iklan iwb

Iwanbanaran.com – Caakkk… Fabio Quartararo tetap menjadi perbincangan hangat cak mengingat doi masih berpeluang untuk merebut gelar juara dari Pecco Bagnaia. Namun berbeda dengan rekan setimnya, Franco Morbidelli yang inferior di musim ini. hingga kini, doi hanya mencetak 36 poin dalam 19 balapan yang telah dijalani. Dengan begitu, Franco berada di urutan ke-19 pada klasemen sementara. Meski hasilnya mengecewakan, namun Yamaha tetap mempertahankan rider asal Italia tersebut di tim pabrikan karena masih terikat kontrak untuk musim 2023?

Bos Yamaha, Lin Jarvis mengungkapkan dengan jelas bahwa performa Franco Morbidelli sangat mengecewakan cak? ?Musim ini sangat mengecewakan bagi Franco Morbidelli dan juga kami. Kami mencoba untuk mengubahnya di paruh kedua musim ini. Dalam beberapa balapan pertama sejak liburan musim panas, kami sedikit mengubah cara kami bekerja di pit. Kami mengubah pendekatan, pada awalnya membuahkan hasil, tidak harus pada poin, tetapi kami dapat dengan jelas melihat kemajuan. Kami pikir sekarang kami akan ke arah yang berbeda dan jika kami terus seperti ini, hasilnya akan menjadi lebih baik. Namun sayangnya rencana ini tidak berhasil. Musim ini Franky sangat, sangat mengecewakan?

?Cedera lutut memang sulit, karena itu sangat berpengaruh pada fisik. Ini mempengaruhi kinerja Franky di musim semi 2021. Ketika dia bergabung dengan tim pabrikan setelah operasi di Misano pada 2021, sebenarnya itu terlalu dini. Tapi cederanya sudah sembuh pada awal musim 2022. Dalam retrospeksi, tidak tepat jika kami memiliki ekspektasi tertentu pada Franco dari Misano,? ujar Lin Jarvis via speedweek. Doi kemudian membeberkan kekurangan Franco Morbidelli yang membuat performanya drop pada MotoGP 2022?

iklan iwb

?Tapi tahun ini dia sudah melakukan beberapa balapan dengan motor pabrikan, dia sudah terbiasa dengan tim, jadi kami mengharapkan musim yang jauh lebih baik. Tapi itu tidak terjadi karena situasinya sulit. Ini masalah pikiran, Franky memiliki mental block. Dia tidak memiliki kepercayaan diri yang cukup untuk membalap dengan sangat agresif dan semua pembalap mengkonfirmasinya. Saat ini, balapan dengan motor Yamaha harus dalam mode menyerang. Kamu harus mengambil kecepatan maksimal dan itu membutuhkan kepercayaan diri, di situlah kekurangan Franky. Tapi, fakta bahwa kami memiliki motor yang lebih potensial tahun depan pasti akan membantunya,? tutup Lin Jarvis….(RA iwb)

1 COMMENT

Comments are closed.