---
title: "Breaking !! Dovi akan Ngetes Mesin V4 Yamaha YZR-M1…….Target Sepang ??"
description: "Iwanbanaran.com – Cakkk…..Alex Rins mengungkapkan bahwa Yamaha berencana menguji mesin V4 MotoGP barunya bulan ini. Seperti yang kita semuanya tau….awal tahun ini, Yamaha mengungkapkan bahwa mereka sedang membangun mesin V4 untuk pertama kalinya di MotoGP setelah terus menggunakan mesin inline-four sepanjang era modern. Ada target khusus yang memang dilakukan oleh tim garputala yakni bagaimana mereka […]"
publishedAt: "2024-12-26T22:47:19.000Z"
modifiedAt: "2024-12-26T22:47:19.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/breaking-dovi-akan-ngetes-mesin-v4-yamaha-yzr-m1-target-sepang"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2022/08/DOVIZ.jpg"
---

# Breaking !! Dovi akan Ngetes Mesin V4 Yamaha YZR-M1…….Target Sepang ??

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/08/DOVIZ.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/08/DOVIZ.jpg)Iwanbanaran.com &#8211; Cakkk&#8230;..Alex Rins mengungkapkan bahwa Yamaha berencana menguji mesin V4 MotoGP barunya bulan ini. Seperti yang kita semuanya tau&#8230;.awal tahun ini, Yamaha mengungkapkan bahwa mereka sedang membangun mesin V4 untuk pertama kalinya di MotoGP setelah terus menggunakan mesin inline-four sepanjang era modern. Ada target khusus yang memang dilakukan oleh tim garputala yakni bagaimana mereka akan merombak konstruksi dari motor dengan target ngepush dibagian belakang. Dan inilah Bocoran Terbaru Mesin V4 Yamaha M1 di MotoGP&#8230;!!

Seperti yang sudah pernah kita bahas secara detail, bahwa Yamaha berencana akan banting stir tidak lagi menggunakan mesin inline 4. Bukan masalah power karena mereka merasa dengan mesin inline 4&#8230;. Tenaga tertinggi tetap bisa di kail, namun yang menjadi masalah adalah karakter ban belakang yang beda dibandingkan dengan ban Bridgestone. Jika ban Jepang ini sangat kuat diarea front end, maka Michellin sebaliknya&#8230;..kurang diarea tersebut dan lebih kuat dibelakang. Makanya Yamaha memandang, bersama Max Bartolini&#8230;. Untuk merubah tata letak silinder supaya daya tekan belakang lebih besar. Solusinya adalah V4&#8230;bukan inline 4&#8230;.

“Dengan V4, semua orang memikirkan hanya fokus ke mesinnya. Tapi menurutku bukan itu sebab keuntungan terbesar justru ada pada tata letak motornya bukan pada mesinnya. Dalam hal tenaga murni, sejujurnya, mendengarkan departemen engineering mesin kami, seharusnya tidak ada perbedaan besar antara V4 vs inline (soal power). Tetapi dengan V4 ada beberapa cara untuk mengatur tata letak motor yang akan menjadi sedikit lebih mudah. Mesin baru justru akan lebih mengarah pada ban, karena yang terpenting adalah membuat ban berfungsi&#8230;.

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2024/12/max-bartolini.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2024/12/max-bartolini.jpg)Max Bartolini
“Yamaha cukup bagus dengan Bridgestone. Dan yang pasti mereka juga telah menjalani banyak balapan bagus dengan Michelin. Tapi Michelin lebih banyak menggunakan ban belakang dibandingkan depan. Di sinilah tata letak mesin [V4] dapat membantu; untuk &#8220;membangun&#8221; motor di sekitar mesin ke arah [ban belakang] itu. Jadi itulah tantangannya. Sejujurnya, membuat mesin [V4] itu sulit, tapi menurutku lebih [penting] membuat motor menggunakan mesin [V4}&#8230;” tutup Max Bartolini&#8230;

Peralihan ke mesin V4 akan membawa Yamaha sejajar dengan para pesaingnya, meskipun belum ada kepastian kapan mesin tersebut bisa digunakan. Namun, Rins mengungkapkan detail menarik yang mengisyaratkan tahap pengembangan V4 terbaru&#8230;.&#8221; Idenya adalah Menguji mesin V4 dalam tes yang dilakukan KTM di Jerez. Tapi ternyata mesin belum siap untuk diuji.” cetusnya. Infonya Andrea Dovizioso akan ngetes mesin V4 Yamaha di Jerez jika unit sudah siap. Namun potensi tersebut juga cukup lemah dan kabarnya yang paling besar pengetesan akan dilakukan di Shake down Sepang Malaysia&#8230;&#8230;(iwb)
