Menyoroti nasib Ninja150 two stroke ditengah ancaman Euro 3…..

164
6

Bro dan sis sekalian…..pemberlakuan standar Euro 3 tinggal sejengkal lagi. Seperti yang kita tahu, pemerintah akan merilis peraturan pengaturan gas buang mengikuti standart Euro 3 per Agustus 2013. Regulasi yang akan memaksa seluruh pabrikan mengatur pembakaran sesempurna mungkin. So…tidak heran, produk yang dirilis sekarang memang dipersiapkan untuk menyambut era baru. Honda, Yamaha, Suzuki serta Kawasaki. Konversi pengabut bahan bakar dari karbu ke injeksi sudah dilakukan. Yang menarik adalah…..keberadaan Ninja 150 2 tak. Gimana nasibnya nanti??….460x140AHM Oil

Apakah sih sebenarnya Euro 3?. IWB yakin banyak dari kita masih awam dengan arti Euro3. Simpelnya…Euro 3 adalah regulasi pengaturan ambang batas gas buang yang membuat tunggangan kita semakin kecil memberikan dampak buruk terhadap lingkungan. Emisi gas buang terkontrol maka polusi juga semakin bisa ditekan. Untuk Euro 3….nilai yang dipatok antara motor gede (150cc keatas) beda dengan kecil (dibawah 150cc). Semakin besar kubikasi tunggangan….maka tingkat toleransi juga diperkendor khususnya untuk hidrokarbon (HC). So, jika dijabarkan detil….

Kubikasi 150cc kebawah mengandung 2 gram/km CO (karbon monooksida), 0,8 gram/km HC (hidrokarbon), dan 0,15 gram/km NOx (Nitrogen Oksida). KM dibelakang gram artinya kilometer. So…setiap kilometer yang dilalui, emisi gas buang motor tidak diperbolehkan melewati angka-angka yang disebutkan. Sementara….untuk kuda besi 150cc keatas hanya beda pada pengukuran Hidrokarbon (NOx) yang mencapai 0,15gram/kilometer. Nah…untuk produk-produk yang sudah sudah siap dengan regulasi diatas cukup banyak. Namun semua yang beredar sekarang masih menganut standart Euro 2. Seperti Honda Verza150, CBR series, Vario125, Kawasaki Ninja 250, Yamaha Vixion dan produk lain….

Rata-rata semua produk tersebut sudah siap naik keEuro 3. Seperti Honda….dari basis engine dan semua komponen telah mendukung untuk itu.  Begitu juga Yamaha….berkiblat pada Thailand, seluruh produk injeksi yang berada diIndonesia memang sudah ready to go Euro 3. Dari info yang IWB terima….tinggal ganti knalpot dengan catalyzer yang lebih ketat, beres. Terus gimana Suzuki?. Atau Kawasaki?. IWB pikir tidak ada masalah selama engine yang dianut 4 tak dengan spek injeksi. Lho…apakah artinya karbu tidak lolos?. Jika mengutip beberapa sumber sebenarnya tetap memungkinkan. Namun biaya yang dikeluarkan malah mahal karena makin banyak komponen yang dibutuhkan untuk meraih ambang batas Euro3. So..injeksi dipandang lebih murah dibanding memaksakan diri menggunakan karburator….

Nah…pertanyaan kita sekarang mengarah ke engine 2 tak seperti Ninja150…piye nasibnya nanti?. Apakah akan tetap diproduksi?. Atau discontinue?. Selama ini sang ninin lolos Euro 2 berkat sistem SKIPS plus perpaduan catalyz converter pada knalpot sang kuda besi. Namun dengan makin ketatnya angka emisi gas buang yang dipatok…Kawasaki kudu bekerja keras memenuhi syarat tersebut. Sebuah usaha yang akan menguras dana dan tenaga. Mengingat tipe mesin 2 stroke memang lebih susah dibanding 4 stroke. Opsi awal, kemungkinan mereka akan tetap bermain komponen knalpot. Praktis…harga Ninja pasti juga akan ikut terkerek. Sebab banderol muffler dilengkapi Catalyzer level Euro2 saja sudah cukup mahal….berkisar 1-1,3jutaan rupiah.. Padahal…manuver tersebut belum tentu mampu membuat Ninja 150 lolos dari angka yang dicanangkan….

