---
title: "Marc Marquez Persembahkan Kemenangan ke-100…Gigi Dall’Igna Terharu !!"
description: "Iwanbanaran.com – Cakkk…Kemenangan sensasional Marc Marquez pada balapan utama Grand Prix Jepang di Sirkuit Motegi akhir pekan lalu tidak hanya memanaskan perebutan gelar juara dunia, tetapi juga menorehkan tonggak sejarah spesial bagi General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna. Kemenangan tersebut resmi menandai kemenangan ke-100 Ducati di ajang MotoGP di bawah kepemimpinan teknisnya. Namun, di balik […]"
publishedAt: "2026-10-07T05:42:00.000Z"
modifiedAt: "2026-10-06T12:42:22.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/marc-marquez-persembahkan-kemenangan-ke-100-gigi-dalligna-terharu"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2026/09/gigi-dall-2.webp"
---

# Marc Marquez Persembahkan Kemenangan ke-100…Gigi Dall’Igna Terharu !!

**[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/09/gigi-dall-2.webp)Iwanbanaran.com &#8211; Cakkk&#8230;**Kemenangan sensasional Marc Marquez pada balapan utama Grand Prix Jepang di Sirkuit Motegi akhir pekan lalu tidak hanya memanaskan perebutan gelar juara dunia, tetapi juga menorehkan tonggak sejarah spesial bagi General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna. Kemenangan tersebut resmi menandai kemenangan ke-100 Ducati di ajang MotoGP di bawah kepemimpinan teknisnya. Namun, di balik pencapaian gemilang era keemasan Ducati saat ini, Dall’Igna membuat pengakuan menarik. Motor Ducati yang paling melekat dan menduduki tempat khusus di hatinya justru bukanlah motor yang berhasil merajai podium tertinggi, melainkan sebuah mesin yang belum pernah sekalipun mengecap kemenangan.

**Kisah di Balik GP15: Lompatan Besar yang Penuh Tekanan**

Setelah hijrah dari Aprilia ke Ducati pada akhir 2013, sentuhan tangan dingin Dall’Igna perlahan-lahan membantu Desmosedici yang saat itu tengah terpuruk untuk kembali kompetitif dan naik podium pada musim 2014. Puncaknya, lahirlah **GP15**, motor pertama yang dikembangkan sepenuhnya di bawah kepemimpinan teknisnya.

Meskipun belum pernah mempersembahkan trofi juara pertama, GP15 sukses mengoleksi total sembilan podium—termasuk lima kali finis di posisi kedua—lewat aksi-aksi ciamik dari Andrea Dovizioso, Andrea Iannone, dan Danilo Petrucci sepanjang musim 2015.

“Sejujurnya, mesin 2015 adalah yang paling penting, karena dengan motor itu kami membuat lompatan yang sesungguhnya. **Dan itu tidak mudah, ada banyak tekanan saat itu. Jadi saya pikir motor itu, mesin itu, tetap berada di hati saya melebihi semua motor lainnya. Meskipun motor juara dunia pertama tentu saja merupakan motor penting lainnya bagi saya.” serunya*

[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2024/08/gigi-ducati-s.jpg)Selepas era GP15, Andrea Iannone akhirnya memutus puasa kemenangan Ducati dengan mempersembahkan kemenangan perdana di era Dall&#8217;Igna pada tahun 2016. Setelahnya, butuh waktu hingga tahun 2022 bagi Francesco &#8220;Pecco&#8221; Bagnaia untuk mengakhiri penantian panjang Ducati dengan merengkuh gelar juara dunia pembalap pertama sejak Casey Stoner. Sejak saat itu, dominasi Ducati tidak pernah terhentikan dan terus menyapu bersih titel dunia setiap musimnya.

“Tentu saja ini adalah era keemasan bagi kami! Karena kami mendapatkan hasil yang luar biasa! Saya pikir sangat sulit untuk bisa berbuat lebih baik dari ini,”* puji Dall&#8217;Igna.

Last&#8230;Kemenangan ke-100 Dall&#8217;Igna di Motegi dipersembahkan oleh Marc Marquez, yang tampil luar biasa sepanjang akhir pekan. Meski Francesco Bagnaia sejauh ini masih menjadi penyumbang kemenangan terbanyak untuk rekor abadinya dengan 31 kemenangan, performa apik Marquez musim ini turut memegang peran penting dalam persaingan ketat pabrikan asal Borgo Panigale tersebut. Kini, dengan selisih poin di klasemen yang semakin menipis—di mana Marquez hanya terpaut dua angka di belakang pimpinan klasemen Jorge Martin jelang seri berikutnya di Mandalika—Dall&#8217;Igna memberikan apresiasi tinggi kepada pembalap barunya itu. *“Marc tampil luar biasa, dan dalam balapan-balapan terakhir ini ia melakukan segalanya dengan benar, jadi selamat untuknya dan seluruh tim,”* tutup Dall&#8217;Igna terharu atas angka 100 kemenangan yang diberikan Marc&#8230;(iwb)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/10/gigi-marc.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/10/gigi-marc.webp)
