---
title: "Breaking !! Yamaha YZF-R2 Goncang Dunia…Power Tembus 26,5PS, Speedometer full color !!"
description: "Iwanbanaran.com – Cakkkk…akhirnya penantian sampeyan terjawab cakkk. Yamaha Motor India resmi menggebrak pasar roda dua global dengan meluncurkan Yamaha YZF-R2 sebagai jawaban atas teka-teki lini entry-level supersport yang bertugas mengisi celah performa dan harga antara R15 V4 dan R25 atau R3. Langkah ini menegaskan komitmen Yamaha dalam menghadirkan platform motor sport bernuansa balap murni namun […]"
publishedAt: "2026-08-27T11:29:04.000Z"
modifiedAt: "2026-08-27T12:06:24.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Yamaha"
url: "https://iwanbanaran.com/news/breaking-yamaha-yzf-r2-goncang-dunia-power-tembus-265ps-speedometer-full-color"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-3-1.webp"
---

# Breaking !! Yamaha YZF-R2 Goncang Dunia…Power Tembus 26,5PS, Speedometer full color !!

[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-3-1.webp)Iwanbanaran.com &#8211; Cakkkk&#8230;akhirnya penantian sampeyan terjawab cakkk. Yamaha Motor India resmi menggebrak pasar roda dua global dengan meluncurkan Yamaha YZF-R2 sebagai jawaban atas teka-teki lini entry-level supersport yang bertugas mengisi celah performa dan harga antara R15 V4 dan R25 atau R3. Langkah ini menegaskan komitmen Yamaha dalam menghadirkan platform motor sport bernuansa balap murni namun tetap ramah untuk penggunaan harian. Bukan sekadar R15 yang ditambahi kapasitas mesinnya atau hasil bore-up semata, YZF-R2 hadir dengan penggarapan total pada platform mesin serta sasis yang dirancang sangat presisi. Seperti apa detilnya ? simak penjabaran IWB berikut ini&#8230;

Yamaha akhirnya resmi merilis generasi terbaru mesin 200cc fairing dalam upaya mereka menghadapi pasukan KTM, Bajaj ataupun Hero cak. Dapur pacu motor ini mengusung mesin 204cc 1-silinder DOHC 4-katup berpendingin cairan yang meninggalkan sistem katup VVA SOHC milik R15 dan beralih mengadopsi Finger-Rocker Arm Valve Train yang diturunkan langsung dari superbike Yamaha YZF-R1. Penggunaan mekanisme finger follower ini efektif meminimalkan massa inersia katup pada putaran tinggi sehingga kurva tenaga terus mengisi hingga redline tanpa risiko timbulnya gejala valve float. Nahh menarik tooo&#8230;

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-4-1.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-4-1.webp)Screenshot
Mesin dengan rasio kompresi 11.5:1 ini mampu memuntahkan tenaga puncak hingga 26.5 PS pada 10.000 rpm serta torsi maksimal 19.1 Nm pada 8.000 rpm. Selain itu, dinding silinder bermaterial die-cast aluminum silicon mendapat perlakuan finishing mirror-finish sehalus cermin untuk pelepasan panas yang jauh lebih optimal sekaligus mereduksi gesekan ring piston. Penyaluran tenaga motor juga semakin responsif berkat hadirnya Electronic Control Throttle atau Ride-by-Wire yang memungkinkan integrasi 3 Mode Berkendara yaitu Street, Sport, dan Rain, disempurnakan pula oleh kehadiran Assist & Slipper Clutch untuk memperhalus efek engine brake saat downshift agresif&#8230;.

## 1. Dapur Pacu Baru: 204cc DOHC & Teknologi Finger Rocker Arm

Yamaha menyematkan mesin **204cc, berpendingin cairan, 4-tak, 4-katup, 1-silinder DOHC**. Output tenaga diukur langsung pada poros engkol (crank axle*):

- 
**Tenaga Puncak:** 19,5 kW (26,5 PS) pada 10.000 rpm

- 
**Torsi Puncak:** 19,1 N·m pada 8.000 rpm

Grafik dyno pada presentasi memperlihatkan lonjakan kurva tenaga (Power) dan torsi (Torque) YZF-R2 yang signifikan di sepanjang rentang RPM jika dibandingkan dengan garis kurva milik Yamaha R15.

**[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/Yamaha-R2-9bd.webp)**

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-42.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-42.webp)

**[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/Yamaha-R2-9be.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/Yamaha-R2-9be.webp)Rincian Komponen Mesin:**

- 
**Valve System:** Menggunakan teknologi Finger rocker arm DOHC* untuk reduksi gesekan dan stabilitas di putaran tinggi.

