---
title: "Marc Marquez blak-blakan soal sasis karbon RC213V, motor lebih ngacir"
description: "Cakkkk….Honda memang luar biasa soal pengembangan. Pabrikan yang memiliki divisi independen didunia racing dengan label HRC tersebut terus bergerak lebih maju dibandingkan para rival. Nggak heran Honda selalu mampu menjadi pabrikan dengan prestasi segudang soal balap. Termasuk Motogp. Beberapa kali Honda ngetes sasis karbon untuk RC213V. Lumayan bikin penasaran cak seperti apa sih […]"
publishedAt: "2019-07-06T23:10:35.000Z"
modifiedAt: "2019-07-06T23:56:09.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/marc-marquez-blak-blakan-soal-sasis-karbon-rc213v-lebih-ngacir"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/wp-content/uploads/2018/11/marc-valencia.jpg"
---

# Marc Marquez blak-blakan soal sasis karbon RC213V, motor lebih ngacir

[![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/a4de546c34430092.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2018%2F11%2Fmarc-valencia.jpg&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2018/11/marc-valencia.jpg)Iwanbanaran.com – Cakkkk….Honda memang luar biasa soal pengembangan. Pabrikan yang memiliki divisi independen didunia racing dengan label HRC tersebut terus bergerak lebih maju dibandingkan para rival. Nggak heran Honda selalu mampu menjadi pabrikan dengan prestasi segudang soal balap. Termasuk Motogp. Beberapa kali Honda ngetes sasis karbon untuk RC213V. Lumayan bikin penasaran cak seperti apa sih performanya ketika dites diatas trek. Nah….Marc Marquez secara khusus blak-blakan perihal sasis karbon ini. Menurutnya sasis karbon memang mampu membuat lebih RC ngacirrrrrrr. Tapiiii….nah ada tapinya neh cak. Simak detil opini Marc dibawah ini….

Marc mengakui, sasis karbon memang mampu membuat RC213V makin ngacir dibandingkan sasis aluminium. Namun menurutnya komponen ini belum siap dibawa turun balap di Sachsenring karena mereka butuh data lebih untuk mengkonfirmasi konsistensi performa dari frame karbon…

“* Kami mencoba sasis baru (karbon). Kami sudah mencoba di Montmelo dan potensinya ada. Kami mencoba lagi di sini dan potensi tetap menjanjikan.Tetapi kami masih perlu memahaminya lebih jauh. Memang benar dengan sasis tersebut kami bisa lebih cepat tetapi kami tidak tahu apa yang terjadi saat balapan jarak jauh.?Kami membutuhkan lebih banyak informasi, kami membuat perbandingan secara detil (dengan sasis aluminium), Dan kami melihat potensi sasis baru sangat baik sehingga kami perlu menganalisis lebih banyak….*

*[![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/cf2fc68e8790d643.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2018%2F12%2FMarc-a.jpg&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2018/12/Marc-a.jpg)” Kami tahu reaksi dari sasis aluminium vs karbon memiliki beberapa hal positif dan negatif. Hal-hal negatif ini terkadang bisa membuat crash. Maka kami mencoba menghindari hal ini. Mungkin dengan sasis baru aku bisa lebih cepat tetapi aku tidak merasa cukup aman untuk melakukan 30 putaran berturut-turut. Sudah waktunya untuk menganalisis secara mendalam dengan fokus pada sisi keamanan sebab hal ini berpengaruh dengan kejuaraan…”* tutup Marc via crash…

Dengan pernyataan Marc tersebut bisa disimpulkan bahwa sasis karbon memang cukup menjanjikan. Namun Marc sepertinya ogah mengambil resiko cak. Timbang dlosor. Ngacir diawal jungkel ditengah balapan kan nggak lucu. Oleh karena itu HRC akan menganalisa lebih dalam sebelum memutuskan menggunakan sasis karbon dan meninggalkan Aluminium. Sasis karbon sendiri memiliki kelebihan rigid namun juga lentur dimana tingkat kekakuan bisa diatur sesuai keinginan pada saat pembuatan. Namun resikonya karbon jauh lebih ringkih dibandingkan Almu sebab sekalinya dlosor bahan karbon harus dianalisa untuk menghindari adanya micro crack. Btw…Marc akan start terdepan pada balap Sachsenring hari ini. Kita lihat apakah Marc kembali menguasai balapan seperti tahun lalu? IWB sih optimis, piye dengan sampeyan ?…(iwb)
