---
title: "Gawat ! Media asing ragukan sirkuit Mandalika untuk menggelar MotoGP"
description: "Caakkk… Salah satu media asing yang bermarkas di Jerman belum lama ini menuliskan artikel mengenai gelaran MotoGP Mandalika 2022. Dan mereka ternyata menyampaikan keraguannya cak terkait gelaran GP Mandalika pada bulan Maret mendatang. Seperti yang sampeyan ketahui, MotoGP Mandalika sudah masuk kalender MotoGP dan akan digelar pada 18 hingga 20 Maret 2022 tepatnya […]"
publishedAt: "2022-01-05T23:56:38.000Z"
modifiedAt: "2022-01-06T00:13:06.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/gawat-media-asing-ragukan-sirkuit-mandalika-untuk-menggelar-motogp"
image: "https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/977d1f2c28279e66.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2020%2F03%2Fmotogp-thailand.jpg&w=1500"
---

# Gawat ! Media asing ragukan sirkuit Mandalika untuk menggelar MotoGP

![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/977d1f2c28279e66.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2020%2F03%2Fmotogp-thailand.jpg&w=1500)Iwanbanaran.com – Caakkk… Salah satu media asing yang bermarkas di Jerman belum lama ini menuliskan artikel mengenai gelaran MotoGP Mandalika 2022. Dan mereka ternyata menyampaikan keraguannya cak terkait gelaran GP Mandalika pada bulan Maret mendatang. Seperti yang sampeyan ketahui, MotoGP Mandalika sudah masuk kalender MotoGP dan akan digelar pada 18 hingga 20 Maret 2022 tepatnya setelah GP Qatar selesai. Speedweek menuliskan ulasannya berdasarkan saat Indonesia menggelar WSBK Mandalika pada November tahun lalu…

*?WSBK digelar oleh di Sirkuit jalan raya Mandalika untuk pertama kalinya. Kami bisa memberikan gambaran secara menyeluruh dari situasi di tempat ini terkait kebijakan protokol covid-19″* ujar Ivo Sch?tzbach selaku jurnalis Speedweek.

Speedweek menyampaikan bahwa Indonesia sempat membatasi orang asing untuk masuk atau membuat visa ke Indonesia. Dengan begitu, Dorna sebagai promotor MotoGP dan MGPA berusaha membuat kesepakatan dengan kementerian terkait di tanah air. Perlu sampeyan ketahui, setiap orang asing yang berencana masuk ke Indonesia harus melalui proses yang cukup panjang. Beberapa prosedur memang diterapkan cak seperti hasil test negatif covid-19, sertifikat vaksinasi, hingga pihak terkait harus melakukan screening QR Code sebelum memasuki tempat karantina.

Menurut media Speedweek prosedur tersebut memang merepotkan dan sangat menguji kesabaran…

![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/03669a2f70074866.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2021%2F08%2Frender-sirkuit-motogp-mandalika-1_169-1.jpg&w=1500)“*Setelah berada di tempat karantina, keesokan harinya petugas laboratorium kembali menguji PCR test, semua dilakukan termasuk orang yang telah divaksinasi. Perjalanan ke Asia Tenggara adalah ujian kesabaran dan membutuhkan persiapan berhari-hari dengan tumpukan birokrasi yang cukup panjang. Dan sebelum meninggalkan Indonesia, wajib bagi semua orang untuk diuji lagi. Mungkin hal ini bisa diatasi dengan aturan karantina yang lebih lama”* tambahnya.

Selain itu, Speedweek juga berpendapat semua sistem kebijakan ini dilakukan pada waktu yang sangat terbatas. Bahkan tidak sedikit dari rider atau kru tim yang memperoleh visa sehari sebelum hari keberangkatan ke Mandalika. Dengan semua prosedur tersebut cak, mereka menghabiskan waktu empat hari dari Jerman ke Lombok untuk meliput gelaran WSBK. Terakhir, Speedweek sangat berharap pihak sirkuit Mandalika bisa mempersiapkan semuanya dengan matang. Karena jika kebijakan tsb tetap diberlakukan di Motogp menurut mereka akan terjadi keruwetan mengingat Motogp scoopnya lebih masif dibandingkan WSBK. Yahh, semoga keraguan media asing seperti Speedweek tidak terbukti, gazzz semangattt !!! (RA iwb)
