---
title: "” Aku tidak Bisa Mengontrol lengan Kananku..” tukas Marquez !!"
description: "Iwanbanaran.com – Cakkkk…..Marc Marquez akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait pernyataannya yang sempat memicu spekulasi usai balapan di Silverstone. Dalam rekaman video di balik layar yang diunggah di saluran YouTube resmi Ducati Lenovo, juara dunia MotoGP tersebut terdengar mengeluh bahwa dirinya “tidak bisa mengontrol lengan kanan” setelah menyelesaikan balapan di posisi ketujuh. ” Aku tidak Bisa […]"
publishedAt: "2026-08-28T03:00:22.000Z"
modifiedAt: "2026-08-28T00:10:25.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/aku-tidak-bisa-mengontrol-lengan-kananku-tukas-marquez"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/Marc-marquez-ddd.webp"
---

# ” Aku tidak Bisa Mengontrol lengan Kananku..” tukas Marquez !!

[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/08/Marc-marquez-ddd.webp)Iwanbanaran.com &#8211; Cakkkk&#8230;..Marc Marquez akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait pernyataannya yang sempat memicu spekulasi usai balapan di Silverstone. Dalam rekaman video di balik layar yang diunggah di saluran YouTube resmi Ducati Lenovo, juara dunia MotoGP tersebut terdengar mengeluh bahwa dirinya &#8220;tidak bisa mengontrol lengan kanan&#8221; setelah menyelesaikan balapan di posisi ketujuh. &#8221; Aku tidak Bisa Mengontrol lengan Kananku..&#8221; tukas Marquez !!

Menjelang bergulirnya seri GP Aragon, Marquez meluruskan bahwa keluhan tersebut berkaitan langsung dengan riwayat medis panjang yang dialaminya. Pembalap asal Spanyol itu menegaskan bahwa masalah pada lengan kanannya merupakan efek dari tujuh operasi berbeda yang pernah ia jalani di area bahu kanan. Usai jeda musim panas, Marquez mengaku sempat merasa kondisi fisiknya membaik setelah menambah massa otot di gym. Hal itulah yang mendorongnya untuk tampil agresif sejak sesi latihan bebas pertama (FP1) di Silverstone.

&#8220;Terkait masalah di Silverstone, itu berakar dari rangkaian tujuh operasi berbeda yang telah saya jalani di bahu kanan saya. Usai jeda musim panas, saya mengira kondisi fisik saya jauh lebih baik karena telah menambah massa otot di gym. Saya pun mengawali akhir pekan secara agresif sejak FP1.*

*&#8221; Namun saat bangun di hari Minggu, saya sadar pendekatan itu keliru. Saya tidak bisa terus-terusan memaksakan diri sejak awal. Saya harus lebih bijak menghemat tenaga—cukup menyelesaikan lap secukupnya pada hari Jumat agar kondisi fisik tetap optimal untuk Sabtu dan Minggu&#8230;.&#8221; seru Marc&#8230;*

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/02/marc-marquez-thailand.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/02/marc-marquez-thailand.webp)Yesss&#8230;.pendekatan agresif sejak awal pekan ternyata memberikan beban berlebih pada tubuhnya. Saat bangun di hari Minggu jelang balapan utama, Marquez baru menyadari bahwa strategi tersebut kurang tepat karena menyedot stamina terlalu dini. Pengalaman tersebut membuatnya mengevaluasi ulang metode pendekatannya. Mulai dari seri Aragon dan seterusnya, ia berencana untuk lebih bijak menghemat energi pada hari Jumat dengan membatasi jumlah lap, sehingga kondisi fisiknya tetap berada dalam tingkat optimal saat menghadapi sesi kualifikasi, Sprint, dan balapan utama di hari Sabtu dan Minggu.

Last&#8230;.langkah penghematan tenaga ini menjadi sangat krusial mengingat Marquez kini tertinggal 40 poin dari Jorge Martin dalam perburuan gelar juara dunia. Meski demikian, menghadapi GP Aragon memberikan motivasi tersendiri baginya. Character sirkuit MotorLand Aragon yang didominasi tikungan ke kiri dinilai lebih ramah terhadap gaya balapnya sekaligus mengurangi tekanan fisik pada lengan kanan. Kendati mewaspadai lonjakan performa dari para pembalap Aprilia yang tampil dominan di beberapa trek terakhir, Marquez optimistis perubahan strategi fisiknya ini dapat membawanya kembali bersaing di barisan depan. Gooo Marc !! (iwb)
