Poin penting pengembangan Yamaha M1 dimata Rossi.......

10

Ketika semua usai…sudah hal umum orang akan mengenangnya. Begitupun hasil kerja Valentino Rossi bersama semua mekanik kru yang mampu membawa Yamaha M1 menjadi motor superior seperti sekarang.Tentu semua tidak langsung jadi melainkan berdasarkan pengembangan secara terus menerus. Berikut poin penting di mata Rossi apa saja revolusi yang telah dilakukan pada prototipe garputala……

Tahun 2004

” Ada 3 macam engine, tapi aku memilih yang satu ini. Walau power kurang namun lembut sehingga motor akan terasa halus dan mudah dikendarai karena delivery tenaga lebih manis”. Terbukti….dia menjadi juara dunia.

Tahun 2005

” Masa terbaik dan paling kompetitif. Sasis masih bagus khususnya melahap tikungan, ditambah kemampuan mesin meningkat pesat, dengan power yang makin besar. Sangat bagus disegala kondisi dan trek. Kami mulai melakukan pembenahan dibagian eletronik. Rahasianya adalah balancing‘. Kita juara lagi.

Tahun 2006

” Kita mencoba untuk meningkatkan kemampuan motor, tapi membuat masalah besar yang mengakibatkan motor tidak bisa diam. Khususnya vibrasi pada bagian depan sehingga akan mudah kehilangan grip. Akhirnya kami mengetahui bahwa sasis depan tidak cukup kuat. Namun semua sudah terlambat. Pada musim terakhir masalah dengan ban Michelin dimulai. Sebuah kecelakaan sebab kehilangan kontrol grip depan terjadi diseri penentuan terakhir Valencia sehingga juara dunia lepas dari  tangan kami dan menjadi milik Nicky Hayden.”

Tahun 2007

” Merupakan kenangan terburuk. Ditahun itu aturan dari 990cc downgrade kubikasi menjadi 800cc. Ditambah aturan pengurangan bahan bakar. Aku rasa itu adalah keputusan buruk. Kami melewati musim tersebut dengan hasil yang sangat mengecewakan. Power motor menjadi sangat lemah serta sulit dikendarai. Sebaliknya Ducati begitu kencang. Di tambah Bridgestone menunjukkan performa lebih baik ketimbang ban Michelin yang kami pakai. Masalah terbesar kami saat itu adalah kurangnya power engine tapi tidak dengan Ducati. Mereka mempunyai alat elektronik yang sangat bagus. Race terbaikku adalah dari posisi 11 bisa meraih podium satu diAssen”. Dan akhirnya Casey yang menjadi juara dunia.

Tahun 2008

Sebuah langkah besar dengan juara dunia sebanyak 9 kali. Daya konsumsi bahan bakar, tenaga mesin serta elektronik sangat jauh lebih baik. Untuk pertama kalinya kontrol bisa dimodifikasi dari sudut kesudut. Dan pada tahun itulah kami berpindah ban dari Michelin ke Bridgestone. Bukan hal yang mudah sebab kami harus mengubah distribusi berat motor. ” Akhirnya kami menjadi juara dunia kembali..

Tahun 2009

Tidak banyak berubah. Hanya pengembangan perangkat elektronik supaya makin sempurna. Sekali lagi juara dunia ke -4 dan yang terakhir buat Yamaha.

Tahun 2010

Rossi kehilangan juara dunia dari rekan satu timnya sendiri karena cedera yang dialami plus makin cemerlangnya Lorenzo diatas Yamaha M-1 ramuan The Doctor. Hal ini diamini oleh The Spaniard bahwa M-1 tidak banyak berubah dibanding versi 2009. ” Motor masih sama dengan yang lawas. Hanya perubahan minim pada sasis guna mendapatkan traksi lebih ditengah belokan, yang sudah aku perhatikan dari pertama test. Tentunya dibarengi perangkat elektronik supaya lebih mudah dikontrol dan dikendarai”,..ungkap  Jorge. Tapi Lorenzo menggaris bawahi bahwa kompetitor pasti akan berusaha mengalahkan mereka. Karena itu wajib hukumnya untuk menambah power mesin dan grip. Akan menarik sekali melihat Lorenzo mengembangkan Yamaha M-1 secara mandiri tanpa bantuan sang senior pada musim 2011 nanti….karena doi akan menjadi pembalap nomor satu tulang punggung pabrikan garputala. Kita lihat saja……(iw/9/11/2010)

 

 

Advertisements
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

10 COMMENTS

  1. 1
    Hourex says:

    PRATAMAXnya jangan kecolongan lg Bro..

  2. 2
  3. 3
    Spies says:

    Apakah tragedi Stoner akan terulang pada Lorenzo? Begitu dominan dan cemerlang di musim 2007 kemudian terjun bebas di musim selanjutnya…
    We’ll see…

  4. 4

    gimana ntar rossi di ducati ya? mengerikan banget

  5. 5
    iwanbanaran says:

    @ Hourex
    Lanjut bro…
    @ Maskur
    Koq bisa sehati ya bro kita….halah
    @ Spies
    Mas ben saya cuma berdoa semoga sampeyan bisa ngrecokin Lorenzo tahun depan biar tragedy Rossi dirasakan olehnya xixixixi…..jahat.com
    @ Mercon
    Bledos mas sing pasti…mercon je 😆

  6. 6
    Farid21 says:

    wew,,tapi m1 dah cerai ma rossi karena pihak mertua(yamaha) membuat rossi sakit hati,, 🙁
    kenangan itu akan tetap diingat oleh M1 seumur hidupnya,,
    berkat rossi,m1 dari zero to hero,,
    berkat rossi,yamaha jadi dipandang,,
    sekarang malah punya lorenzo si sombong,kasihan ben spies,diacuhin waktu mo kasih selamat

  7. 7
    Legenda Rider says:

    @ Spies
    Masa sih stoner terjun bebas? bukannya dia masih runner up?
    yang terjun bebas tuh Hayden dari 1 ke 6
    trus paling parah kenny robert jr 1 ke 8

  8. 8
  9. 9
    Spies says:

    @iwanbanaran
    Doakan saja mas..biar itu si Lorenzo kagak belagu…
    Wkwkwk… 😀
    @legenda rider
    Thanks bro atas koreksinya… 🙂

  10. 10

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here