---
title: "” Lampu dashboard berkedip, motor kemudian kehilangan tenaga ” seru Marquez bingung"
description: "Cakkkk…….segerrr sudah IWB pasca bangun dari tidur setelah Sahur, sholat subuh….dan langsung ngecek apa sih masalah dari Marc sehingga doi harus membuang kesempatan luar biasa untuk menang di COTA. Banyak spekulasi bermunculan bahkan dari beberapa komentar mengatakan Marc salah pencet tombol limiter. Sebuah kondisi yang dari awal prediksi IWB tidak mungkin terjadi mengingat […]"
publishedAt: "2022-04-11T02:53:35.000Z"
modifiedAt: "2022-04-11T05:22:31.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/lampu-dashboard-berkedip-motor-kemudian-kehilangan-tenaga-seru-marquez-bingung"
image: "https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/6ed9e4186d197325.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2022%2F04%2F93-marc-marquez_ds_1139.gallery_full_top_fullscreen-1.jpg&w=1500"
---

# ” Lampu dashboard berkedip, motor kemudian kehilangan tenaga ” seru Marquez bingung

[![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/6ed9e4186d197325.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2022%2F04%2F93-marc-marquez_ds_1139.gallery_full_top_fullscreen-1.jpg&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/04/93-marc-marquez_ds_1139.gallery_full_top_fullscreen-1.jpg)Iwanbanaran.com – Cakkkk…….segerrr sudah IWB pasca bangun dari tidur setelah Sahur, sholat subuh….dan langsung ngecek apa sih masalah dari Marc sehingga doi harus membuang kesempatan luar biasa untuk menang di COTA. Banyak spekulasi bermunculan bahkan dari beberapa komentar mengatakan Marc salah pencet tombol limiter. Sebuah kondisi yang dari awal prediksi IWB tidak mungkin terjadi mengingat jam terbang Marc sudah tidak usah diragukan. Dan setelah mencari beberapa referensi bisa disimpulkan….masalahnya bukan itu. Terus apa ? simak pernyataan Marc berikut ini….

Semua sepakat Bastiani serta Alex Rins tampil fantastis. Namun semua juga setuju bahwa Marc Marquez tampil luar biasa. Balapan kembali dari diplopia…anjlok diposisi 24 kemudian finish diposisi 6, menandakan Marc berpotensi masih menjadi raja COTA jika tidak ada masalah. Marquez anjlok dengan gap 4,021 detik dari Enea Bastianini saat start dan Marc finish dengan gap hanya 6.617 dari pebalap Gresini Ducati, di urutan keenam. Ini ediann cak. Kenapa ?

Karena dengan hanya Mengurangi waktu yang hilang di lap 1 saja akan menempatkan Marquez 2,596 detik dibelakang Bastianini dan Jack Miller ketiga. Tapi kalkulasi tsb tidak menghitung banyaknya waktu yang terbuang ketika Marc harus menyalip setidaknya 16 pembalap didepannya. Ini jelas luarrrr biasaaa. Apa kata Marc soal ini dan apakah betul Marc salah pencet PIT Limiter ? Berikut kata Marc….

[![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/011246a7ae5686ec.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2022%2F04%2FMarc-Marquez-austin-start.jpg&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/04/Marc-Marquez-austin-start.jpg)” Posisi Marc langsung tertinggal 4 detik dari pembalap depan saat start…”
*[![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/d617658ff9cd9a79.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2022%2F04%2Fmarc-aus222.jpg&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/04/marc-aus222.jpg)“Di satu sisi aku kecewa karena jelas kami punya kecepatan. Aku sangat menikmati balapan, start dari belakang, dan menurutku angka 25 poin bisa kita dapatkan hari ini.?Kami memiliki masalah teknis diawal start. Honda sedang menyelidiki, tetapi mereka kurang lebih sudah tahu apa penyebabnya….*

? *Jadi sejak awal start aku sudah melihat beberapa sinyal lampu menyala [lampu peringatan di dasbor]. Dan ketika aku start, engine motor sempat brebet dan aku pikir akan menjadi masalah besar karena sampai tikungan pertama motor tidak ada [tenaga].*..

*[![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/bbf9ccc140f8e3e5.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2022%2F04%2F93-marc-marquez_ds_4747.gallery_full_top_fullscreen.jpg&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/04/93-marc-marquez_ds_4747.gallery_full_top_fullscreen.jpg)” Aku sempat memerika apakah tidak sengaja mencet tombol PIT limiter ?? tapi tidak, aku tidak melakukan kesalahan. Dan Alarm tetap menyala ketika race berlangsung. Untungnya setelah tikungan pertama, ketika perangkat holeshot non aktif, motor mulai bekerja normal. Race yang tidak sempurna, karena ada yang nggak beres tapi setelahnya semua bekerja baik. Dan sejak itu aku bisa fokus kebalapan…”* seru Marc. Pembalap HRC ini menambahkan bahwa doi mulai kelelahan sebab dari awal start doi selalu pada kondisi ” Attcking Mode”…

“* Aku tahu membalap pada kondisi 100% untuk semua lap tidak mungkin. Apalagi Austin adalah sirkuit yang ” demanding”.? Tetapi aku memberikan segalanya dan kemudian ketika sudah masuk 5-6 lap tersisa, tubuhku berkata ‘oke, itu saja’….aku sudah lelah. Dan setelah itu aku hanya mencoba untuk menyelesaikan balapan,”* kata Marquez yang mencatatkan lap tercepat kedua, 0,032 detik di belakang rekor baru Bastianini, pada lap 13 dari 20. Dengan hasil ini Marc mengatakan bahwa doi mulai merasa pede untuk ngepush motornya….

