---
title: "Motogp : Meleduk di Mugello, dua mesin Yamaha M1 langsung dibawa ke Jepang…"
description: "Bro dan sis sekalian….. kegagalan mesin pada saat balap Mugello yang menimpa Valentino Rossi langsung direspon dengan cepat oleh Yamaha. Informasi yang berkembang dari kalangan jurnalis luar….pabrikan garputala membawa mesin yang meleduk ke Iwata Jepang. Konfirmasi ini diberikan oleh Lin Jarvis sebagai manajer motorsport Yamaha Movistar MotoGP team……"
publishedAt: "2016-05-23T20:20:12.000Z"
modifiedAt: "2016-05-25T09:49:57.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/motogp-meleduk-di-mugello-dua-mesin-yamaha-m1-langsung-dibawa-ke-jepang"
image: "https://images.unsplash.com/photo-1558981806-ec527fa84c39?w=1200&h=800&fit=crop"
---

# Motogp : Meleduk di Mugello, dua mesin Yamaha M1 langsung dibawa ke Jepang…

[![mesin M1 mleduk](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/af94039c132428c3.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2016%2F05%2FCjD49CwW0AQB0rK.jpg-large-460x287.jpg&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2016/05/CjD49CwW0AQB0rK.jpg-large.jpg)Bro dan sis sekalian….. kegagalan mesin pada saat balap Mugello yang menimpa Valentino Rossi langsung direspon dengan cepat oleh Yamaha. Informasi yang berkembang dari kalangan jurnalis luar….pabrikan garputala membawa mesin yang meleduk ke Iwata Jepang. Konfirmasi ini diberikan oleh Lin Jarvis sebagai manajer motorsport Yamaha Movistar MotoGP team……

Seperti yang kita ketahui kegagalan engine M1 sudah terjadi pada dua rider Yamaha. Bedanya jika Rossi harus menelan pil pahit karena meledaknya mesin pada saat race….Lorenzo lebih beruntung sebab kegagalan mesin saat latihan bebas di pagi hari. Tak ayal pada tayangan live race Lin Jarvis sendiri cukup terkejut saat memperhatikan motor Rossi ngebul. Sebuah pressure tersendiri mengingat pembalapnya sedang bertempur untuk menambah poin malah mengalami kegagalan mesin. Padahal saat race Valentino Rossi memiliki kecepatan yang cukup menjanjikan. Beberapa kali doi nempel wheels to wheels dengan Lorenzo….masuk tikungan lebih cepat…menggedor….terus nempel dilalah gagal. Mimpi tersebut menguap bersamaan asap mengebul dari knalpot….

Tidak tinggal diam….insiden meleduknya mesin langsung direspon oleh Yamaha. Informasi yang diperoleh MCN….kedua mesin langsung dibawa ke Iwata Jepang untuk dianalisa. Sejauh ini belum ada kepastian apa yang membuat mesin Yamaha gagal melakukan tugasnya. Karena seperti yang kita ketahui….M1 bukanlah motor yang ringkih. Yamaha termasuk pabrikan yang sangat jarang mengalami kegagalan mesin (meledak) diajang balap Motogp. Pertanyaanya….kira-kira kenapa ya??….

Ada beberapa teori yang mencuat. Ada yang menganalisa hal ini dikarenakan Valentino Rossi sering masuk slipstream Lorenzo sehingga pendinginan mesin tidak optimal. Namun IMHO Teori tersebut belum terlalu kuat mengingat mayoritas rider melakukannya termasuk Marquez yang selalu mengandalkan ?strategi ini dan semua baik-baik saja. Lin Jarvis sendiri mengakui kegagalan engine M1 Rossi lebih dikarenakan kurang sempurnanya final gir sehingga berdampak pada stress berlebih pada beberapa komponen. Entahlah mana yang benar….yang jelas Yamaha Iwata sudah terlibat untuk menyelidiki secara tuntas…..

Last…..Yamaha terakhir kali mengalami kegagalan mesin pada tahun 2008. Setelah itu mesin nyaris tidak pernah ada masalah termasuk dimusim 2015. Namun yang mengejutkan di tahun 2016. Hanya selang beberapa jam dihari yang sama…..engine Lorenzo mengalami kegagalan kinera dan tidak lama Valentino Rossi juga menjadi korban. Kita akan lihat apa yang dilakukan oleh enginering Yamaha supaya mesin lebih durable. Pertama cukup….dan jangan pernah terjadi lagi karena selain poin, image brand juga dipertaruhkan. Pasti Yamaha tahu betul hal itu……(iwb)[![Screenshot_2016-05-23-01-34-39-01](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/ad16e99968ceb97d.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2016%2F05%2FScreenshot_2016-05-23-01-34-39-01-e1464048576480.jpeg&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2016/05/Screenshot_2016-05-23-01-34-39-01-e1464048576480.jpeg)
