Iwanbanaran.com – Kangbro….secara resmi permusim 2017, eksistensi Satria FI sudah digantikan oleh GSX-R150 diajang balap SAC (Suzuki Asia Challenge). Motor fairing yang cukup laris ditanah air ini digunakan para rider muda untuk menggali kecakapan dan bakat mereka berbarengan dengan ajang Asia Road Racing Champ. Sebagai Blogger yang berkesempatan melihat secara langsung detil komponen GSX-R150 SAC, IWB pun berusaha menjepret tiap detil komponen. Dan bisa IWB pastikan nyawa racingnya kuat puol cakkk….

Seperti yang kita tahu, Indonesia mengirimkan beberapa rider muda seperti Nur Al Fath, Ahmad Saugi serta?Chepy Armansyah pada ajang balap Asia?Suzuki Asia Challenge 2017. Bahkan?Nur Al Fath sendiri mengisi posisi 2 dalam klasemen sementara rider dengan 58 poin…disusul Ahmad kelima (46 poin) dan Chepy kesembilan dengan 29 angka. Mereka nunggang motor yang sama yakni new GSX-R150. Pasti sampeyan bertanya..seperti apa sih GSX-R150 yang mereka gunakan. Apakah sama dengan ditanah air ??…

Sama pakde. Dari informasi yang IWB kumpulkan, GSX-R150 versi SAC masih standart ting-ting untuk urusan dapur pacu. Panitia hanya menyeting limiter serta beberapa perangkat racing lain termasuk knalpot, foot step, chain stabilizer serta beberapa permainan scotlite serta stiker sponsor. Untuk headlamp sendiri rata-rata ditutup dengan scotlite warna biru dan spion dicopot. Yang unik IWB melihat ada beberapa rider dan tim yang menurunkan shockbraker dari standart. Weleh….padahal wis nungging lho cak. Terus apa merk komponen racing pada GSX-R150 versi SAC ?….

iklan iwb

Ada beberapa brand yang nempel dan mereka memang sponsor SAC seperti Racing Boy (RCB), Yoshimura, RK, Dunlop dll. Yang menarik…perangkat racing RCB digunakan pada hampir semua komponen termasuk foot step, trottle grip, master kaliper serta chain stabilizer. Pasti sampeyan bertanya…RCB ki komponen racing buatan mana?. Nah…sampeyan akan terkejut sebab RCB adalah perusahaan Malaysia. Brand ini berdiri sejak 1995 dan berpusat di Pucong Selangor Malaysia. Baru ngerti to….

Area market RCB banyak tersebar di Malaysia sendiri, Thailand, Vietnam, Philippines, Singapura, Yunani, Indonesia, Kamboja dan Bermuda. Jebule gede juga yak. Artinya di Indonesia harusnya ada kangbro. Tapi IWB belum tahu perkara banderol dan kekuatan materialnya. Tapi kalau sudah dipercaya menjadi perangkat racing seharusnya sih oke. Selain RCB…..Yoshimura menjadi perangkat wajib knalpot racing di SAC termasuk ban standart yakni Dunlop dan rantai RK, sproket gear SSS. Feel pertama?. Keren puol…

Last……keputusan Suzuki mengganti Satria FI dengan GSX-R150 pada?Suzuki Asia Challenge 2017 merupakan langkah tepat sebab untuk penjenjangan dan asah skill, sport fairing masih menjadi role model tertinggi untuk menuju kepentas internasional. Lha piye cak…opo ono balapan pro menggunakan motor underbone…ora payu pakde. Apalagi feeling dan racing line dalam mengendarai motor fairing vs underbone jelas berbeda jauh. Nah…seperti apa Suzuki GSX-R150 versi Suzuki Asia Challenge 2017 ?. Berikut foto detilnya. Piye…mantep ora ???…(iwb)

Video Suzuki new GSX-R150 versi Asia Talent cup 2017

HP klik?

Foto-foto

Klasemen pebalap Team Suzuki Indonesia

Pos. Nama pebalap Total poin
2 Nur Al Fath Sam Ahmad 58
5 Ahmad Saugi Muchtar 46
9 Chepy Armansyah 29

23 COMMENTS

  1. Susuki racingnya kuat puoolll
    Honda buosoknya itu yg kuat puooolll

  2. cuma sayangnya tidak diimbangi perawatan yang memadai yang mana rusak langsung dibuang saza, disisi kaki2 juga tipis bobot pun ringan layaknya kaleng krupuk ekekeke buat kebut2an surem deh
    sungguh miris sekali
    ngah ngah ngah ??

    • yang sabar ya cung, kenyataan emang pait.
      tok tok klototok klotok klotok tok klotok bruuummm tok
      ngah..ngah..ngah…
      tok klotok klotok..tok…tok..nyit..cit..cit

      duar..
      blaaarrrr

  3. Motor fairing yg mungil sperti cbr gepeng, tpi yg ini unggul di keyless sama mesin wkwkwkwk

Comments are closed.