---
title: "Marquez akui bikin kesalahan…” Aku kurang sabar..” serunya !!"
description: "Iwanbanaran.com – Cakkk….Kemenangan atau masuk gravel, itulah motto Marc Marquez di Buriram. Marc yang berjuang untuk meraih kemenangan lawan Francesco Bagnaia (Ducati), namun crash hingga gabung kembali. Hebatnya Marc melanjutkan race dan finis di posisi ke-11. Menjadi pembalap terkencang dilintasan….Marquez akui bikin kesalahan…” Aku kurang sabar..” serunya !!"
publishedAt: "2024-10-28T04:28:50.000Z"
modifiedAt: "2024-10-28T00:57:46.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/marquez-akui-bikin-kesalahan-aku-kurang-sabar-serunya"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2024/10/marc-pecco-sd.jpg"
---

# Marquez akui bikin kesalahan…” Aku kurang sabar..” serunya !!

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2024/10/marc-pecco-sd.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2024/10/marc-pecco-sd.jpg)Iwanbanaran.com &#8211; Cakkk&#8230;.Kemenangan atau masuk gravel, itulah motto Marc Marquez di Buriram. Marc yang berjuang untuk meraih kemenangan lawan Francesco Bagnaia (Ducati), namun crash hingga gabung kembali. Hebatnya Marc melanjutkan race dan finis di posisi ke-11. Menjadi pembalap terkencang dilintasan&#8230;.Marquez akui bikin kesalahan&#8230;&#8221; Aku kurang sabar..&#8221; serunya !!

Saat Martin melakukan beberapa kesalahan, Marquez berhasil menyalip pebalap Pramac dengan mudah. Pada lap berikutnya dia tertahan di belakang Bagnaia. Marquez melihat satu-satunya peluang realistisnya untuk melakukan manuver menyalip di tikungan 12. kata Marquez.

Namun ada masalah: Marquez ingin menghindari ban terlalu panas. Meski diguyur hujan, suhu aspal sempat mencapai 46 derajat Celcius pada awal balapan. Terlalu panas tidak hanya akan memberikan tekanan pada ban, namun juga akan meningkatkan tekanan ban.

*[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2024/10/martin-marquez.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2024/10/martin-marquez.jpg)&#8221; Aku bisa saja menyalipnya di T12. Di titik pengereman lainnya aku berada terlalu jauh. Aku merasa lebih baik di tikungan lambat dan di sektor 3 dan 4 aku juga lebih cepat dari Bagnaia. Sayang Aku tidak mampu menyalip Bagnaia dengan bersih. Aku harus menjaga ban depan tetap dingin agar bisa melancarkan serangan. Dengan sudut kemiringan 1,5 derajat lebih rebah, aku kehilangan ban depan. Ini kesalahanku karena aku kurang sabar. Btw Ducati mengambil beberapa bagian dari kami (GP23). Sementara GP24 telah mengalami evolusi di beberapa area. Jadi tidak mudah untuk menyalipnya..*&#8221; seru Marc yang menyoroti gap top speed GP24 vs GP23&#8230;.

Yess&#8230;Marc tidak berhasil cak. Saat crash di lap ke-14, Marc mencoba dengan gaya khasnya untuk mengangkat roda depannya yang tergelincir tapi ternyata sia-sia. Satu hal yang juga terlihat Ducati GP24 secara teratur menjauhi GP23 di lintasan lurus. Marquez mengaitkan hal ini dengan penurunan performa mesinnya. Sebelum GP Thailand, Marc Marquez masih memiliki peluang matematis untuk meraih gelar juara. Namun karena crash kini dia hanya fokus untuk mempertahankan keunggulannya atas Enea Bastianini dalam perebutan tempat ketiga Kejuaraan Dunia. Marquez saat ini mengoleksi 356 poin dan unggul atas Enea. Balapan kedepan akan dilakukan di Sepang, Malaysia&#8230;.(iwb)

Hasil balapan MotoGP Buriram (27 Oktober):

1. Francesco Bagnaia (I), Ducati, 26 lap dalam 43:38.108 menit

2. Jorge Martín (E), Ducati, +2.905 detik

3. Pedro Acosta (E), GASGAS, +3.800

4. Fabio Di Giannantonio (I) , Ducati, +4.636

5. Jack Miller (AUS), KTM, +5.532

6. Brad Binder (ZA), KTM, +5.898

7. Maverick Viñales (E), Aprilia, +8.498

8. Johann Zarco (P), Honda , +17.672

9. Aleix Espargaro (E), Aprilia, +18.588

10. Alex Márquez (E), Ducati, +21.163

11. Marc Márquez (E), Ducati, +22.251

12. Luca Marini (I), Honda, + 22.859

13. Taka Nakagami (J), Honda, +24.531

14. Enea Bastianini (I), Ducati, +27.090

15. Joan Mir (E), Honda, +30.870

16. Fabio Quartararo (P), Yamaha, 50.021

– Augusto Fernandez (E), GASGAS, mundur 3 lap

– Alex Rins (E), Yamaha, mundur 4 lap

– Lorenzo Savadori (I), Aprilia, mundur 10 lap

– Franco Morbidelli (I), Ducati, mundur 19 lap

– Raúl Fernández ( E), Aprilia, mundur 20 lap

– Marco Bezzecchi (I), Ducati, mundur 23 lap

Hasil MotoGP Buriram, Sprint (26 Oktober):

1. Enea Bastianini (I), Ducati, 13 lap dalam 19:13.131 menit

2. Jorge Martín (E), Ducati, +1.357 detik

3. Francesco Bagnaia (I), Ducati, +2.372

4. Marc Márquez (E), Ducati, +5,402

5. Alex Márquez (E), Ducati, +10,140

6. Franco Morbidelli (I), Ducati, +11,087

7. Marco Bezzecchi (I), Ducati, +11,538

8. Fabio Di Giannantonio (I), Ducati , +11,680

9. Brad Binder (ZA), KTM, +13,692

10. Fabio Quartararo (P), Yamaha, +14,483

11. Jack Miller (AUS), KTM, +18,397

12. Johann Zarco (P), Honda, + 18.544

13. Joan Mir (E), Honda, +19.265

14. Raúl Fernández (E), Aprilia, +19.688

15. Aleix Espargaro (E), Aprilia, +19.988

16. Augusto Fernandez (E), GASGAS, +21.298

17 .Alex Rins (E), Yamaha, +21,413

18. Taka Nakagami (J), Honda, +23,400

19. Luca Marini (I), Honda, +23,979

20. Maverick Vinales (E), Aprilia, +29,474

21. Lorenzo Savadori (I), Aprilia, +39.389

– Pedro Acosta (E), GASGAS, mundur 3 lap
