First impression mencicipi Suzuki Inazuma…..mesin minim vibrasi!

201
9

Siapa nggak demen sukses mencicipi Suzuki Inazuma. Motor dua slilinder yang baru saja dirilis oleh SIS beberapa pekan lalu. Kendati rute testing sangat pendek (pelataran parkir JCC) tidak menggambarkan kondisi jalalanan sesungguhnya, setidaknya IWB bisa mendapatkan “feel” power serta reaksi keampuhan hadling Inazuma. Penasaran? lanjut mzbro……

Inazuma…..impresi pertama duduk dimotor ini, widihhh gede bener joknya. Posisi badan juga santai khas motor turing. Mulai dari stang yang menjulang, panel speedo yang lapang serta jepitan paha begitu sempurna jepit kontur tanki yang diatur sedemikian rupa. Nyaman tenan. Membayangkan turing ngacir ke Jawa Timur nunggang Inazuma….iso melek merem ki :mrgreen: (lebay.com). Ok, tidak sudi terlena ngurusi ergonomi riding….kontak diputar keposisi ON, mesin distarter. Kesan pertama….byuh, kasar tenan. Sound yang menyembur dari knalpot termasuk halus membuat suara pararel engine yang kasar lebih mendominasi. Apakah karena sebelumnya ngetes new Vixy yah jadi mendengarkan dentuman seher Inazuma berisik banget?…bisa jadi sebab single silinder memang lebih senyap ketimbang dobel silinder. Apalagi Inazuma mempunyai kubikasi besar (250cc). Anyway….posisi kendaraan yang membelakangi trek, membuat IWB bermaksud memundurkan kendaraan dengan kaki. Byuhhh…jebule abot tenan euy!!

Motor susah bergeser. IWB lupa berat kosong motor ini mencapai 182kg. Wis…jian kayak banteng rimba. Kaki menghentakpun….sikuda besi hanya mlengos geser sedikit. Asem tenan….isin rek. Sambil cengar-cengir IWB terpaksa turun narik si jaran wesi menggunakan tangan kanan (megang grip belakang). Sukses membenahi posisi….duduk kembali dan disinilah IWB mulai mencoba jalan. Tarik tuas kopling (empuk bro)…..masuk gigi satu. Nah, ini dia…untuk gigi satu perpindahan lumayan keras. Langsung membuka gas pelan-pelan…..engine smooth tidak garang. RPM nyantol disekitar 2000RPM gear satu, motor mulai melaju. Weh….badan segede dan seberat king kong hilang tidak berbekas brosis. Inazuma serasa ringan namun antep. Setelah berbelok di cone pertama, menerjang balok kayu buatan….motor ini hanya terguncang sedikit. Juozzz tenan suspensinya. Dibekali peredam kejut Showa, ban depan 110/80-17 belakang 140/70-17….kemampuan Inazuma 250 melibas jalanan bergelombang diatas rata-rata…..

Tidak puas merasakan mesin di low RPM, IWB coba menggantung sedikit di middle RPM. Raungan langsung beda…semburan tenaga pararel engine seperti dibangunkan dari tidurnya. Wihhh…..maknyozz bro. Badan gede dengan gampang ditarik engine SOHC twin 250cc bertenaga 24ps@8.500RPM torque 22NM@6500RPM. Disinilah IWB makin terkesima. Sensasi yang ditawarkan oleh Inazuma ketika mesin meraung malah sebaliknya. Maksude? makin teriak vibrasi makin minim. Getaran nyaris tidak dirasakan pada stang ataupun foot step. Dan sebagai informasi…..walau mempunyai sudut rake lumayan panjang (1.430mm), Inazuma tetap gampang ditekuk kiri kanan. Overall…..puasss!!

