---
title: "Senyum Marquez pecahkan record Argentina…” Yang penting Race” ujarnya !!"
description: "Iwanbanaran.com – Cakkk… Kiprah Marquez di atas mesin Ducati menarik perhatian semua orang. Karena setelah tampil sempurna di Thailand, kini pembalap yang mengalami cedera cukup dalam tersebut bangkit serta juga tampil kencang di Argentina. Tidak hanya dominan namun Marquez juga berhasil memecahkan rekor di Termas de Rio Hondo setelah selama hampir 11 taun lamanya tak […]"
publishedAt: "2025-03-15T09:41:43.000Z"
modifiedAt: "2025-03-15T09:41:44.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/senyum-marquez-pecahkan-record-argentina-yang-penting-race-ujarnya"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2025/02/marc-oop.jpg.webp"
---

# Senyum Marquez pecahkan record Argentina…” Yang penting Race” ujarnya !!

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2025/02/Marc-ducati.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2025/02/Marc-ducati.jpg)Iwanbanaran.com &#8211; Cakkk&#8230; Kiprah Marquez di atas mesin Ducati menarik perhatian semua orang. Karena setelah tampil sempurna di Thailand, kini pembalap yang mengalami cedera cukup dalam tersebut bangkit serta juga tampil kencang di Argentina. Tidak hanya dominan namun Marquez juga berhasil memecahkan rekor di Termas de Rio Hondo setelah selama hampir 11 taun lamanya tak tersentuh. Namun ternyata respon pembalap mantan HRC ini cukup santai. Menurutnya record tak penting akan tetapi bagaimana dia bisa memenangkan Race itu adalah target utamanya. &#8221; Yang penting race&#8230;&#8221; ujarnya&#8230;

Marc berhasil mengguncang Thailand baru di hari pertama. Memecahkan rekor dari sebelumnya 1&#8217;37”683 menjadi 1&#8217;37”295. Berikut pernyataan lengkap Marc&#8230;.

“ Apakah semua orang berharap melihatku di depan? Kalo aku merasa masih kurang pede, sebab ​​Pagi hari reaksi motornya terbukti kurang dapat diprediksi. jadi kami harus bekerja lebih keras daripada di Thailand karena kami melakukan tes apa pun di sini, set-upnya tidak sejalan dengan riding style-ku, khususnya yang berkaitan dengan engine brake. Aku mau minta intervensi elektronik untuk dikurangi. Namun secara keseluruhan antara latihan bebas 1 dan pra-kualifikasi, kami telah membuat langkah maju, terutama dalam hal konsistensi. Kita harus melakukannya lagi besok. Kuncinya adalah beradaptasi dengan kondisi lintasan yang aku harapkan akan semakin kencang&#8230;.

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2025/02/marc-oop.jpg.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2025/02/marc-oop.jpg.webp)“ Aku tidak pernah membalap di Argentina selama enam tahun, jadi aku datang tanpa ekspektasi apa pun. Awalnya aku hanya mencoba memahami reaksi motor, tetapi ketika aku mencoba memacu kecepatan, lap time-nya langsung bagus. Aku tidak tahu siapa, tetapi besok aku yakin lap time bisa tembus ke 1”36. Jika sirkuit membaik seperti yang kita lihat di latihan bebas 2, aku pikir itu terbuka terjadi. Namun, tujuanku bukanlah untuk memecahkan rekor, tetapi untuk mendapatkan poin dan memenangkan balapan&#8230;

“ Memulai dari barisan depan akan menjadi hal yang krusial. Aku melihat Alex dalam kondisi bagus, tetapi juga Bezzecchi, Di Giannatonio, dan Bagnaia meskipun ia crash. Ducati terkenal kuat di sini, tetapi kami harus berhati-hati dengan Aprilia. Btw Kami tidak menyentuh apa pun dalam hal keseimbangan karena semuanya berjalan dengan baik, kami hanya mengerjakan elektronik dan kami akan mengubah sesuatu yang lain untuk kualifikasi, tetapi untuk saat ini sensasinya bagus&#8230;.

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2025/03/marc-marquez1.jpg.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2025/03/marc-marquez1.jpg.webp)&#8221; Aku selalu berusaha memberikan 100%. Aku suka trek Argentina, tetapi itu tidak berarti Aku menang setiap tahun . Hal yang sama berlaku untuk Texas, di mana ditahun 2024 aku finis dengan nilai nol. Kamu harus selalu fokus dan jika kamu merasa baik, manfaatkan peluang itu. Aku merasakan kepercayaan Dall&#8217;Igna dan tim sejak mereka menawariku kontrak. Jelas Pecco memiliki pengalaman dan telah memenangkan dua gelar dengan Ducati. Selama pengujian, kami saling berbagi banyak informasi, tetapi selama akhir pekan balapan, semua orang mengurus urusannya sendiri. Bagiku, dia tetap menjadi titik acuan karena dia sangat mengenal Desmosedici &#8230;.&#8221; tutup Marc&#8230;(iwb)
