---
title: "Dlosorrr di India….” Ada yang aneh dengan motorku…” keluh Pecco Bagnaia !!"
description: "Iwanbanaran.com – Cakkk…dlosor di India ternyata Pecco kembali heran dengan motornya. Menurutnya ada yang aneh dengan reaksi motor yang membuat doi crash. ” Kami tidak tahu kenapa, ban depan medium bekerja lebih baik untuk semua pebalap Ducati tapi tidak berlaku buatku. Ada yang aneh dengan motorku…” keluh Pecco Bagnaia !!"
publishedAt: "2023-09-25T05:00:16.000Z"
modifiedAt: "2023-09-25T02:55:43.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/dlosorrr-di-india-ada-yang-aneh-dengan-motorku-keluh-pecco-bagnaia"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2023/09/pecco-10.jpg"
---

# Dlosorrr di India….” Ada yang aneh dengan motorku…” keluh Pecco Bagnaia !!

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2023/09/pecco-10.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2023/09/pecco-10.jpg)Iwanbanaran.com &#8211; Cakkk&#8230;dlosor di India ternyata Pecco kembali heran dengan motornya. Menurutnya ada yang aneh dengan reaksi motor yang membuat doi crash. &#8221; Kami tidak tahu kenapa, ban depan medium bekerja lebih baik untuk semua pebalap Ducati tapi tidak berlaku buatku. Ada yang aneh dengan motorku&#8230;&#8221; keluh Pecco Bagnaia !!

Sebelum mengalami crash awal di GP Catalunya, keunggulan Francesco “Pecco” Bagnaia masih 66 poin. Namun setelah akhir pekan Misano yang sempurna bagi Jorge Martin dan tersingkirnya Bagnaia pada balapan utama di Sirkuit Internasional Buddh, kini gap mereka hanya terpaut 13 poin. Padahal Pecco saat itu sedang berusaha mematahkan momentum “Martinator” setelah tiga kemenangan start-to-finish berturut-turut. Dan diawal nampak berhasil namun dilalah dia crash di tikungan 5 beberapa saat masuk lap ke-14&#8230;.

Apakah karena salah pilih ban ? namun sebenarnya Pecco nggak sendiri cak sebab Franco Morbidelli juga memiliki ban depan tipe keras&#8230;..

*[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/05/63-francesco-bagnaia_ds_5799.gallery_full_top_fullscreen.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/05/63-francesco-bagnaia_ds_5799.gallery_full_top_fullscreen.jpg)“Sulit untuk mengatakannya. Aku mendorong keras. Kami menerima risiko membalap dengan ban yang lebih keras. Kami tidak tahu kenapa, tapi ban depan medium bekerja lebih baik untuk semua pebalap Ducati kecuali motorku. Ya&#8230;ada yang aneh dengan motorku. Di sisi lain, aku mengalami kesulitan dengan ban medium&#8230;.roda depan sering terkunci. Aku juga mengalami banyak masalah dalam pengereman. Oleh karena itu, kami mengambil risiko turun balapan dengan kompon yang lebih keras&#8230;itu solusinya&#8230;.*

*“ Dan ternyata dengan ban ini diawal berhasil dengan baik, feelingku lebih baik dibandingkan dengan ban medium. Namun aku berada di limit&#8230;benar-benar berada di atas limit&#8230;.jika kalian sudah  melampaui batas, hal seperti ini bisa terjadi. Jadi menurutku tidak masalah dengan pemilihan Ban depan keras karena itu adalah satu-satunya cara untuk melawan pembalap lain. Bezzecchi tidak terkalahkan hari ini, tapi kami berada di area kecepatan Jorge. Kecepatanku tidak berubah namun tiba-tiba crash&#8230;*

*[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/06/63-francesco-bagnaiadsc00352.gallery_full_top_fullscreen.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/06/63-francesco-bagnaiadsc00352.gallery_full_top_fullscreen.jpg)“ Ini seharusnya tidak terjadi. Karena aku berjuang untuk kejuaraan dunia. Ini adalah kesalahan yang tidak boleh aku lakukan. Tapi kita memang sedang bermasalah sejak Misano. Kekuatan terbesar kami adalah fase pengereman namun sekarang jadi kelemahan kami. Aku tidak bisa memperlambat motor dengan baik. Ban belakang sangat nervous dan, sejujurnya, kami tidak mengerti mengapa bisa seperti itu&#8230;.*

*“ Kami menemukan solusi yang lebih baik hari ini sehingga kami bisa bertarung melawan Jorge. Kami kompetitif, tapi feelingku tidak bagus. Seperti yang aku katakan: Jika kalian memaksakan diri terlalu jauh, kejatuhan seperti itu bisa terjadi. Tapi tentu saja hal itu tidak seharusnya terjadi dan itu sepenuhnya salahku. Aku sudah meminta maaf kepada tim.  Seharusnya aku bisa finish kedua. Makanya aku senang dengan apa yang aku rasakan saat ini dengan motorku. Tapi kami pasti akan menemukan solusi untuk GP Jepang&#8230;*.&#8221; tutupnya&#8230;.(iwb)
