---
title: "Breaking ! Yamaha Resmi Mundur dari Race Qatar, Dorna Geram"
description: "Cakkkk… kisruh MotoGP makin panas saja. Belum juga balapan Qatar digelar, Yamaha tiba-tiba angkat tangan dan menyatakan tidak akan berangkat ke Lusail. Bukan karena motor kurang kencang, bukan karena pembalap cedera, tapi karena alasan keamanan. Dan kabar ini langsung bikin Dorna—selaku promotor—geram bukan main !! Kabar mengejutkan ini datang dari Yamaha. Pabrikan garpu […]"
publishedAt: "2026-11-02T04:00:37.000Z"
modifiedAt: "2026-11-01T23:52:51.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/breaking-yamaha-resmi-mundur-dari-race-qatar-dorna-geram"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2026/04/miller-sd.webp"
---

# Breaking ! Yamaha Resmi Mundur dari Race Qatar, Dorna Geram

**[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/04/miller-sd.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/04/miller-sd.webp)Iwanbanaran.com** – Cakkkk… kisruh MotoGP makin panas saja. Belum juga balapan Qatar digelar, Yamaha tiba-tiba angkat tangan dan menyatakan tidak akan berangkat ke Lusail. Bukan karena motor kurang kencang, bukan karena pembalap cedera, tapi karena alasan keamanan. Dan kabar ini langsung bikin Dorna—selaku promotor—geram bukan main !!

Kabar mengejutkan ini datang dari Yamaha. Pabrikan garpu tala itu resmi mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengikuti seri Qatar MotoGP akhir pekan nanti. Alasannya? **“Pembatasan perjalanan perusahaan yang sudah ada”**—begitu bunyi pernyataan resmi mereka. Artinya, empat pembalap Yamaha—**Fabio Quartararo, Alex Rins, Jack Miller, dan Augusto Fernandez**—dipastikan absen. Padahal cak, Quartararo dan Rins lagi-lagi harus gigit jari. Belum lagi Alex Marquez dari Gresini Ducati yang juga sudah memastikan absen karena operasi.

Pernyataan Yamaha sendiri cukup tegas:

> “Setelah penilaian terbaru atas situasi di Timur Tengah, Yamaha tidak menemukan alasan cukup untuk mengubah pembatasan perjalanan perusahaan yang sudah ada. Yamaha tetap berkomitmen penuh pada MotoGP dan menantikan kembalinya kompetisi di Grand Prix Portugal.”

Yang bikin makin runyam, ini bukan cuma soal satu tim. Alex Rins sebelumnya sudah membocorkan bahwa Yamaha memang ragu sejak seri Malaysia. Pemerintah Jepang sendiri dikabarkan menyarankan warganya untuk “menahan diri dari perjalanan non-esensial” ke Qatar. Nah lho.

## Jack Miller Ngamuk, 19 Pembalap Tolak Balapan

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/04/jack-miller-1.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/04/jack-miller-1.webp)Sebelum Yamaha resmi mundur, **Jack Miller** sudah lebih dulu meledak-ledak. Pembalap Australia itu terang-terangan menyuarakan penolakannya, dan yang bikin heboh—dia mengklaim **19 dari 22 pembalap** tidak ingin balapan di Qatar.

> “Saya tidak ingin pergi. Ada 19 dari kami yang tidak ingin ke sana. Saya rasa kami tidak seharusnya balapan seperti ini. Kami sudah menyampaikan pendapat kami dengan sangat jelas.”

Miller juga menyindir soal keamanan. Menurutnya, lokasi dan jadwal MotoGP bukan rahasia lagi kalau ada pihak yang ingin “membuat contoh”.

> “Kami tidak menyembunyikan lokasi kami atau jam berapa kami akan berada di lokasi tersebut. Kalau ada yang ingin membuat contoh, lakukanlah apa yang mereka mau…”

Cakkkk… bayangkan saja, ini bukan lagi protes kecil-kecilan. Para pembalap sudah bikin surat bersama yang dikirim ke MotoGP Group sebagai upaya terakhir agar seri Qatar dibatalkan. Bahkan dikabarkan beredar ancaman sanksi finansial hingga larangan balapan bagi pembalap yang absen. Tapi sampai sekarang, FIM selaku badan pengatur belum buka suara soal seberapa kuat ancaman itu.

## Akar Masalahnya: Duit

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2025/09/Miller-sd.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2025/09/Miller-sd.webp)Nah, ini yang bikin situasi makin pelik. Tanpa larangan resmi dari pemerintah atau pembatalan dari penyelenggara, MotoGP tidak bisa membatalkan balapan begitu saja tanpa menanggung kerugian finansial besar. Makanya Dorna keukeuh balapan tetap jalan.

Tapi di sisi lain, para pembalap jelas tidak mau ambil risiko. Mereka khawatir konflik di Timur Tengah antara Iran dan AS bisa memanas. Kalau sampai ruang udara ditutup, bukan tidak mungkin para pembalap dan kru terjebak di Doha—dan itu bisa mengancam dua seri tersisa, Portimao dan Valencia.

Last…Yang menarik, pernyataan Yamaha tidak menyinggung tim Moto2 mereka. **Izan Guevara**—pembalap Pramac Yamaha di Moto2—sedang bertarung sengit memperebutkan gelar juara dunia kelas menengah melawan Manuel Gonzalez. Setelah seri Sepang, Guevara hanya tertinggal 3,5 poin. Karena chassis Boscoscuro berbasis Triumph dan tidak butuh kehadiran teknisi Yamaha, tim Moto2 kemungkinan tetap berangkat. Sementara itu, **Marc Marquez** punya peluang matematis pertama untuk mengunci gelar juara dunia 2026 di Qatar—kalau balapan itu jadi digelar. Jadi cak, pertanyaannya sekarang: apakah mundurnya Yamaha ini bakal memicu domino? Apakah pabrikan lain menyusul? Atau Dorna tetap ngotot dan siap menanggung segala risikonya? Yang jelas, MotoGP Qatar 2026 kini menggantung di ujung tanduk. Kita tunggu saja episode berikutnya, Cak! (iwb)
