Iwanbanaran.com – Cakkkk…..Bagnaia kehilangan poin dari Martin untuk balapan ketiga berturut-turut setelah melorot dari posisi terdepan ke posisi ketiga pada sprint MotoGP di Sepang. Awalnya Bagnaia tampak memegang kendali penuh pada pertengahan balapan, namun hal itu berubah ketika Alex Marquez mengambil alih posisi terdepan. Sebenarnya apa yang terjadi dengan Pecco ? ” Ada yang aneh dengan ban depanku….” keluh Pecco. Waahhh….

Pecco melakukan start dengan sangat sempurna. Namun pada beberapa lap setelahnya…terlihat race pace melambat. Lalu sebuah blok pass di tikungan sembilan membuat Bagnaia terancam Jorge Martin, sebelum pebalap Pramac tsb melewatinya pada lima tikungan setelahnya. Setelah itu Bagnaia langsung drop dan hanya mampu menggantung ketiga. Untungnya rekan setimnya Enea Bastianini melindunginya dari ancaman Binder. Yang jadi pertanyaan..apa yang terjadi ??

” Jujur aku tidak mengerti. Namun Berkat sprint race kami akan memiliki data untuk balapan besok. Yang jelas feelingku tidak sama. Sudah dari awal [balapan] dibandingkan kemarin dan pagi ini. Kami akan memeriksanya sepertinya ada sesuatu yang perlu ditingkatkan. Kecepatan di awal cukup bagus tapi kemudian aku mulai kesulitan dengan bagian depan. Ada yang aneh dengan ban depanku. Sulit untuk berhenti dan memasuki tikungan dengan cepat.”...keluhnya….

iklan iwb

Hasil mengecewakan Bagnaia terjadi hanya beberapa jam setelah memiliki kecepatan yang luar biasa saat kualifikasi. All time record pecah namun tidak menjadi jaminan. Namun Bagnaia tahu bahwa balapan adalah hal yang paling penting dan meraih kembali poin melawan Martin adalah suatu keharusan.

“Pole position selalu merupakan tempat yang fantastis dan sangat positif. Kami harus bahagia dan mencatatkan rekor lap sepanjang masa adalah sesuatu yang bisa dibanggakan. Pole position boleh saja, tapi lebih penting menyelesaikan balapan di depan. Kami perlu mengambil beberapa poin dari Jorge besok….” tutupnya….(iwb)