---
title: "Kaget Ngetes Jaecoo J5….ini Mobil Tidak Masuk Logika !!!"
description: "Iwanbanaran.com – Cakkkk…..berawal dari Pidato presiden Prabowo, baru sekarang IWB mulai merenung. Ancaman-ancaman kendaraan bensin, hingga akan diberlakukannya Carbon Tax bener-bener bikin puyeng. Apakah sepengaruh itu ?? sebenarnya nggak….toh IWB percaya tidak akan semudah itu mengganti mesin ICE dengan EV. Lawong pakai ICE durable dan bikin hati aman serta nyaman. Namun pasti ada cak..rasa penasaran […]"
publishedAt: "2026-08-26T06:16:01.000Z"
modifiedAt: "2026-08-26T01:36:09.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Otomotif"
url: "https://iwanbanaran.com/news/kaget-ngetes-jaecoo-j5-ini-mobil-tidak-masuk-logika"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/jaecoo-j5-2.webp"
---

# Kaget Ngetes Jaecoo J5….ini Mobil Tidak Masuk Logika !!!

[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/jaecoo-j5-2.webp)Iwanbanaran.com &#8211; Cakkkk&#8230;..berawal dari Pidato presiden Prabowo, baru sekarang IWB mulai merenung. Ancaman-ancaman kendaraan bensin, hingga akan diberlakukannya Carbon Tax bener-bener bikin puyeng. Apakah sepengaruh itu ?? sebenarnya nggak&#8230;.toh IWB percaya tidak akan semudah itu mengganti mesin ICE dengan EV. Lawong pakai ICE durable dan bikin hati aman serta nyaman. Namun pasti ada cak..rasa penasaran untuk akhirnya ngetes Mobil EV. Yahhh&#8230;masak dari sekian mobil nggak ada EV-nya. Biar aman setidaknya 1 aja lah jajal, yang murah-murah dulu. Disinilah IWB melongo..lhaa piyeee&#8230;mulai dari BYD Atto 1, Geely EX2 serta Jaecoo J5 kok rasanya enakkk. Dan yang terakhir inilah yang bikin IWB ngowoh. Asli cak&#8230;ini mobil tidak masuk logika. Lhoo kok isooo ??

IWB nggak akan menjabarkan detil gimana sensasinya. Inilah sekilas poin-poin penting yang IWB rasakan pasca ngetes Jaecoo J5&#8230;

- 

**Sasis & Suspensi Jempolan:** Penggunaan suspensi belakang Multi-link* (bukan *torsion beam*) bikin karakter redamannya pas banget—dewasa, anteng di kecepatan tinggi, tapi nggak bikin pegel pas lewat jalan keriting. Walau masih ada getaran sedikit diarea stir&#8230;

- 
**Tuning Pedal yang Matang:** Penyaluran tenaga dan *feeling* remnya linier serta natural, bikin pengemudi yang baru pindah dari mobil bensin langsung merasa familier dan nyaman.

- **Kabin lumayan bagus serta kedap sehingga nyaman**

- 
**Paket Lengkap di Harganya:** Baterai LFP 60,9 kWh + *liquid cooling* + *build quality* yang solid

- Voice over yang cukup akurat, Kamera 540° (Panoramic + Transparent Chassis), 7 Airbag, **Sistem Pengereman Canggih:** ABS, EBD, BA, *Electronic Stability Control* (ESC), *Traction Control* (TCS), serta *Hill Start Assist* (HSA) dan *Hill Descent Control* (HDC), **Panoramic Sunroof** Memberikan kesan lapang dan mewah di dalam kabin, **AC Dual-Zone dengan Filter PM2.5:** Menjaga kualitas udara di dalam kabin tetap bersih dari debu mikro dan polusi dan banyakkkk lagi lainnya yang nggak bisa IWB sebutkan satu persatu&#8230;

[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/2025-12-2026-jaecoo-j5ev-track-37.webp)Walau nggak sempurna cak yakni tetap ada beberapa kekurangan yang IWB temukan seperti ADAS yang terlalu sensitif. Rasanya&#8221;agak menyebalkan&#8221; karena sistem Lane Keeping Assist* atau *Forward Collision Warning* yang terlalu sensitif (*over-interventive*). Kalibrasi ADAS-nya sering membaca marka jalan atau kendaraan lain secara agresif, sehingga bunyi peringatan atau koreksi setirnya terasa mengagetkan di kondisi lalu lintas harian. Serta Audionya&#8230;welehh suaranya mendem benerrr. Ini sih ala kadarnya cak. Namun untuk harga segini ??? asli tetap nggak masuk logika&#8230;..

