---
title: "Makin Memanas, Marc Marquez sindir hukuman Yamaha terlalu ringan !"
description: "Iwanbanaran.com – Welehhhh-welehhhh…kok koyone masalah Yamaha mengganti katup diam-diam dan mendapatkan hukuman dari FIM Steward bakal makin panas cak. Kesimpulan ini berdasarkan makin memanasnya suasana akibat Marc Marquez yang menyindir hukuman via twitter. Menggunakan bahasa Spanyol, pembalap HRC ini memberikan icon tertawa serta tutup muka dengan kalimat…” Ahora resulta que los pilotos no nos beneficiamos […]"
publishedAt: "2020-11-06T07:14:12.000Z"
modifiedAt: "2020-11-06T07:26:07.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Honda"
url: "https://iwanbanaran.com/news/memanas-marc-marquez-sindir-hukuman-yamaha-terlalu-ringan"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2019/07/marc-a-1.jpg"
---

# Makin Memanas, Marc Marquez sindir hukuman Yamaha terlalu ringan !

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2019/07/marc-a-1.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2019/07/marc-a-1.jpg)Iwanbanaran.com &#8211; Welehhhh-welehhhh&#8230;kok koyone masalah Yamaha mengganti katup diam-diam dan mendapatkan hukuman dari FIM Steward bakal makin panas cak. Kesimpulan ini berdasarkan makin memanasnya suasana akibat Marc Marquez yang menyindir hukuman via twitter. Menggunakan bahasa Spanyol, pembalap HRC ini memberikan icon tertawa serta tutup muka dengan kalimat&#8230;&#8221;* Ahora resulta que los pilotos no nos beneficiamos de las ventajas mec?nicas Tela marinera..*.&#8221; serunya. Waahh opo ki maksudeee ??

Seperti yang sampeyan tahu, Yamaha terbukti melanggar regulasi mengenai mesin karena telah mengganti ?katup mesin? yang mereka pakai pada putaran pembuka musim 2020 Jerez, Spanyol. Secara regulasi nampak jelas bahwa semua pabrikan yang tidak memiliki jatah Konsensi tidak diperbolehkan mengutak-atik mesin. Namun Yamaha justru melanggar regulasi di bagian tersebut&#8230;

Penyelidikan yang berjalan cukup singkat tersebut akhirnya menemui titik terang, FIM menyebut Yamaha tidak menghormati protokol teknis MSMA. FIM Memutuskan bahwa Yamaha terbukti melanggar Regulasi namun mereka enggan menjelaskan secara gamblang. Hanya disebut tidak menggunakan katup yang sudah dihomologasi. Stewardpun akhirnya menjatuhi hukuman Yamaha berupa pengurangan poin konstruktor dan tim pabrikan maupun satelit Yamaha&#8230;&#8230;

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2020/08/fabio-rs.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2020/08/fabio-rs.jpg)FIM Steward memutuskan untuk mengurangi 50 poin Yamaha (Poin yang di dapapatkan atas kemenangan back to back Fabio Quartararo di Jerez), ditambah pengurangan 20 Poin tim Monster Energy Yamaha MotoGP (Poin yang di dapatkan atas podium kedua Maverick Vinales pada Jerez edisi pertama) dan yang terakhir adalah pengurangan 37 Poin tim Petronas Yamaha SRT (25 Poin atas kemenangan Quartararo pada Jerez edisi pertama + 11 poin atas finish kelima Morbidelli + 1 poin tambahan lainnya). Namun untuk poin rider tetap aman tanpa ada pengurangan poin 1 pun. Sepertinya hukuman ini menjadi konsen Marc Marquez..

Pembalap Honda ini secara halus menyindir keputusan yang dianggap tidak fair dan terlalu ringan untuk Yamaha. Doi sepertinya mempertanyakan dasar poin rider tidak dikurangi sama sekali disaat pabrikan terbukti melakukan pelanggaran vital. Memang belum jelas alasan FIM Steward tidak menyentuh poin rider disaat Team dan Constructor dilakukan. Namun dari beberapa rumor kenapa FIM Steward tidak mengurangi poin disinyalir karena menganggap pembalap tidak tahu menahu soal ini. So&#8230;konsen hukuman lebih kepada pabrikannya bukan ridernya. Tapi bukankah pembalap diatasnya diuntungkan secara teknis akibat penggantian katup? Itulah yang digaris bawahi Marc atas status sindiran halusnya via Twitter&#8230;.

*&#8221; Ahora resulta que los pilotos no nos beneficiamos de las ventajas mec?nicas Tela marinera&#8230;.atau kalau kita terjemahkan lebih kurang isinya adalah&#8230;.&#8221;Sekarang ternyata pembalap tidak mendapatkan keuntungan dari keunggulan mekanis..&#8221; *serunya menggunakan icon smile tertawa dan tutup muka. Sepertinya Marc merasa heran dengan tidak disentuhnya poin rider disaat Team dan Konstruktor dikurangi. Sindiran halus banget tapi makjleb tenan&#8230;

> Ahora resulta que los pilotos no nos beneficiamos de las ventajas mecánicas😅 Tela marinera🤦🏻‍♂️

> &mdash; Marc Márquez (@marcmarquez93) [November 5, 2020](https://twitter.com/marcmarquez93/status/1324455079999639553?ref_src=twsrc%5Etfw)

Status Marc ini sudah di Like 5300 orang dan komen mencapai 820-an. Banyak yang pro namun ada juga yang menghujat Marc. Seperti nick name bernama Wenes @Weta_ms yang kurang suka dengan status Marc. &#8220;*Udah tau pembahasan sensitif pake ikut2an. Dahlah fokus aja sama pemulihanmu. Lu ngomong masalah kayak gini juga gak ada manfaatnya..&#8221;* serunya. Komen lain tak kalah frontal datang dari Indonesia dengan nick name Ali Shodik @sodikvale yang menghardik Marc dengan kalimat kasar&#8230;*&#8220;Bac*t koe Marc&#8230;.Neng umah wae ora sah coment&#8230;ngitungi usok wae neng umah..*.&#8221; serunya. Weehh netizen Indonesia serem-serem euy&#8230;

Last&#8230;diatas semua, status Marc ini ternyata juga banyak didukung para followersnya. Entahlah, memang sensitif cak, opo maneh lek wis menyangkut FBH vs FBY. Apalagi semua tim di Motogp berusaha keras untuk bermain fair play. Hingga detik berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi Yamaha perihal penalty diatas. Btw&#8230;seandainya sindiran Marc ini direspon positif FIM Steward, jelas akan membuat tim Suzuki Ecstar makin dekat untuk meraih titel juara dunia 2020. Kalau sampeyan sendiri piye cak, masuk yang pro atau kontra dengan opini Marc Marquez? monggo berikan opininya..*..(iwb)*

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2020/05/marc-ass-scaled.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2020/05/marc-ass-scaled.jpg)
