Iwanbanaran.com – Cakkkk…..seperti yang sampeyan tahu Toprak Razgatlioglu telah sukses menjalani tes Yamaha M1. Yang menarik cak pasca doi tes justru eforia Toprak bakal pindah ke Motogp dari WSBK malah meredup. Dan yang bikin IWB garuk-garuk alis justru statement Fabio Quartararo. Pembalap Yamaha secara terang-terangan menyebut Toprak Ciut nyali pasca jajal Yamaha M1 Motogp. Waaahh piyee iki maksude ??

Toprak pasca jajal M1 memang tidak banyak memberikan pernyataan positif. Justru Toprak seperti menggaris bawahi bahwa doi sangat menikmati WSBK dan ingin fokus mendapatkan hasil maksimal. Ternyata Fabio menyoroti reaksi Toprak yang menurutnya logis. Menurut Fabio, Toprak ciut nyali bergabung di Yamaha Motogp dengan alasan kuat. Yakni performa !!!

“ Aku rasa dia tidak akan bergabung. Dia adalah pembalap yang ingin menang, menurutku dia sangat paham pasca test Motogp M1 dia tahu bahwa itu akan sulit. Jadi aku rasa dia akan tetap di Superbike….” seru Quartararo via La Gazzetta dello Sport. Ungkapan ini seolah merespon pernyataan Lin Jarvis yang menyatakan bahwa Franco Morbidelli tetap menjadi pilihan No 1 mereka untuk tahun 2024 tapi dengan syarat performanya naik….

Pengamat Motogp sendiri menggaris bawahi performa Toprak sebenarnya tidaklah istimewa diatas mesin M1. Razgatlioglu 1,0 detik lebih lambat dari Cal Crutchlow ketika dia menguji M1. “Semua orang tahu betapa berbakatnya Toprak. Bakat yang nyata, kemampuan alami, etos kerja. Tapi apa yang aku lihat itu tidak cukup jika ingin membuat Yamaha mengontraknya….

“Biasanya pembalap muda tidak lebih lambat dari mantan pembalap yang sekarang menjadi pembalap test (Cal). Yamaha ingin sesuatu yang istimewa segera bisa perform.  Apalagi Yamaha sekarang hanya memiliki dua pembalap. Mereka membutuhkan seseorang yang melompat secara performa. Aku yakin Toprak dapat melakukan pekerjaan itu, tetapi dia membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan ban, mesin, cara berkendara. Disitulah aku yakin Yamaha tidak bisa menunggu….” tutup Simon…(iwb)