---
title: "Peringatkan Dorna !! ” Seharusnya Motogp tidak pakai sirip kayak F1, aku kawatir Honda-Yamaha mundur…” seru Casey Stoner"
description: "Iwanbanaran.com – Caakkk… Casey Stoner yang pernah menjadi bagian dari Honda mengomentari situasi MotoGP saat ini, terutama pabrikan Jepang, Honda dan Yamaha. Doi dengan terbuka menyebutkan bahwa regulasi MotoGP yang berlaku sekarang hanya untuk mendukung pabrikan Eropa. Regulasi MotoGP lebih condong ke arah aerodinamika motor yang dimiliki pabrikan Eropa, khususnya Ducati…"
publishedAt: "2023-07-20T22:00:07.000Z"
modifiedAt: "2023-07-19T23:55:20.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/peringatkan-dorna-seharusnya-motogp-tidak-pakai-sirip-kayak-f1-aku-kawatir-honda-yamaha-mundur-seru-casey-stoner"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2016/08/casey-stoner-ducati-2016.jpg"
---

# Peringatkan Dorna !! ” Seharusnya Motogp tidak pakai sirip kayak F1, aku kawatir Honda-Yamaha mundur…” seru Casey Stoner

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/12/casey-stoner_03bb8fd.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/12/casey-stoner_03bb8fd.jpg)Iwanbanaran.com &#8211; Caakkk&#8230; Casey Stoner yang pernah menjadi bagian dari Honda mengomentari situasi MotoGP saat ini, terutama pabrikan Jepang, Honda dan Yamaha. Doi dengan terbuka menyebutkan bahwa regulasi MotoGP yang berlaku sekarang hanya untuk mendukung pabrikan Eropa. Regulasi MotoGP lebih condong ke arah aerodinamika motor yang dimiliki pabrikan Eropa, khususnya Ducati…

Sebelumnya regulasi MotoGP memang melarang paket aerodinamis, namun seiring berjalannya waktu peraturan itu berubah cak. Maka dari itu, stoner yakin regulasi tersebut yang membuat Suzuki meninggalkan MotoGP. Bahkan doi khawatir Honda dan Yamaha akan menyusulnya…

“Aku tidak berpikir bahwa Honda dan Yamaha harus disalahkan atas situasi saat ini. Sebaliknya, aku pikir peraturan telah diubah untuk membantu pabrikan Eropa dengan aerodinamika mereka. Beberapa tahun lalu diputuskan untuk melarang semua alat bantu aerodinamis, tapi kemudian rencana ini tiba-tiba dibatalkan lagi. Itulah mengapa Suzuki meninggalkan MotoGP, aku juga khawatir Honda dan Yamaha akan pergi, karena apa yang dimiliki tidak seperti yang mereka janjikan,” ujar Casey Stoner via motosan.

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2018/07/casey-con-verga.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2018/07/casey-con-verga.jpg)Doi melihat prototipe MotoGP seperti mobil F1 yang beroda dua, bukan selayaknya motorsport pada umumnya cak. Terkait dengan aerodinamika, stoner menuturkan teknologi tersebut banyak menghabiskan sumber daya. Selain itu, pabrikan Eropa lebih diuntungkan dalam pengembangan aerodinamis daripada pabrikan Jepang…

“Motor MotoGP saat ini menjadi mobil Formula 1 beroda dua. Terakhir kali aku lihat itu masih motor sport dan bukan Formula 1. Beberapa tahun yang lalu dikatakan harus pergi ke arah yang berbeda, tetapi sekarang tiba-tiba berubah. Aerodinamika menghabiskan banyak sumber daya dan juga lebih sulit untuk mengembangkan sesuatu dengan cepat di Jepang dibandingkan di Eropa,” tambahnya.

Stoner meyakini kemungkinan Honda dan Yamaha tidak mau mengikuti perkembangan aerodinamis. Menariknya, doi juga menyarankan motor MotoGP untuk tidak menggunakan paket aero…

“Sulit untuk mengetahui apa yang ada di benak para pembuat keputusan di pabrikan Jepang, aku belum berbicara dengan mereka secara pribadi. Namun faktanya mereka sedang berjuang dan mungkin tidak mau mengikuti perkembangan ini. Menurut pendapatku, seharusnya motor tidak menggunakan sirip, winglet, dan semacamnya,&#8221; tutup Casey Stoner&#8230;.(RA iwb)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2016/08/casey-stoner-ducati-2016.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2016/08/casey-stoner-ducati-2016.jpg)
