---
title: "Fabio Quartararo ungkap kenapa gagal salip Jorge Martin !! ” Aku tahu sekarang…” serunya"
description: "Iwanbanaran.com – Caakkk… Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) berhasil finis ketiga di MotoGP. Doi mengaku senang karena akhirnya naik podium lagi dengan perjuangan yang tidak mudah. Yup, Quartararo harus berjuang keras mengingat motornya inferior dibanginkan pesaingnya, pabrikan Ducati. Meski akhirnya gagal, namun ia sudah berusaha keras mengejar duo Ducati di depannya, Marco Bezzecchi dan […]"
publishedAt: "2023-09-26T09:06:56.000Z"
modifiedAt: "2023-09-26T01:01:08.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/fabio-quartararo-ungkap-kenapa-gagal-salip-jorge-martin-aku-tahu-sekarang-serunya"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2023/09/fabio-28.jpg"
---

# Fabio Quartararo ungkap kenapa gagal salip Jorge Martin !! ” Aku tahu sekarang…” serunya

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2023/09/fabio-28.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2023/09/fabio-28.jpg)Iwanbanaran.com &#8211; Caakkk&#8230; Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) berhasil finis ketiga di MotoGP. Doi mengaku senang karena akhirnya naik podium lagi dengan perjuangan yang tidak mudah. Yup, Quartararo harus berjuang keras mengingat motornya inferior dibanginkan pesaingnya, pabrikan Ducati. Meski akhirnya gagal, namun ia sudah berusaha keras mengejar duo Ducati di depannya, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin…

Fabio Quartararo mengaku tidak bisa bertarung melawan Ducati dan sudah mengetahui titik lemah motornya. Maka dari itu, doi hanya bisa mempertahankan kecepatan motornya untuk bertahan di posisi ketiga. Selain itu, rider Yamaha tersebut sempat berduel dengan Martin yang mengalami masalah dengan wearpack-nya. Namun sayang, perlawanannya tidak membuahkan hasil mengingat Jorge Martin mampu bertahan di posisi kedua.

“Marco [Bezzecchi] benar-benar tertinggal jauh. Namun di lap terakhir, aku semakin bisa melihat titik lemah kami. Kami harus bekerja pada bagian itu dan mudah-mudahan kami bisa mengambil langkah tahun depan. Kami tidak bisa melawan mereka. Kami bisa mempertahankan kecepatan tapi kami tidak bisa benar-benar melawan. Aku melihat Jorge Martin bermasalah dengan wearpack-nya dan aku mengira itu mungkin pompa lengan atau semacamnya,” ujar Fabio Quartararo via crash.

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2023/05/fabio.jpeg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2023/05/fabio.jpeg)Fabio Quartararo melihat Martin bermasalah dengan baju balapnya. Dengan begitu, doi berpeluang untuk menyalip. Tapi tak disangka, Quartararo sudah tidak memilki cengkraman ban yang kuat sehingga perlawan terhadap Martin semakin menurun. Meski demikian, ia mengaku senang dengan hasil race Buddh karena performa motornya sedikit mengalami peningkatan…

“Aku bisa melihat apa yang terjadi pada Jorge Martin. Akselerasi yang aku lakukan di tikungan lima sangat buruk. Aku ngepush motor sekuat tenaga. Aku mencoba mengendalikannya dengan gas tetapi sayang grip banku sudah menurun. Dengan masalah cengkeraman yang kami alami, aku tidak dapat memberikan perlawanan lagi. Juga saat memasuki tikungan sepuluh, aku tidak memiliki kepercayaan diri. Tapi aku bahagia. Sementara Marco berada di level lain dan kemarin Jorge memenangkan balapan sprint. Kami tidak bisa bertarung dengan maksimal tetapi kami terus menigkat&#8230;&#8221; tutup Fabio Quartararo.
