---
title: "Motogp : Resmi….hasil penyelidikan Yamaha atas meleduknya mesin M1 sudah ditemukan"
description: "Bro dan Sis sekalian Yamaha akhirnya secara resmi mengeluarkan penjelasan atas gagalnya mesin Yamaha M1 Valentino Rossi diMugello. Meledak bersama mesin Lorenzo di Pagi harinya saat warm up, berikut official explanation dari Yamaha…."
publishedAt: "2016-06-03T07:53:28.000Z"
modifiedAt: "2016-06-03T02:40:21.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/motogp-resmi-hasil-penyelidikan-yamaha-atas-meleduknya-mesin-m1-sudah-ditemukan"
image: "https://images.unsplash.com/photo-1558981806-ec527fa84c39?w=1200&h=800&fit=crop"
---

# Motogp : Resmi….hasil penyelidikan Yamaha atas meleduknya mesin M1 sudah ditemukan

[![rossi_fumo](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/397665e8823913a4.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2016%2F05%2Frossi_fumo-460x306.jpg&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2016/05/rossi_fumo.jpg)Bro dan Sis sekalian Yamaha akhirnya secara resmi mengeluarkan penjelasan atas gagalnya mesin Yamaha M1 Valentino Rossi diMugello. Meledak bersama mesin Lorenzo di Pagi harinya saat warm up, berikut official explanation dari Yamaha….

Yamaha memastikan mesin yang digunakan Valentino Rossi adalah fresh mesin yang pada kondisi normal sangat jauh dari kategori Rapuh. Menggunakan mesin ketiga…..M1 the doctor masih memiliki jarak tempuh sekitar 500 km. Jadi secara teknis…..mesin memang Bukankah mesin lama. Setelah melakukan penyelidikan menyeluruh yang dilakukan oleh para insinyur Iwata diperoleh fakta bahwa kegagalan mesin akibat gagalnya elektronik. Lhooo koq iso??….

Yup….karena teknologi yang lebih inferior, elektronik membuat mesin membentur batas atas limiter. Hal ini diakibatkan oleh dua hal. Yang pertama respon elektronik lebih lambat karena seperti yang kita tahu electronic sekarang disuplai oleh magneti marelli sebagai single ECU dengan kemampuan 3 step dibelakang elektronik asli Yamaha. Yang kedua….

Pada saat motor menembus 350 km per jam di rentang sudah peak speed top gear…pada saat yang sama ban belakang sedikit terangkat beberapa mm diatas permukaan aspal. Hal ini membuat roda berputar tidak wajar. Karena kondisi Straight Mugello tidak rata alias beda dengan beberapa trek lainnya. Alhasil perputaran RPM berlangsung sangat cepat sehingga menabrak limiter atas serta lambat direspon oleh elektronik…..

Yamaha MotoGP project leader Kouji Tsuya mengatakan secara settingan limiter motor menggunakan data yang sama dengan versi 2015. Mereka juga tidak menyangka elektronik 2016 bereaksi jauh lebih lambat dibandingkan milik Yamaha tahun lalu. Dampaknya mesin mengalami kerusakan di akhir lintasan lurus. Komponen seperti piston dan katup akhirnya menyerah. Itulah kenapa mesin Yamaha M1 berasap dan tidak mampu meneruskan race…..

Last…..Yamaha mengatakan bahwa mereka sudah menemukan pangkal permasalahan dan jalan satu satunya adalah mengurangi teriakan atas RPM. Untungnya secara teknis kondisi trek seperti di Mugello tidak akan ditemui lagi sehingga kekuatiran Yamaha jauh berkurang. Nah….wis gamblang ya bro masalahe. Elektronike jebule kurang canggih. Btw….dengan mengurangi teriakan RPM, Apakah top speed Yamaha M1 bakal turun??. Kita lihat saja pada race Catalunya pekan ini kangbro…..(iwb)

Sumber Motomatter