*[![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/2e779f569d782072.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2022%2F04%2FCoTA2022-20-Fabio-Quartararo-93-Marc-Marquez_DS_8557.jpg&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/04/CoTA2022-20-Fabio-Quartararo-93-Marc-Marquez_DS_8557.jpg)? Oke, hasilnya memang tidak seperti yang kami harapkan, tetapi jika kami memeriksa bagaimana jalannya Start….dan posisi kami di tikungan pertama…kemudian posisi kami ketika finish….kini kami dapat mengatakan bahwa rasa pede mulai tumbuh. Karena targetku sekarang membangun kepercayaan diri dan mencoba untuk tidak mengalami kecelakaan sepanjang akhir pekan – karena dokter mengatakan kepadaku bahwa kondisi mataku terus membaik. Namun aku takut dengan kesehatanku mengingat baru 3 minggu mengalami Crash keras di Mandalika. Jadi aku hanya mencoba membalap dengan cara yang baik dan ini yang paling penting…*

?* Jujur tidak mudah mengembalikan rasa percaya diri ketika kamu mengalami crash mengerikan. Tetapi aku sudah bertekad datang ke sini untuk bersaing. Tentu saja aku terus mencoba mengendalikan diri untuk tidak banyak menekan dan dalam balapan aku berkata ‘oke, aku start diposisi terakhir tapi aku tidak mematok target. Aku kemudian melakukannya selangkah demi selangkah. Aku menyalip pembalap lain satu per satu. Aku berusaha sangat tenang, mencoba mengendalikan diri dan ketika di lap terakhir…disitulah aku sudah merasa lelah, aku putuskan tidak ngepush. Padahal Pecco ada di sana tetapi aku berkata ‘keenam sudah cukup’. Yang paling penting adalah menyelesaikan balapan dan aku sudah melakukannya…”* tutup Marc….

Last….dari hitungan kasar berarti Marc Marquez berhasil menyalip 18 pembalap didepannya ketika race Austin. Banyak yang mengatakan tidak mudah mengingat trek Austin termasuk rakus di ban karena jarak yang mencapai 5 km lebih sekali putaran. Dan saat race semalam Marc memilih kompon depan Hard dan belakang Soft. Jelas ini raihan luar biasa. Nggak heran pujian dilontarkan Fabio dan Pecco yang mengatakan jujur jika pada kondisi Normal potensi Marc menang di Austin sangat terbuka. Jiann apes thok berarti bocah iki cak…Luar biasa, salut Marc…*.(iwb)*

[![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/ea91c05aaae772d8.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2022%2F04%2F93-marc-marquez_ds_0755.gallery_full_top_fullscreen.jpg&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/04/93-marc-marquez_ds_0755.gallery_full_top_fullscreen.jpg) [![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/1180217e396fcb67.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2022%2F04%2Fmarc-austin-2022.jpg&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/04/marc-austin-2022.jpg)

AUSTIN MOTOGP, COTA – RACE RESULTS

1 Enea Bastianini ITA Gresini Ducati (GP21) 41m 23.111s

2 Alex Rins SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) +2.058s

3 Jack Miller AUS Ducati Lenovo (GP22) +2.312s

4 Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) +3.975s

5 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP22) +6.045s

6 Marc Marquez SPA Repsol Honda (RC213V) +6.617s

7 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +6.760s

8 Jorge Martin SPA Pramac Ducati (GP22) +8.441s

9 Johann Zarco FRA Pramac Ducati (GP22) +12.375s

10 Maverick Vi?ales SPA Aprilia Racing (RS-GP) +12.642s

11 Aleix Espargaro SPA Aprilia Racing (RS-GP) +12.947s

12 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +13.376s

13 Pol Espargaro SPA Repsol Honda (RC213V) +17.961s

14 Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) +18.770s

15 Andrea Dovizioso ITA WithU Yamaha RNF (YZR-M1) +29.319s

16 Franco Morbidelli ITA Monster Yamaha (YZR-M1) +29.129s

17 Luca Marini ITA Mooney VR46 Ducati (GP22) +29.630s

18 Miguel Oliveira POR Red Bull KTM (RC16) +32.002s

19 Raul Fernandez SPA KTM Tech3 (RC16)* +37.062s

20 Remy Gardner AUS KTM Tech3 (RC16)* +42.442s

21 Fabio Di Giannantonio ITA Gresini Ducati (GP21)* +42.887s

22 Darryn Binder RSA WithU Yamaha RNF (YZR-M1)* +42.171s

Alex Marquez SPA LCR Honda (RC213V) DNF

Marco Bezzecchi ITA Mooney VR46 Ducati (GP21)* DNF
