---
title: "Pedro Acosta pastikan Tidak Enggan Serang Marquez Ketika di Ducati !!"
description: "Iwanbanaran.com – Cakkkkk…Pedro Acosta, kembali menunjukkan mentalitas bertarungnya yang dingin dan lugas. Menjelang masa-masa akhir pengabdiannya bersama KTM sebelum bergabung dengan tim pabrikan Ducati musim depan, pembalap berjuluk El Tiburón de Mazarrón ini menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menganggap paddock MotoGP sebagai tempat untuk mencari teman. Dengan kata lain Pedro Acosta pastikan Tidak Enggan Serang […]"
publishedAt: "2026-08-25T06:00:28.000Z"
modifiedAt: "2026-08-25T03:47:43.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/pedro-acosta-pastikan-tidak-enggan-serang-marquez-ketika-di-ducati"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/acosta-marc.webp"
---

# Pedro Acosta pastikan Tidak Enggan Serang Marquez Ketika di Ducati !!

[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/acosta-marc.webp)Iwanbanaran.com &#8211; Cakkkkk&#8230;Pedro Acosta, kembali menunjukkan mentalitas bertarungnya yang dingin dan lugas. Menjelang masa-masa akhir pengabdiannya bersama KTM sebelum bergabung dengan tim pabrikan Ducati musim depan, pembalap berjuluk El Tiburón de Mazarrón* ini menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menganggap paddock MotoGP sebagai tempat untuk mencari teman. Dengan kata lain Pedro Acosta pastikan Tidak Enggan Serang Marquez Ketika di Ducati !! Waahhh&#8230;

Bagi Acosta, ketiadaan ikatan persahabatan di grid bukanlah sebuah kebetulan, melainkan strategi yang ia pilih dengan sadar. Ia mengungkapkan bahwa memiliki hubungan yang benar-benar tulus dengan kompetitor yang mengejar impian sama adalah hal yang sangat sulit.

> *&#8220;Secara jujur, saya lebih memilih untuk mengambil satu langkah ke belakang dan tidak memiliki hubungan dekat dengan siapa pun. **Sejak hari pertama, saya merasa tidak memiliki teman di paddock. Saya senang dengan kondisi ini karena saya tidak perlu melibatkan perasaan terhadap siapa pun. Saya tidak peduli siapa yang akan saya salip atau dengan cara apa saya menyalipnya.&#8221; serunya seakan mempertegas posisinya saat di Ducati satu tim bersama Marc nanti&#8230;*

[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/02/acosta-vs-Marc-1.webp)Prinsip tersebut dipandang Acosta sebagai bentuk pengembalian ke era keemasan MotoGP. Menurutnya, persaingan era modern kerap kehilangan tensi panas yang dahulu justru menjadi daya tarik utama kejuaraan. Acosta merujuk pada beberapa rivalitas paling sengit dalam sejarah Grand Prix, seperti **Valentino Rossi vs Sete Gibernau** hingga **Mick Doohan vs Álex Crivillé**. Pada masa itu, hubungan para pembalap utama dipenuhi ketegangan tinggi baik di dalam maupun di luar trek. Bagi Acosta, bumbu ketegangan (spicy*) seperti itulah yang seharusnya menjadi dinamika wajar di level tertinggi balapan dunia.

Last&#8230;.Pernyataan lugas ini memberikan sinyal kuat jelang kepindahannya ke garasi Ducati untuk mendampingi sang juara dunia, Marc Marquez. Acosta menegaskan bahwa ia datang tanpa merasa berutang budi atau segan terhadap siapa pun di grid—termasuk kepada calon rekan satu timnya sendiri. Dengan fokus penuh memburu kemenangan perdana di kelas utama dan meramaikan perebutan gelar juara dunia, Acosta telah menetapkan batas tegas: di lintasan, semua kompetitor adalah target menyalip tanpa keraguan. Seruuu iki cakkk&#8230;(iwb)
