---
title: "Dlosor di Portimao, Fabio Quartararo salahkan “lemotnya” top speed Yamaha"
description: "Cakkkk…baru kali ini Fabio Quartararo terlihat sangat frustasi. Asli cak…doi seperti kehilangan sentuhan di Portimao. Namun tahukah sampeyan, menurut Fabio semua sudah on limit. Fabio mengungkapkan bahwa kondisi makin sulit dipenghujung musim karena satu sektor yang sangat mencolok adalah lemahnya top speed Yamaha. Itulah kenapa dia membikin kesalahan dan bencana itupun terjadi. ” […]"
publishedAt: "2021-11-08T04:00:00.000Z"
modifiedAt: "2021-11-07T23:38:56.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/dlosor-di-portimao-fabio-quartararo-salahkan-lemotnya-top-speed-yamaha"
image: "https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/852238492f4f6968.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2021%2F11%2Ffabio-crash-d.jpg&w=1500"
---

# Dlosor di Portimao, Fabio Quartararo salahkan “lemotnya” top speed Yamaha

![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/852238492f4f6968.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2021%2F11%2Ffabio-crash-d.jpg&w=1500)Iwanbanaran.com – Cakkkk…baru kali ini Fabio Quartararo terlihat sangat frustasi. Asli cak…doi seperti kehilangan sentuhan di Portimao. Namun tahukah sampeyan, menurut Fabio semua sudah on limit. Fabio mengungkapkan bahwa kondisi makin sulit dipenghujung musim karena satu sektor yang sangat mencolok adalah lemahnya top speed Yamaha. Itulah kenapa dia membikin kesalahan dan bencana itupun terjadi. *” Aku mengerem terlalu lambat untuk mengimbangi kelemahan kami dan aku tahu resikonya adalah crash…”* serunya kecewa…

Menurut Fabio….doi tidak bisa berbuat banyak di ?Grande Pr?mio Brembo do Algarve? Portimo dikarenakan minimnya top speed pada Yamaha M1 miliknya. Setelah start dari posisi 7, race di Autodromo Internacional do Algarve tidak mudah. Fabio kehilangan posisi di lap pertama dan tidak pernah lebih baik dari posisi 6 di lap berikutnya. Quartararo terlihat kesulitan melawan Johann Zarco dan Jorge Martin (keduanya Pramac Ducati). Khususnya saat top speed…dengan mudah pasukan Ducati kembali overtake. Padahal doi harus susah payah menyalip ditikungan karena hanya itu yang bisa dilakukan…

![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/c9fc992ce4988fe9.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2021%2F11%2Ffabio-crash-1.jpg&w=1500)

![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/eeece246fb7dc568.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2021%2F11%2Ffabio-.jpg&w=1500)Puncaknya pada lap 21 Quartararo dlosor di tikungan 5. Ini adalah crash pertama musim 2021 dan membuat Yamaha kehilangan potensi juara Dunia Konstruktor melawan Ducati. Sebenarnya apa yang terjadi ? apakah yang dikatakan Eric Mahe Manajer Fabio memang benar adanya bahwa yang membuat perbedaan hanyalah Fabio ? sepertinya demikian. Bisa kita lihat dari pasukan Yamaha di Portimao…hanya Fabio yang berada di sepuluh besar sebelum crash.? Sementara pembalap Yamaha lain berada jauh dibelakang. Valentino Rossi berada di urutan ke-13, Andrea Dovizioso ke-14 dan Franco Morbidelli ke-17……

“* Aku sebenarnya bisa melaju kencang jika start didepan. Tetapi jika kamu terjebak di belakang Ducati, sangat sulit untuk menyalip. Aku sudah mencoba melakukannya selama 15 lap di belakang Martin, meskipun dia lebih lambat satu detik tapi aku tidak bisa kabur. Trek ini menuntut top speed tinggi dan inilah kelemahan terbesar kami. Alhasil aku harus mendorong motor melebihi batas kemampuan…mengerem sangat dekat untuk menjaga posisi. Usaha seperti ini rentan kesalahan dan akhirnya terjadi juga. Aku jatuh…*.” keluh Fabio via speedweek…

![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/acae3d585db705b6.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2021%2F11%2Ffabio-crash-5.jpg&w=1500)Menurut Fabio kunci kemenangannya adalah start didepan. Karena jika kualifikasi buruk, butuh usaha sangat keras dengan Yamaha M1 untuk merangsek kedepan…

“* Sebenarnya feeling motor sangat baik. Namun dengan top speed yang kami miliki, kamu tidak boleh melakukan kesalahan. Aku yakin jika aku start didepan bisa berjuang untuk kemenangan…”* tambah FAbio lagi. Apakah keluhan ini menjadi gambaran nyata PR pabrikan garputala di musim depan ??

” *Selama musim berjalan kamu hanya bisa utak-atik sasis, sedang mesin tidak. Dan aku rasa musim depan jika ingin bertahan Yamaha harus berjuang guna meningkatkan mesin. Aku kuatir musim depan tidak akan mudah. Sebab yang lain tidak memiliki kelemahan top speed seperti motor kami. Kami tidak bisa menyalip itu masalahnya. Ini adalah mimpi buruk….”* tutup Fabio….(iwb)

![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/6eebf103170d11a1.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2021%2F11%2Ffabio-crash-4.jpg&w=1500) ![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/5812f55f69817640.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2021%2F11%2Ffabio-crash-3.jpg&w=1500)
