---
title: "Performa memburuk, Keinginan Honda menggaet Joan Mir luntur ? waduh"
description: "Cakkkk…Joan Mir (Team Suzuki Ecstar) gagal meraup poin pada balapan Sachsenring, Jerman. Menurut Mir Pemilihan ban Hard ternyata buruk dan menjadi salah satu penyebab ia dlosorr di awal balapan. Yang menjadi pertanyaan….apakah dengan memburuknya performa,Keinginan Honda menggaet Joan Mir berubah ?"
publishedAt: "2022-06-21T07:00:07.000Z"
modifiedAt: "2022-06-20T23:42:24.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/performa-memburuk-keinginan-honda-menggaet-joan-mir-luntur-waduh"
image: "https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/3b70780f18772c3f.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2022%2F05%2F36-joan-mir_lg79903.gallery_full_top_fullscreen.jpg&w=1500"
---

# Performa memburuk, Keinginan Honda menggaet Joan Mir luntur ? waduh

![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/3b70780f18772c3f.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2022%2F05%2F36-joan-mir_lg79903.gallery_full_top_fullscreen.jpg&w=1500)Iwanbanaran.com – Cakkkk…Joan Mir (Team Suzuki Ecstar) gagal meraup poin pada balapan Sachsenring, Jerman. Menurut Mir Pemilihan ban Hard ternyata buruk dan menjadi salah satu penyebab ia dlosorr di awal balapan. Yang menjadi pertanyaan….apakah dengan memburuknya performa,Keinginan Honda menggaet Joan Mir berubah ?

Suzuki sangat berjuang keras dalam beberapa balapan terakhir cakkk, putaran kesepuluh Sachsenring kembali menjadi mimpi buruk bagi Pabrikan Hamamatsu. Pasca kesulitan di sepanjang akhir pekan ditambah dengan absennya Alex Rins karena cedera pergelangan tangannya, Joan Mir yang diandalkan Suzuki justru crash pada balapan yang baru berjalan beberapa lap.

Mir yang memulai balapan dari posisi kedua belas tidak bisa mempertahankan posisinya sehingga ia harus bertarung melawan Miguel Oliveira (Redbull KTM Factory) dan Pol Espargaro (Repsol Honda Team) untuk mengejar sepuluh besar. Namun ironisnya, pembalap Spanyol tersebut harus menyudahi balapan lebih awal karena lowside di awal lap keempat pada tikungan pertama.

Tanpa mendulang satu poinpun tentunya buruk bagi Team Suzuki Ecstar, karena musim ini mereka tercatat tiga kali tidak mencetak poin yakni pada GP Le Mans, Prancis dan Catalunya, Barcelona. Mir menjelaskan sebelum doi crash ternyata sempat terlibat sedikit kontak dengan Oliveira yang berada diposisi ketiga belas cakkk.

“Aku mendengar motor Oliveira yang berada di sebelahku pada trek lurus. Kemudian, kami mengerem pada saat yang sama, tetapi ia berada di sisi dalam. Saat aku mulai menutup racing lineku kami terlibat kontak ringan. Akibatnya aku melebar keluar dan kehilangan grip ban depan. Aku merasa jika ban depan membutuhkan beberapa lap lagi untuk mendapatkan suhu yang tepat.? ucap Mir melalui Paddock GP

![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/8188dca9362761a2.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2022%2F05%2F36-joan-mirdcr60482.gallery_full_top_fullscreen.jpg&w=1500)Selain itu, Panasnya cuaca di Sachsenring membuat Mir menggunakan ban Hard baik depan maupun belakang. Namun doi merasa bahwa itu adalah keputusan yang salah, karena sejak start doi merasa kesulitan dalam berakselerasi.

“Karena temperatur trek yang tinggi Kami memilih ban belakang Hard dibanding Medium. Tetapi ternyata itu adalah keputusan yang salah. Dalam dua lap pertama, ban tidak bekerja dengan baik dan perasaan dengan ban itu tidak ada. Akibatnya, aku tidak bisa berakselerasi dengan baik dan kehilangan beberapa posisi di trek lurus.”

“Ini adalah akhir pekan yang penuh dengan suka dan duka. Jumat dan Sabtu aku merasa lebih baik daripada yang kualami dalam waktu yang lama, itu adalah akhir pekan terbaik tahun ini sejauh ini. Dalam hal kecepatan balapan, kami termasuk cukup tercepat,”

Mir sendiri memiliki target untuk mencetak podium pertamanya musim ini sebelum paruh musim pertama berakhir. Assen akan menjadi kesempatan terakhir Mir untuk memperjuangkan podium, karena setelah GP Belanda liburan musim panas akan berlangsung selama lebih dari satu bulan kang mas.

![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/ec054363fc8a7bf7.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2022%2F05%2F20-fabio-quartararo-36-joan-mir_ds_7857.gallery_full_top_fullscreen.jpg&w=1500)“Aku ingin mengakhiri paruh musim pertama ini dengan cara yang terbaik. Podium akan menjadi hasil yang bagus, tetapi aku harus tetap tenang,” tutup sang juara dunia 2020 tersebut. Yang menjadi pertanyaan adalah suka atau tidak Performa Joan Mir memang terus memburuk di tahun ini. Dikuatirkan dengan segala pertunjukan tersebut keinginan Honda untuk menggaet Joan berubah. Benarkah demikian ?

” Memang betul nama Joan masuk dalam daftar mata kami. Namun kami tegaskan bahwa kandidat pembalap tidak hanya satu. Kami punya beberapa nama pembalap jadi mari kita lihat nanti seperti apa…” tukas Alberto Puig seperti menguatkan prediksi tersebut. So…mari kita tunggu saja kisahnya seperti apa. Kok kayaknya makin abot yo cak….piyee menurut sampeyan ? (CB iwb)
