vi?ales, Yamaha, 1: 23,508, + 0,514

10. Nakagami, Honda, 1: 23,536, + 0,542

11. Alex M?rquez, Honda, 1: 23,841, + 0,847

12. Oliveira, KTM, 1: 23,944 + 0,950

The sisa grid:

13. Rins, Suzuki, 1: 23.585

14. Pedrosa, KTM, 1: 23.730

15. Pol Espargar?, Honda, 1: 23.971

16. Binder, KTM, 1: 24.050

17. Rossi, Yamaha, 1: 24.097

18. Marini, Ducati, 1: 24.115

19. Lecuona, KTM, 1: 24.141

20. Bastianini, Ducati, 1: 24.245

21. Savadori, Aprilia, 1: 24.405

22. Petrucci, KTM , 1: 24.465

23. Crutchlow, Yamaha, 1: 24,513
