---
title: "Mesin Yamaha M1 “Jebluk” di Aragon…Fabio Sudah Feeling !!"
description: "Iwanbanaran.com – Cakkk….Akhir pekan yang sulit bagi Fabio Quartararo di MotoGP Aragon terus berlanjut. Pembalap Monster Energy Yamaha tersebut terpaksa menyelesaikannya lebih awal saat sesi Sprint Race setelah mesin motor YZR-M1 miliknya mengalami kerusakan parah hingga mengeluarkan asap (meledak) di lap kelima dari 11 lap balapan. Juara dunia 2026 itu mengungkapkan bahwa kendala pada mesinnya […]"
publishedAt: "2026-08-30T08:51:48.000Z"
modifiedAt: "2026-08-29T23:58:06.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/mesin-yamaha-m1-jebluk-di-aragon-fabio-sudah-feeling"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2026/03/fabio-qua.webp"
---

# Mesin Yamaha M1 “Jebluk” di Aragon…Fabio Sudah Feeling !!

**[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/03/fabio-qua.webp)Iwanbanaran.com &#8211; Cakkk&#8230;.**Akhir pekan yang sulit bagi Fabio Quartararo di MotoGP Aragon terus berlanjut. Pembalap Monster Energy Yamaha tersebut terpaksa menyelesaikannya lebih awal saat sesi Sprint Race* setelah mesin motor YZR-M1 miliknya mengalami kerusakan parah hingga mengeluarkan asap (meledak) di lap kelima dari 11 lap balapan. Juara dunia 2026 itu mengungkapkan bahwa kendala pada mesinnya sudah terasa sejak lampu *start* padam, sebelum akhirnya ia benar-benar terhenti di tepi lintasan. Yup&#8230;Mesin Yamaha Meleduk di Aragon&#8230;Fabio Sudah Feeling !!

Quartararo yang harus memulai balapan dari posisi ke-17 usai sesi kualifikasi yang mengecewakan, langsung merasakan ada yang tidak beres pada motornya begitu balapan dimulai.

&#8220;Saya pikir mudah untuk melihat apa yang terjadi. Sejak awal *start*, mesin saya hampir saja mati (*nearly stopped*). Lalu, tenaga motor mulai menurun secara bertahap (*losing power step by step*). Kejadian ini pernah terjadi pada saya di Thailand. Saya sudah tahu ada yang tidak beres sampai akhirnya kita semua melihat apa yang terjadi di lap tersebut. Jadi, tidak banyak yang bisa saya katakan lagi. Jujur saja, saya tidak tahu berapa banyak mesin yang kami miliki saat ini, tapi menurut saya stok yang tersisa tidak begitu banyak. Jadi saya tidak tahu apakah mesin yang meledak itu mesin lama [sudah terpakai] atau bukan. Namun sepanjang akhir pekan, motor ini memang sangat lambat. Kami harus menguji banyak hal sepanjang akhir pekan. Jadi saya terus berganti dari satu motor ke motor lainnya. Akhir pekan ini lebih fokus pada pengujian ketimbang mencoba mencari performa terbaik. Tapi saya berharap mesin itu adalah mesin yang sudah memiliki jarak tempuh tinggi (*high-mileage*).&#8221;..tukasnya..

[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/02/fabio-ssd.webp)Kerusakan mesin ini menjadi kerugian besar bagi Yamaha. Meski pabrikan asal Spanyol/Jepang tersebut mendapatkan hak konsesi (Rank D) yang memungkinkan mereka mengalokasikan hingga 10 mesin per musim, hilangnya satu unit mesin di tengah musim tetap membatasi pilihan komponen balap. Quartararo sendiri berharap unit yang meledak di Aragon adalah mesin lama yang sudah memiliki jarak tempuh (mileage*) tinggi. Selain masalah mesin dan kendala pada *ride-height device* saat *start*, Quartararo menyayangkan bahwa sepanjang akhir pekan di Aragon ia lebih banyak berperan sebagai *test rider* ketimbang fokus mencari performa balap. Yamaha membawakan beberapa komponen baru untuk diuji coba secara beruntun, termasuk sasis baru yang justru dinilainya terasa lebih buruk dari sasis standar.

&#8220;Kemarin saya katakan sasis baru itu lebih buruk. Mereka ingin membandingkannya lagi pagi ini, dan hasilnya tetap lebih buruk. Jadi seperti yang saya katakan, akhir pekan ini saya lebih seperti *test rider*, menguji sasis hingga tiga kali namun tidak ada yang bekerja. Kami juga mencoba *link* baru tapi tidak ada peningkatan. Memang agak membingungkan ketika terus berpindah dari satu sasis ke sasis lain, *feeling* terhadap motor jadi hilang. Tapi inilah situasinya dan kami terus berusaha mencari performa yang lebih baik,&#8221; pungkas Quartararo. Mumet tenan kayaknya cak&#8230;(iwb)