- 
**Cylinder:** Silinder *DiASil* bertekstur *mirror-finished* dengan rasio kompresi tinggi **11,5:1**.

- 
**Intake System:** Mengadopsi *Electronic Controlled Throttle body* (ETV / *Ride-by-Wire*).

- 
**Air Cleaner Box:** Dirancang khusus untuk memunculkan *Exciting intake sound*.

- 
**Muffler:** Sistem pembuangan disetel untuk menghasilkan *Heavy exhaust sound*.

- 
**Clutch & Lubrication:** Dilengkapi sistem *Assist & Slipper (A&S) Clutch* serta *Semi-dry sump lubrication*.

[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-43.webp)

Gebrakan terbaik Yamaha juga terlihat jelas pada sektor sasis dan bobot kendaraan. Memadukan sasis high-tensile steel diamond frame dengan swingarm berbahan aluminum die-cast, Yamaha YZF-R2 memiliki curb weight hanya 149 kg yang menjadikannya 2,8 kg lebih ringan ketimbang R15 V4 sehingga berdampak langsung pada power-to-weight ratio yang amat responsif. Bayangin cak..lebih enteng dari mesin 150cc&#8230;ediann tenan !!

Yamaha YZF-R2 memiliki **Wet Weight (bobot isi) sebesar 149 kg**, sehingga menghasilkan **Power-to-Weight Ratio sebesar 5,62 kg/PS**. Yamaha mengklaim angka PWR ini memberikan respons akselerasi terbaik di kelasnya (Class-leading acceleration*).

**Sektor**
**Spesifikasi & Fitur Teknis**

**Sasis / Frame**
*High-tensile steel tube frame*

**Lengan Ayun (Rear Arm)**
*Pivot-mount Aluminum die-cast rear arm*

**Pengereman Depan**
*Radial-mounted 4-pot caliper* dengan piringan cakram tunggal *floating* $\Phi 282$ mm

**Sistem Pencahayaan**
*LED position light* dengan desain fasia khas Yamaha R-Series terbaru

**Kokpit / Panel Meter**
Layar *5-inch full-colored TFT meter* dengan fitur *turn-by-turn navigation* dan konektivitas *Y-Connect*

**Fitur Elektronik**
*Yamaha Riding Control* (YRC) untuk pengaturan karakteristik berkendara

[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-10-2.webp)

Karakter flick-ability yang lincah di tikungan didukung oleh wheelbase sepanjang 1.350 mm dan tinggi jok 810 mm. Sektor kaki-kaki dikawal oleh suspensi depan upside down yang dijepit kaliper rem radial-mount 4-piston serta piringan cakram floating 282 mm. Tidak hanya itu&#8230;.biker juga disuguhkan layar 5-inch Color TFT Display multifungsi yang terkoneksi dengan aplikasi Yamaha Y-Connect untuk menampilkan notifikasi telepon, shift light, hingga telemetry data dasar. Sementara itu, varian tertinggi Yamaha R2M mendapatkan keunggulan tambahan berupa fitur penyetelan preload pada suspensi depan dan belakang serta tuas rem dan kopling yang dapat disesuaikan hingga 5 tingkat jangkauan&#8230;.

Last&#8230;Di pasar India, Yamaha YZF-R2 akan bersaing langsung dengan **KTM RC 200** dan **Hero Karizma XMR** di segmen sportbike* fairing 200cc. Yamaha Motor India secara resmi merilis **Yamaha YZF-R2** dalam **3 varian (tipe) utama** dengan **5 pilihan warna**. Motor ini dipasarkan dengan skema harga *ex-showroom* India mulai dari Rs 2,30,500 hingga Rs 2,53,000 (sekitar Rp43 juta hingga Rp47,3 juta rupiah jika dikonversi langsung). Sebuah motor standart baru Jepang dikelas 200cc mengingat rem sudah radial 4 piston serta speedometer full color. Apakah model ini akan masuk Indonesia ?? jelas kalau harganya segitu malah akan membunuh R15 mengingat banderol R15 V4 ditanah air sudah pada kisaran 40 jutaan. Piye menurut sampeyan cak ?? cakeppp oraaa ?? (iwb)

 

 

 

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-41.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-41.webp)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-40.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-40.webp)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-39.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-39.webp)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-31.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-31.webp)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-30.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-30.webp)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-17.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-17.webp)

 

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-3-2.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-3-2.webp)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-3.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-3.webp)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-29.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-29.webp)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-2-1.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-2-1.webp)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-10-4.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-10-4.webp)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-10-3.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-10-3.webp)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-10-2.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-10-2.webp)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-1.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-1.webp)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-9.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-9.webp)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-8.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-8.webp)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-7.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-7.webp)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-6-1.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/yamaha-r2-6-1.webp)