Last...Kawasaki sedang dihadapkan pada posisi sulit menyikapi masalah Euro 3 terhadap produk 2tak mereka. Disatu sisi Ninja 2 tak laris manis tanjung kimpul…namun dibelahan lain, regulasi akan memaksa mereka berpikir ulang mempertahankan eksistensi sang 2 tak. Semua tergantung pemerintah. Jika tegas tidak pandang bulu…..mungkin akan susah bagi Ninja 2 tak survive. Kecuali ada fleksibitas disana. Toh sejauh ini….RX-King serta beberapa motor 2tak lain juga tetap bebas melenggang dijalalanan kendati secara official kita mematok regulasi Euro 2. Entahlah…apa yang akan dilakukan Kawasaki. hanya saja…berkaca dari info tahun lalu, Kawasaki menyatakan bahwa Ninja150 akan tetap diproduksi hingga tahun 2014. Masa dimana geng ijo sudah menyiapkan pengganti sang Ninin??. Mungkin. Kita tunggu saja brosis…….(iwb)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

164 COMMENTS

  1. smoga bebas polusi n gak ngebul lg..
    jgn ky smalem udara ngebul gra2 asap kebakaran pasar cisalak.. 😀

  2. Peraturan gak jelas n gak ngefek,mau dksh senalpot catalyzer ujung2nya jg dlpas dgnti senalpot racing,trus gmana jg dngn nasib para betor yg mayoritas pke mtor 2tak?

  3. waduhh…padahal rencananya pengen ambil ninja 150 ss thn awal thn dpn….krn kepincut sama ilmu legendaris “jambakan syaiton” yg tdk dimiliki para pendekar di persilatan manapun.
    kena racun lék iwan nunggang ninja merahnya silgun&om yudha depp dgn ritual nge-kips nya
    :mrgreen:

    #moga2 blm di discontinue……

  4. Oot
    maaf mas mau nanya kok ninja 250 kebanyakan lampunya yang nyala cuma 1…
    Apa emang dari sononya apakah krena mati sebelah?
    Maaf atas ketidak tahuan saya…
    Trims

  5. ra produksi po arep di obong dealer e…..
    jane pemerintah urusi sik, kendaraan umum, karo trek sind do ngebul.. lagi nerepke euro3.
    euro, euro 2 e rung kelakon..

  6. diluar negri malah tiap 5 tahun kendaraannya didaur ulang…krn masyarakatnya sadar,kendaraan itu benda mati,jd kl dibiarkan makin banyak,bumi makin sempit…harusnya disini jg kaya gtu..jgn dibodihi sj….setuju kl kendaraan smua euro3….baik roda2-10

  7. Ganti cbr 250 yg katanya jambakan kaya ninja 2 tak, udh ga jaman lagi motor kenceng murah.
    2 tak bisa aja dibuat lolos euro 3 cuma resiko harga tembus 40jt, pemuja ninja 2 tak bikin petisi ke kawasaki akan beli ninja 2tak walau harga jadi 42jt. Pasti project 2tak dilanjutkan.
    mau????

  8. 25. Alah yaben – Mei 31, 2013

    Oot
    maaf mas mau nanya kok ninja 250 kebanyakan lampunya yang nyala cuma 1…
    Apa emang dari sononya apakah krena mati sebelah?
    Maaf atas ketidak tahuan saya…
    Trims
    =====================================

    Lampu dekatnya memang hanya 1 yang menyala, kalau dinyalakan lampu jauhnya, baru kedua2nya menyala……. Bisa aja sih menyalakan keduanya, tapi teori makin boros aki dan bensin akan tercapai hehehe…sayang lah.

  9. pemerintah ngemeng doang , liat noh metro kini, motor fogging dan angkot ngebul tetep berkeliaran bebas . apanya mau go green

  10. Seperti RS125 kan juga 2tak tapi bisa lolos euro3, maksud saya barangkali masih bisa di buat yg benar2 lolos uji euro3 kenapa nggak? Misalkan harga naik 20% atau 50% saya kira masih bisa di terima oleh pecinta kecepatan, inti nya 2tak punya penggemar yg susah di gantikan oleh 4tak.

  11. siapin aja duit kalau mau motor kencang. Jangan terlalu terpaku sm 2 tak itu kencang,seakan akan yg 4 tak g ada apa apanya di bandingin sm yg 2 tak.

  12. tenang aja kang iwan,,,,
    peraturan di buat untuk di langgar kok,,, 😆

    *liat aja fakta yang ada di halaman,, eh,, lapangan,,, 😆

    jadi,,, sampe lewat taon 2014 juga akan masih banyak mongtor 2 tak sliweran,,,,

  13. @ 18. nubi
    Sparepart produk discontinue policy umumnya 10 tahun pasca produk distop mzbro. Jadi harusnya tetap diproduksi hingga 10 tahun mendatang
    @ 25. Alah yaben
    Sudah dijawab kan mzbro. Jadi bukannya karena bohlam putus lho ya hehehe
    @ 27. ardi bogel
    Ini masalahnya bro. Pemerintah memberlakukan standart ganda untuk regulasi emisi gas buang. Halal untuk angkot namun haram buat produksi kendaraan non umum….
    @ 43. ninja lover
    Masukan bagus, semoga dijadikan pertimbangan petinggi Kawasaki…

    Administrator

Comments are closed.