Last...sayang IWB hanya bisa mencicipi sekilas alias “sak dulit” seperti yang lalu-lalu. Rute test ride pelataran parkir Senayan menyisakan rasa penasaran akan kemampuan real sikuda besi. So kalau sampeyan nanya accelerasi pergigi hingga red line, atau top speed…..IWB hanya bisa doweh, dlongop dan mlongo. Lawong ora iso jawab :mrgreen: . Namun…..dengan impresi sekilas tersebut, berdasarkan feel yang IWB rasakan…..Inazuma 250 memang layak untuk dipertimbangkan. Mesin halus, powerfull, handling mantep serta ergonomi riding begitu nyaman. Cocok buat mzbro yang mendambakan turing bike mumpuni. Kalau cewek?. IWB tidak merekomendasikan. Soalnya abot tenan sis bobote. Iso penyet kerubuhan wedine :mrgreen: …….(iwb)

Spesifikasi Suzuki Inazuma 250

Panjang keseluruhan 2,145 mm
Lebar keseluruhan 760 mm
Tinggi keseluruhan 1,075 mm
Jarak roda 1,430 mm
Jarak terendah dari tanah 165 mm
Tinggi jok 780 mm
Berat motor 182 kg
Tipe mesin 4 langkah,2 silinder, pendingin cair, SOHC
Diameter silinder x Langkah piston 53,5 mm x 55,2 mm
Kapasitas silinder 248 cm3
Rasio perbandingan 11,5 : 1
Sistem bahan bakar Fuel Injection
Sistem starter Listrik
Sistem pelumas Wet sump
Transmisi 6-speed constant mesh
Rasio pengurangan utama 3.238 ( 68 / 21 )
Rasio pengurangan akhir 3.285 ( 46 / 14 )
Suspensi Depan Teleskopik, per ulir, peredam oli
Suspensi Belakang Lengan ayun, per ulir, peredam oli
Rake / Trail 26u / 105 mm
Rem Depan Cakram
Rem Belakang Cakram
Ban Depan 110/80-17M/C 57H
Ban Belakang 140/70-17M/C 66H
Sistem starter Elektrik, full transistor
Kapasitas tangki bensin 13.3 L
Kapasitas oli (overhaul) 2.4 L
About these ads

201 COMMENTS

  1. Weh….badan segede dan seberat king kong hilang tidak berbekas brosis
    ———————————————————————————–
    Mas IWB emang pernah gendong Kingkong πŸ™‚

  2. Jozz..enak e dadi bloger ternama,tiap mtor udah pernah di cicipi smua,wah ternyata mtor2 yg udah beredar itu sisanya bloger smua,tinggal kita di suruh ngabisin..
    *emangnya makanan.

  3. wahh.. minum pertamax….tp keknya gak cocok buat idn yg rata2 jalanan macet, bisa dibayangin bawa mesin 182 kg.., pake tigy yg 138kg ato scorpy yg 142kg aja udah mentok beratnya.., buat puter balik dijamin ngoyo tenan, macet apalagi
    tp keknya enak ni kalo dibawa di jln gede yg gak rame, tp dmn ??

  4. pengen siih…

    penyampaian artikelnya artikelnya lucu semoga para sales damai ga ada perang πŸ˜‰ piss ah.

  5. SOHC ya mas?????
    Wah bisa2 dicela nih mongtor
    Δ¦Δ›ΖΉ…….Δ§Δ›ΖΉ…….Δ§Δ›ΖΉ…….Δ§Δ›ΖΉ…….

  6. kok fansboy tuyul gak ada yg koar-koar ini motor juga tanpa kick starter ya?? πŸ˜€
    yg ngerasa tuyul alay silakan mendeskreditkan semua motor tanpa kick starter biar nanti gue injek kaya kick starter

  7. fbh koplak kira2 akan brkata apa y sama inazuma yg sama dg new vixion yang keren
    sohc & tanpa kick starter

  8. Sensasi yang ditawarkan oleh Inazuma ketika mesin meraung malah sebaliknya. Maksude? makin teriak vibrasi makin minim. Getaran nyaris tidak dirasakan pada stang ataupun foot step.
    ——————————————————————————-
    ciri khas suzuki kekx mas iwan…
    tornado gs ane juga gitu kalo di rpm rendah n speed rendah cenderung geter. masuk ke 70-80-90kpj geter mulai hilang. masuk 100 anteng… masuk 125kpj mesin meraung, mesin gak terlalu geter tapi body melayang2… masuk 135kpj melayang2 bodynya… kena angin dari depan ban depan serasa ngangkat…

    :mrgreen:

    kalo yang sebelahnya, di rpm bawah n speed bawah gak geter. masuk menengah mulai geter… masuk rpm atas n speed ke 100 mesin langsung geter n meraung2 minta turun speed n rpm…

    πŸ˜†

Comments are closed.