Motogp : Jadi tandem Lorenzo di Ducati, Andrea Dovizioso tegaskan ogah dijadikan pembalap kedua….waduh !

28
1

dovizioso_wdw

Bro dan sis sekalian…. walau Lorenzo akan datang dan bergabung di Ducati sebagai rider utama, ternyata Andrea Dovizioso menegaskan bahwa doi tidak mau jika disebut sebagai pembalap kedua. Konfirmasi ini tentu lumayan menarik karena seperti yang kita tahu secara status dipastikan Dovi tetap akan menjadi pembalap pendukung. Wah…..

Saat ditanya apakah Dovi siap menjadi rider kedua ditubuh Ducati, Dovi langsung menegaskan enggan disebut demikian. “Aku tidak mau. Jelas aku tidak akan menyetujui kontrak dengan kondisi tersebut. Tapi tidak bisa dibantah…memang ada beberapa hal yang berhubungan dengan investasi yang dilakukan oleh Ducati. Dan Lorenzo sangat diandalkan untuk 2 tahun kedepan. Ini akan menjadi hal yang sangat penting tidak hanya di dalam lintasan tapi juga untuk manajemen. Bagaimanapun aku merasa kondisi tersebut menjadi hal utama dan bukan menjadi sesuatu hal yang menggangguku….” seru Dovi. Saat ditanya apakah solusi terbaik atas statusnya sebagai rider kedua?….

Yang terpenting adalah aku akan selalu memberikan kemampuan terbaikku. Dan itu bukan beban bagiku. Jika punya stimulus dan kamu akan menunjukkan hasil penting di MotoGP, kamu punya kartu untuk bermain maka bakal ada satu hal kecil untuk diperhitungkan. Aku tidak kuatir dan tidak takut walaupun banyak orang berharap banyak padanya. Sisi positifnya aku akan hidup dengan beban yang lebih sedikit dibandingkan dia (Lorenzo). Menganalisa secara prospek hal itu bagus buatku. Sebelum aku memutuskan tetap bersama Ducati, aku merasa tenang….“tutup Andrea Dovizioso seakan berusaha menghibur diri….

Dari apa yang dituturkan Dovizioso…..bisa kita tangkap sebagai Rider tentu dia keberatan jika harus disebut sebagai pembalap kedua. Walau pada kenyataan dilapangan nanti demikian. Namun menurutnya selama ini Ducati tidak pernah mengatakan hal tersebut. Artinya dalam kontrak sekalipun sepertinya tim merah tidak pernah menyebut Andrea Dovizioso hanya berstatus sebagai rider kedua. Sisi positifnya beban yang disandang Dovi lebih kecil dibandingkan Lorenzo….

Last…Dovi memang langsung menjadi pembalap utama diatas mesin Desmo pasca Rossi meninggalkan Ducati. Saat tandem dengan Iannone sekalipun Ducati tidak menomorkan duakan salah satu rider. So ketika Jorge gabung pasti semua berubah. Kondisi yang sebenarnya membuat Dovi kurang nyaman. Tapi ketika doi memutuskan tetap bersama tim Bologna….praktis Dovi sadar betul dengan resiko yang ditanggung. Menjadi rider kedua dibawah bayang-bayang Jorge Lorenzo. Wiss…nrimo wae cak. Ora usah dipikir sing penting puntir gas….iyo ora :mrgreen: …..(iwb)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

28 COMMENTS

    • Iya bro…..Dani terlalu kalem,kurang agresif.
      Tapi saya harap Dani tahun depan juara.
      #Amin

    • dani bisa jurdun musim ini / musim depan / selama di motogp….
      panigale & Z800 punya kita ouwlang ambil wat lu waaa…

      hehe ngimpi kok berlebihan… mirizzz

  1. Lagian ngopo kok di bahas… Biarpun di nomor 93 nyatanya dua tahun jd no1.. Apalagi cuma no2 ..jd intinya no berapapun boleh juara kan??
    Kebiasaan penyuka team order ya begini… Di bahassss

    • sintingg bukan nomer pembalapnya yang dibahas.. maksudnya rider kedua di ducati (ga terlalu diharapkan menang) nomer dovi kan 04

  2. klo dovi bisa terus bersaing di barisan depan ya okelah.
    sejauh ini duo ducati masih sulit di depan.kecuali di sirkuit2 tertentu.
    pilihan ducati hanya ada di pembalapnya saja. siapa yang bisa bawa ducati.

    • rider utama lbh diprioritaskan dlm hal developmen, update, input rider / istilahnya lbh diistimewakan drpd rider ke 2…!

      begitu kira²

  3. Ambil hikmahnya aja lah..
    Seenggaknya msh bs balapan di ducati 2 tahun kedpn itu udh bgs drpd kyk nasibnya Aleix yg terkatung” cari kerjasama ama Tim lain yg smpe skrg blm fix dpt kontraknya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here