---
title: "Marquez menyerah….” Ban sudah on limit, aku selip berkali-kali….! “"
description: "Iwanbanaran.com – Cakkk……setelah sempat memaksa Enea mundur diposisi 4, Marc akhirnya tidak mampu mempertahankan posisinya. Marc yang awalnya membidik untuk mengejar Martin diposisi kedua justru dipaksa kembali turun ke posisi 4. Menurut Marc dia menyerah sebab kondisi bannya sudah super-super on limit. ” Ban sudah on limit, aku selip berkali-kali….! “"
publishedAt: "2024-06-11T05:18:30.000Z"
modifiedAt: "2024-06-11T05:18:30.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/marquez-menyerah-ban-sudah-on-limit-aku-selip-berkali-kali"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2024/06/marc-enea-6.jpg"
---

# Marquez menyerah….” Ban sudah on limit, aku selip berkali-kali….! “

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2024/06/marc-enea-6.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2024/06/marc-enea-6.jpg)Iwanbanaran.com &#8211; Cakkk&#8230;&#8230;setelah sempat memaksa Enea mundur diposisi 4, Marc akhirnya tidak mampu mempertahankan posisinya. Marc yang awalnya membidik untuk mengejar Martin diposisi kedua justru dipaksa kembali turun ke posisi 4. Menurut Marc dia menyerah sebab kondisi bannya sudah super-super on limit. &#8221; Ban sudah on limit, aku selip berkali-kali&#8230;.! &#8220;

Berbicara tentang hasil Mugello-nya, Marc menjelaskan bahwa doi sudah menguras ban dan tenaga untuk mengejar Bastianini di posisi ketiga. Dan setelahnya Marc tidak punya apa-apa lagi untuk memberikan perlawanan di lap terakhir balapan sebab ban sudah habis sehingga motor selip berkali-kali&#8230;.

“Aku sudah bilang kepada kalian bahwa bagiku tidak masalah [di mana aku finis]. Kami tahu apa posisi yang tepat saat ini dan kami tahu di sini Pecco sangat kuat. Faktanya, dia menjalani akhir pekan yang luar biasa. Tetapi sekali lagi kami mampu bertarung melawan mesin 2024. Kami berjuang untuk menjadi yang teratas dan aku sangat menikmati akhir pekan ini. Sayangnya saat balapan aku tertahan di belakang Bastianini sangat lama. Aku mencoba menyalipnya tetapi tidak mungkin. Pada akhirnya aku bisa melakukannya tapi komsumsi ban belakang sudah super ekstrim&#8230;.

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2024/06/marc-enea-8.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2024/06/marc-enea-8.jpg)“Dan ketika aku menyalip Enea, kecepatannya bagus dan aku mulai mengejar Martin selangkah demi selangkah. Tetapi pada dua lap terakhir Bastianini&#8230;kalian tahu sendiri dia seperti memakai ban belakang baru. Dia sangat cepat pada lap terakhir. Aku menyerah. Aku mengatakan pada diri sendiri kini waktunya untuk finis keempat. Suhu ban depan naik, tekanan depan naik&#8230;

&#8221; Aku sudah mencoba untuk kembali, aku mencoba ngepush keras untuk melihat apa yang mungkin motor bisa lakukan. Dan kalian bisa lihat bagaimana aku mengerem di Tikungan 1 dengan kedua ban, dan celakanya kedua ban tersebut selip bersamaan. Aku membatin satu kali terjadi seperti ini okelah, tapi ketika terjadi untuk kedua kalinya&#8230;aku katakan cukup karena sangat berbahaya. Aku menyerah. Jadi bagiku posisi empat di sini di Mugello adalah hasil yang bagus. Kita lihat saja balapan selanjutnya tiga minggu lagi&#8230;&#8221; tutup Marc&#8230;(iwb)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2024/06/pecco2.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2024/06/pecco2.jpg)Screenshot
