---
title: "Mengakali defisit top speed, Fabio optimalkan kekuatan pengereman di Austin"
description: "Cakkkkk…..sepertinya Fabio sedang semangat di Austin. Walau top speed M1 kurang namun doi mampu melakukan kompensasi lewat braking. Menurutnya M1 di Austin membaik sehingga zona braking juga sangat kuat. Itulah kenapa doi mampu merangsek terkencang ketiga pada FP2 Austin. ” Kekuatan kami adalah area pengereman…” seru Fabio sumringah !!"
publishedAt: "2022-04-09T07:30:47.000Z"
modifiedAt: "2022-04-09T05:31:07.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/mengakali-defisit-top-speed-fabio-optimalkan-kekuatan-pengereman-di-austin"
image: "https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/b3f91b1c02585b33.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2022%2F03%2Ffabio-quartararo-2-1.jpg&w=1500"
---

# Mengakali defisit top speed, Fabio optimalkan kekuatan pengereman di Austin

[![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/b3f91b1c02585b33.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2022%2F03%2Ffabio-quartararo-2-1.jpg&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/03/fabio-quartararo-2-1.jpg)Iwanbanaran.com – Cakkkkk…..sepertinya Fabio sedang semangat di Austin. Walau top speed M1 kurang namun doi mampu melakukan kompensasi lewat braking. Menurutnya M1 di Austin membaik sehingga zona braking juga sangat kuat. Itulah kenapa doi mampu merangsek terkencang ketiga pada FP2 Austin. ” Kekuatan kami adalah area pengereman…” seru Fabio sumringah !!

Seperti yang sampeyan semua tahu….di belakang dua pebalap Ducati….pada FP2 Fabio Quartararo berhasil nangkring diposisi terkencang 3. Menurut informasinya Fabio tidak akan mengandalkan top speed namun doi akan mencoba mengoptimalkan sisi pengereman. Oleh karena itu start bagus sangatlah penting….

*” Beda dengan Argentina….Trek ini memiliki grip yang lebih baik. Kami cukup puas dengan hasilnya. Ini trek dengan aspal baru. Tahun lalu sangat berbahaya karena ada beberapa benjolan diaspal. Jika ingin masuk Tikungan 2 kalian harus meluruskan motor agar tidak jatuh. Sekarang tidak sehingga kita bisa ngepush semaksimal mungkin di banyak tikungan dan mengoptimalkan motor hingga 100 persen…”* seru Fabio. Ditanya perihal potensi pembalap lain ?

*[![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/34f0379b7ff986b6.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2022%2F04%2F20-fabio-quartararo_dsc2538.gallery_full_top_fullscreen.jpg&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/04/20-fabio-quartararo_dsc2538.gallery_full_top_fullscreen.jpg)?Rins sangat kuat dalam hal kecepatan dengan ban belakang lunak, kami masih harus menemukan sesuatu pada hari Sabtu. Penting untuk melakukan banyak lap dengan kompon lunak sehingga kami dapat membuat keputusan lebih mudah saat balapan. Dua belas lap menggunakan ban medium sangat konsisten, kami sekarang harus membandingkan performanya…”* tukasnya lagi. Fabio juga menegaskan defisit top speed pada M1 memang membuatnya menderita. Namun mereka punya kekuatan lain yakni braking zone…

*? Kami memiliki keuntungan besar di zona pengereman. Disini banyak zona pengereman panjang dan itulah yang harus kami optimalkan nanti. Sayangnya kami kalah di trek lurus, tetapi kami bisa menutupi menggunakan sisi braking”* tutup Fabio. Kita tunggu saja sepak terjang Quartararo….(iwb)

MotoGP, waktu gabungan Austin pasca FP2 (8 April):

1 Zarco, Ducati, 2:02,542 menit

2 Miller, Ducati, +0,247 detik

3 Quartararo, Yamaha, +0,295

4 Bastianini, Ducati, +0,342

5 Rins, Suzuki, +0,488

6 Marc Marquez, Honda, +0,499

Vi?ales ke-7, Aprilia , +0.543

8th Mir, Suzuki, +0.601

9th Bagnaia, Ducati, +0.645

10th Martin, Ducati, +0.813

11th Aleix Espargar?, Aprilia, +0.828

12th Pol Espargar?, Honda, +0.896

13 Brad Binder, KTM, +0.996

14 Marini , Ducati, +1.020

15 Dovizioso, Yamaha, +1.164

16 Alex Marquez, Honda, +1.253

17 Nakagami, Honda, +1.532

18 Di Giannantonio, Ducati , +1.825

19. Bezzecchi, Ducati, +1.921

20 Gardner, KTM, +1.993

21 Morbidelli, Yamaha, +2.122

22 Darryn Binder, Yamaha, +2.137

23 Ra?l Fern?ndez, KTM, +2.228

24 Oliveira, KTM, +2.800
