---
title: "Hubungan Makin Panas….Fabio Quartaro Pastikan Ogah Bantu Yamaha !!!"
description: "Iwanbanaran.com – Cakkkk….Hubungan antara Fabio Quartararo dan Yamaha berada di titik terendah. Juara dunia 2021 tersebut secara terbuka menyatakan tidak akan lagi membantu Yamaha mengembangkan motor untuk musim-musim mendatang. Langkah tegas ini diambil di tengah kepastian kepindahannya ke Honda pada 2027 dan kekecewaannya terhadap lambatnya kemajuan teknis pabrikan asal Iwata tersebut. Wahhhh panasss cakkkk…. Frustrasi […]"
publishedAt: "2026-09-01T12:00:38.000Z"
modifiedAt: "2026-09-01T10:17:23.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/hubungan-makin-panas-fabio-quartaro-pastikan-ogah-bantu-yamaha"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2026/09/fabio-dsd.webp"
---

# Hubungan Makin Panas….Fabio Quartaro Pastikan Ogah Bantu Yamaha !!!

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/09/fabio-dsd.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/09/fabio-dsd.webp)Iwanbanaran.com &#8211; Cakkkk&#8230;.Hubungan antara Fabio Quartararo dan Yamaha berada di titik terendah. Juara dunia 2021 tersebut secara terbuka menyatakan tidak akan lagi membantu Yamaha mengembangkan motor untuk musim-musim mendatang. Langkah tegas ini diambil di tengah kepastian kepindahannya ke Honda pada 2027 dan kekecewaannya terhadap lambatnya kemajuan teknis pabrikan asal Iwata tersebut. Wahhhh panasss cakkkk&#8230;.

Frustrasi yang dirasakan Quartararo menjadi sangat terlihat selama akhir pekan Grand Prix Aragon. Yamaha membawa beberapa komponen baru ke sirkuit Spanyol tersebut, termasuk sasis baru, dan Quartararo diminta menghabiskan banyak waktu untuk mengujinya. Pembalap asal Prancis itu merasa bahwa pekerjaan tersebut tidak memberikan peningkatan yang diharapkan oleh Yamaha. Ia menguji berbagai versi sasis beberapa kali, namun tidak menemukan solusi yang lebih baik. Komponen-komponen baru ini juga membuat akhir pekan balapannya menjadi lebih sulit karena ia memiliki lebih sedikit waktu untuk berkonsentrasi mencari setelan terbaik untuk balapan. Quartararo pada akhirnya finis di posisi terakhir pada hari Minggu, tertinggal lebih dari 50 detik dari pemenang balapan, Marc Marquez&#8230;.

Yamaha masih terus berusaha memangkas jarak yang lebar dengan tim-tim papan atas MotoGP. Pabrikan ini telah melakukan perubahan penting pada mesin dan motornya saat bersiap menghadapi regulasi teknis baru, tetapi hasilnya sejauh ini belum cukup memuaskan. Quartararo telah melalui masa-masa sulit bersama Yamaha. Setelah menjuarai gelar dunia pada 2021, ia tetap bertahan di tim tersebut, namun berjuang keras untuk bisa bertarung secara konsisten di barisan depan seiring tertinggalnya Yamaha dari pabrikan lain seperti Ducati. Keputusan tegas pembalap asal Prancis ini berakar dari penolakan Yamaha untuk mengizinkannya tampil dalam sesi pengujian ban baru Pirelli setelah Grand Prix Austria. Sesi tes tersebut dijadwalkan sebagai bagian dari persiapan transisi regulasi teknis MotoGP untuk 2027&#8230;

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/02/fabio.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/02/fabio.webp)Keputusannya untuk pindah ke Honda musim depan menandakan bahwa hubungannya dengan Yamaha kini memasuki bulan-bulan terakhir. Ia siap untuk terus bekerja demi meraih hasil yang lebih baik di musim ini, tetapi ia tidak ingin lagi memberikan porsi usaha yang sama untuk proyek motor Yamaha 2027.

