---
title: "Marc akui tahan diri Lawan Pecco…” Aku tidak mau kami Berdua Crash..” serunya"
description: "Iwanbanaran.com – Cakkk…vibes podium 2 Marc Marquez memang luar biasa. Sebab kemenangan kedua ini setelah melalui masa yang sangat berat pasca cedera di 2020. Apalagi Marc masih baru banget megang Ducati. Namun Marc mampu melakukan perlawanan akhir yang membuat penonton Spanyol menjadi heboh di Jerez, saat pertarungan epik terjadi melawan Francesco Bagnaia. Yang menarik cak…Marc […]"
publishedAt: "2024-04-28T22:35:02.000Z"
modifiedAt: "2024-04-28T22:35:02.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/marc-akui-tahan-diri-lawan-pecco-aku-tidak-mau-kami-berdua-crash-serunya"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2024/04/marc-vs-pecco-jerez-2024.jpg"
---

# Marc akui tahan diri Lawan Pecco…” Aku tidak mau kami Berdua Crash..” serunya

![](https://cdn.iwanbanaran.com/2024/04/marc-vs-pecco-jerez-2024.jpg)Screenshot
Iwanbanaran.com &#8211; Cakkk&#8230;vibes podium 2 Marc Marquez memang luar biasa. Sebab kemenangan kedua ini setelah melalui masa yang sangat berat pasca cedera di 2020. Apalagi Marc masih baru banget megang Ducati. Namun Marc mampu melakukan perlawanan akhir yang membuat penonton Spanyol menjadi heboh di Jerez, saat pertarungan epik terjadi melawan Francesco Bagnaia. Yang menarik cak&#8230;Marc membeberkan perbedaan Ducati vs Honda yang ternyata memiliki perbedaan yang sangat signifikan. Apa gerangan ? simak penjabaran Marc berikut ini..

Pecco -lah yang memenangkan pertarungan di Jerez kemarin. Namun Marquez menunjukkan sekali lagi bahwa ia semakin dekat dengan kemenangan pertamanya bersama Ducati. Membahas pertarungan tersebut, Marquez berkata..

![](https://cdn.iwanbanaran.com/2024/04/marc-vs-pecco1.jpg)

“ Aku sangat menikmatinya. Sepanjang akhir pekan aku adalah salah satu orang tercepat di luar sana. Ini membuatku senang. Memang benar satu-satunya kesalahanku dalam balapan adalah lima lap pertama. Aku manusia dan beban di pundakku agak terlalu berat gara-gara kesalahan di sprint kemarin. Jadi aku ekstra hati-hati, tapi yang terpenting adalah aku punya kecepatan. Segera setelah aku menyalip Bezzecchi, aku mengatur ritmeku, seperti saat latihan, dan aku akhirnya berhasil menekan Pecco&#8230;.

“ Aku tahu bahwa menyalip secepatnya adalah waktu yang tepat untuk melakukannya karena jika tidak, suhu depan akan naik dan aku tidak dapat menghentikan motor dengan baik. Tetapi ketika aku berada di sana pada tikungan sepuluh, aku teringat ketika Martin [di Valencia] melakukan hal serupa dan dia lalu crash. Memang benar mungkin itu bukan kesalahanmu tetapi gara-gara itu kalian bisa saja menutup race dengan poin nol. Aku tidak mau kami berdua crash&#8230;

 

![](https://cdn.iwanbanaran.com/2024/04/marc-vs-pecco2.jpg)

“ Aku lebih memilih untuk menahan diri, kehilangan posisi dan mencoba lagi di lap berikutnya. Tapi sudah terlambat karena suhu ban depan sudah naik. Yang paling penting bagiku akhir pekan ini adalah kecepatannya. Bahkan dengan lima lap pertama di mana aku kehilangan beberapa posisi, aku memiliki kecepatan untuk menyalip. Tidak hanya itu ketika jarakku dengan sekitar satu detik, aku memiliki kecepatan untuk mengejarnya dan mencoba menyalip. Sayang Dua lap terakhir, ketika suhu ban depan naik, kalian tidak bisa berbuat apa-apa karena ban-ku sudah terkunci&#8230;.

“ Aku tidak menyerah sepenuhnya tetapi aku tidak melakukan dorongan ekstra untuk bertarung dengannya karena risikonya terlalu tinggi. Aku ingat sudah mengoleksi tiga angka nol berturut-turut, karena kemarin aku finis di urutan enam, tetapi mengalami tiga kali crash dalam satu balapan. Yang jelas Hari ini aku baru saja melewatkan lima lap pertama. Aku melakukan start dengan baik tetapi aku ekstra hati-hati terutama di tikungan terakhir lap pertama. Aku kencang dan ini sudah membuatku sangat gembira. Dengan Honda aku jauh lebih baik di belakang pembalap lain, tapi dengan motor ini aku lebih baik saat melaju sendiri&#8230;.

“Ini adalah sesuatu yang aku suka. Mari kita lihat di balapan selanjutnya. Tapi aku melihat klasemen dan dengan salah satu awal musim terburukku dalam karir saya, aku tertinggal 32 poin dari leader. Tapi yang terpenting&#8230;Jika aku senang, biasanya aku kencang&#8230;&#8221; tutupnya gembira&#8230;(iwb)

![](https://cdn.iwanbanaran.com/2024/04/marc-jerez-2024.jpg)![](https://cdn.iwanbanaran.com/2024/04/marc-jerez-2024.jpeg)
