---
title: "Pecco Bingung dan Frustasi di Aragon….Motor rasanya berbeda total !!!"
description: "Iwanbanaran.com – Cakkk…Pebalap Ducati Lenovo, Francesco “Pecco” Bagnaia, tak mampu menyembunyikan rasa frustrasi dan emosinya usai menjalani sesi latihan Jumat yang berat di MotoGP Aragon. Sang juara bertahan harus puas tertahan di posisi ke-13 dan gagal lolos langsung ke Kualifikasi 2 (Q2). Saat empat pebalap Ducati lainnya berhasil menembus posisi lima besar, Bagnaia justru masih […]"
publishedAt: "2026-08-29T03:00:20.000Z"
modifiedAt: "2026-08-28T22:51:43.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/pecco-bingung-dan-frustasi-di-aragon-motor-rasanya-berbeda-total"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2026/02/pecco-sdddd.webp"
---

# Pecco Bingung dan Frustasi di Aragon….Motor rasanya berbeda total !!!

[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/02/pecco-2026-a.webp)Iwanbanaran.com &#8211; Cakkk&#8230;Pebalap Ducati Lenovo, **Francesco &#8220;Pecco&#8221; Bagnaia**, tak mampu menyembunyikan rasa frustrasi dan emosinya usai menjalani sesi latihan Jumat yang berat di MotoGP Aragon. Sang juara bertahan harus puas tertahan di posisi ke-13 dan gagal lolos langsung ke Kualifikasi 2 (Q2). Saat empat pebalap Ducati lainnya berhasil menembus posisi lima besar, Bagnaia justru masih berkutat dengan masalah grip* (daya cengkeram) yang terus menghantuinya sejak akhir pekan di Silverstone. Pecco Bingung dan Frustasi&#8230;.Motor rasanya berbeda total !!!

Usai sesi latihan berakhir, Bagnaia tidak langsung kembali ke garasi Ducati untuk melakukan evaluasi. Ia memilih mengambil waktu sejenak untuk mengontrol emosinya.

> *&#8220;**Saya tidak berhenti di garasi karena sangat gugup dan frustrasi dengan diri sendiri akibat tidak berhasil menyelesaikan satu lap pun [dengan bersih]. Saya perlu menenangkan diri sedikit. Sebab dalam situasi seperti itu, saat Anda merasa frustrasi dan gugup, Anda bisa mengatakan hal-hal yang tidak Anda maksudkan. Dalam situasi sulit, sangat mudah untuk merusak kerja sama tim. Saya tidak menduga performa seperti ini, saya berharap bisa jauh lebih cepat. Namun sayangnya, ini sulit. Ada sesuatu dari segi feeling yang berubah sejak di Silverstone.*

> *“Di Sachsenring saya cukup yakin kami mengalami peningkatan dan hasilnya pun lebih baik, tetapi sejak Silverstone saya tidak merasa nyaman di atas motor dan kesulitan melakukan hal-hal yang normal. Hari ini saya berisiko terjatuh berkali-kali padahal melaju sangat pelan. Lalu, di lap terakhir saya mencoba segalanya untuk menembus sepuluh besar, saya sudah dekat, tetapi di tikungan terakhir saya melebar. Saya tidak langsung berhenti di garasi karena sangat gugup dan frustrasi pada diri sendiri karena tidak berhasil menyelesaikan satu pun lap [yang bersih], jadi saya perlu sedikit menenangkan diri.*

> *[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/02/pecco-sdddd.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/02/pecco-sdddd.webp)“Karena dalam situasi seperti itu, ketika kamu frustrasi dan gugup, kamu bisa mengucapkan banyak hal yang sebenarnya tidak kamu inginkan. Dan ketika bekerja dalam situasi sulit, sangat mudah untuk merusak kerja sama tim. Jadi lebih baik mengambil napas sejenak, lalu ketika kembali ke garasi, saya banyak berdiskusi dengan tim untuk memahami situasi. Beruntung, seperti biasa, Alex Marquez mampu membuat perbedaan dalam banyak aspek. Saya benar-benar berharap bisa menemukan cara untuk mengikuti apa yang dia lakukan. Jadi, bisa dibilang hampir di seluruh area. Jujur saja, grip di trek terlihat lebih baik karena lebih konstan dibanding trek lain. Namun bagi saya sendiri, saat masuk tikungan, saya kehilangan kendali bagian belakang tanpa melakukan apa pun.*

> *“Begitu saya menyentuh gas, di 10-15% bukaan awal saya langsung kehilangan grip. Dan sampai posisi motor benar-benar tegak, ban belakang masih spinning dan motor banyak bergetar. Motor saya masih kesulitan mencari grip, tapi ya begitulah kondisinya. Beruntung, tim bekerja dengan baik dan mereka punya ide bagus yang sudah disiapkan, yang sangat saya harapkan bisa berhasil.” serunya&#8230;.*

Last&#8230;.Pecco akan Menghadapi sesi Kualifikasi 1 (Q1) pada hari Sabtu, Bagnaia berharap tim mekaniknya dapat menemukan formula tepat dari data pebalap Ducati lainnya, terutama Alex Marquez yang tampil sangat menjanjikan. Semangat Pecco !! (iwb)