Ketika IWB baca dan cari-cari info ternyata memang ini adalah strategi Chery. Infonya Chery/Jaecoo menggunakan strategi *Volume-First*—rela membakar margin di awal demi membangun *populasi unit di jalanan* dan jaringan diler dengan cepat. Pabrikan lain cenderung memakai pendekatan *Margin-First* atau menjaga kestabilan finansial perusahaan secara sehat sejak hari pertama. Bahkan isunya margin mereka nyaris nol, tapi memang dari sana mereka akan mendorong seluruh jaringan yang lebih luas dan agresif. Dan memang cak&#8230;manuver mereka berhasil. Banyak dealer Mobil Jepang yang kini beralih menjual Omoda Jaecoo. Dan merk Cina ini memang ngeri cak&#8230;.

Kalau sampeyan membaca jurnal, Tiongkok menguasai lebih dari 70% rantai pasok baterai EV dunia (lewat raksasa seperti CATL dan BYD). Karena mereka memproduksi sel baterai, bahan mentah, hingga modulnya sendiri secara masif di dalam negeri, **biaya produksi komponen termahal EV bisa dipangkas drastis**. Hasilnya? Mereka punya sisa anggaran (*budget*) yang sangat longgar untuk dialokasikan ke kualitas bahan interior, kekakuan sasis, dan fitur keselamatan&#8230;

[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/2025-12-2026-jaecoo-j5ev-track-28-scaled.webp)Pabrikan Tiongkok juga tidak lagi asal desain. Mereka merekrut desainer dan insinyur kelas atas dari merek-merek ternama Eropa (seperti mantan desainer Audi, BMW, Bentley, hingga Porsche). Termasuk J5 ini ada campur tangan dari Range Rover. Sebagai informasi Sejak tahun 2012, Chery (pabrikan induk Jaecoo) menjalin kerja sama usaha patungan (joint venture*) resmi dengan **Jaguar Land Rover** di Tiongkok. Pabrik dan tim manufaktur Chery-JLR memproduksi mobil-mobil Range Rover Evoque, Land Rover Discovery Sport, hingga Jaguar XE/XF untuk pasar lokal Tiongkok&#8230;.

Dari kerja sama belasan tahun ini, Chery menyerap secara langsung **ilmu perancangan sasis, standar peredaman kabin (*NVH*), kekakuan struktur bodi, hingga standar QC (*Quality Control*) kelas premium ala Range Rover. **Makanya Bahasa desain Jaecoo—mulai dari garis bodi yang *boxy*, kap mesin yang kokoh, hingga tampilan *grille* dan lampu—dirancang oleh tim desainer veteran asal Eropa. Banyak dari insinyur dan desainer yang direkrut oleh grup Chery/Jaecoo merupakan eks-perancang dari merek-merek Inggris dan Eropa, termasuk eks-insinyur Land Rover. Maka tak heran jika rasa kepresisian bodi, racikan suspensi, hingga detail interior mobil seperti Jaecoo atau Chery terasa sangat &#8220;Eropa&#8221;—karena memang yang meracik adalah tim veteran dari sana. Nahh&#8230;Baru tahu to sampeyan hehehe&#8230;

[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/jaecoo-j5.webp)Last..Tiongkok kini sudah menyalip Jepang sebagai eksportir mobil terbesar di dunia. Lini produk dari grup raksasa seperti Chery/Jaecoo, BYD, dan Geely tidak hanya membanjiri pasar Asia Tenggara, tetapi juga sudah merambah ke Eropa, Australia, Amerika Latin, hingga Timur Tengah. Generasi konsumen baru tidak lagi hanya melihat brand image* lama, melainkan mengutamakan teknologi kabin, sistem kecerdasan buatan (*smart cockpit*), fitur berkendara otonom (ADAS), dan kenyamanan peredaman. Di sektor integrasi teknologi digital ini, Tiongkok melaju jauh lebih cepat dibanding pabrikan lain. Namun Pabrikan Jepang dan Eropa masih memiliki benteng pertahanan yang kuat. Kepercayaan & Ekosistem Purna Jual. Hanya saja kalau mereka tidak segera bergerak cepat secara agresif&#8230;bisa saja benteng tersebut pelan-pelan akan terkikis. So&#8230;Mobil Cina ?? fix&#8230;memang sudah berubah cak, piye menurut sampeyan ?? (iwb)