*&#8220;Saya ingin meluruskan segalanya&#8230; Saya ingin melakukan tes di Austria, tetapi sayangnya Yamaha tidak mengizinkan saya menjajal ban Pirelli. Saya ingin berkontribusi, tetapi mereka melarangnya. Secara pribadi, saya tidak ingin mengembangkan motor untuk pembalap lain di 2027. Jika ada yang bisa ditingkatkan untuk musim ini, saya akan lakukannya. Namun, saya tidak akan lagi mendorong diri hingga batas maksimal dan bertindak seperti test rider seperti yang saya lakukan pekan ini. Masalahnya adalah dari September hingga November, kami tidak membuat langkah maju. Paket yang kami miliki saat ini hampir sama dengan motor pertama yang kami uji. Biasanya pada proyek baru, langkah awal sangat besar, tetapi kami tidak pernah benar-benar mengalami lompatan itu..&#8221;*

*&#8221; Pada tes Valencia tahun lalu, saya merasa membutuhkan sesuatu yang baru. Dari situ, kami memutuskan untuk berpisah dari Yamaha. Saat itu, saya belum tahu persis akan pindah ke tim mana, tetapi saya tahu saya ingin berganti tim dan saya pikir itu adalah momen yang tepat. Saya sebenarnya masih berharap kondisinya bisa jauh lebih baik daripada sekarang, terutama kalau melihat bagaimana kami menjalani tes pertama di Barcelona… sebenarnya itu bukan tes yang sangat luar biasa, kami lebih lambat dibanding mesin empat silinder segaris (inline-four), tetapi kondisi lintasan saat itu memang kurang mendukung. Catatan waktu saya tidak terlalu buruk mengingat itu adalah kali pertama motor tersebut turun ke trek bersama saya, dan saya juga cukup kencang.*

*&#8221; Namun masalahnya&#8230;kami tidak membuat kemajuan sama sekali. Paket yang kami miliki saat ini benar-benar hampir sama dengan motor pertama yang kami jajal. Biasanya, ketika Kalian memulai proyek baru, langkah awal peningkatannya sangat besar, baru kemudian terasa sulit untuk mencari sisa sepersekian detik terakhir. Namun, kami tidak pernah benar-benar mengalami lompatan besar tersebut dari motor baru menuju motor yang kini usianya sudah hampir satu tahun. Inilah mengapa saya pikir kami berada dalam situasi yang sangat sulit*.&#8221; seru **Fabio Quartararo**

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/09/fabio-dxsd.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/09/fabio-dxsd.webp)FYI&#8230;Sesi pengujian ban Pirelli dan spesifikasi motor 2027 di Austria (**Red Bull Ring, Spielberg**) dijadwalkan berlangsung pada **21 September 2026**. Tes resmi ini dilaksanakan tepat satu hari setelah berakhirnya akhir pekan balap **Grand Prix Austria 2026** (20 September 2026). Selain masalah izin tes ban, rasa frustrasi Quartararo dipicu oleh performa mesin V4 Yamaha yang tak kunjung menunjukkan peningkatan signifikan. Meskipun proyek tersebut sempat memberi harapan awal saat uji coba di Barcelona, pengembangan teknis dinilai stagnan.

Last&#8230;.Sikap Yamaha yang membatasi akses Quartararo dapat dipahami dari sudut pandang bisnis, karena mereka tidak ingin memberikan data atau keuntungan awal kepada calon pembalap rival. Namun, keputusan ini juga menjadi bumerang. Kehilangan masukan dari pembalap tercepatnya di saat pengembangan motor 2027 berada di fase krusial berisiko memperlambat proses bangkitnya Yamaha dari masa-masa sulit. Untuk sisa musim ini, Quartararo menegaskan hanya akan fokus pada performa balapan akhir pekan tanpa terbebani tugas uji coba komponen masa depan&#8230;.(iwb)
