Woww….TVS India diam-diam akan gandeng BMW!!…

63
12

Kabar mengejutkan datang dari Bikeadvice seperti dilansir oleh Bussines line, bahwa TVS India sedang menjajaki untuk menggandeng automotif manufacture kondang asal Jerman…BMW Motorrad. Perusahaan yang terkenal dengan motor Superbike S1000RR diincar oleh TVS. Hhmm…nggak mau kalah dengan Bajaj nih. Mantep!!!….

TVS saat ini memang dalam kondisi sulit. Market share terus melorot disalip HMSI (Honda)….menuntut inovasi dan gebrakan serius untuk recovering. Ditambah geliat Bajaj serta Hero Motocorps yang masing-masing sudah selangkah lebih maju. Seperti yang kita tahu KTM merupakan back bone teknologi dari produk Bajaj Pulsar 200NS. Sementara itu….setelah gagal mendekati Ducati, Hero juga berancang-ancang akan mendekati Erik Buell Racing (EBR), kendati saat ini belum terealisasi. Terus piye dengan TVS??….

Setelah lepas dari Suzuki pada tahun 2001, pabrikan kuda berlari hanya berjalan sendiri tanpa campur tangan pihak asing. Berdikari untuk inovasi ternyata bergerak lambat. Butuh sesuatu yang fresh dan up to date. Mulai dari desain ataupun teknologi. Makin banyak kepala makin bagus. Apalagi jika urun rembuk dilakukan dari daratan Eropa yang sudah tidak diragukan taste-nya dibanding internal India. Sayang, untuk masalah alih teknologi, pihak TVS masih enggan memberikan komentar secara gamblang…

” We are in discussions with BMW for a tie-up, but at this point I can’t reveal more details. However, equity sale is not being considered,”

– Venu Srinivasan/TVS India-

Hhhmm…main rahasia nih :mrgreen: . Kerjasama bisnis keduanya memang masih dalam tahap penggodokan. Akan seperti apa jalan yang diinginkan belum mendapatkan titik temu. Tapi seperti yang dikatakan Bikeadvice dalam penggalan artikelnya…

” Will this tie up end up in making TVS come up with higher displacement bikes. The market is open and now that they’ve the desired tech support too flowing all the way from Germany.”

– BikeAdvice-

Yup…bisa jadi dengan masuknya pabrikan Jerman ditubuh TVS mampu merubah arah strategi serta cangkok teknologi dari BMW Motorrad ke TVS. Artinya….kemungkinan biker tanah air mencicipi sempalan kuda besi kolaborasi racikan India-Jerman jadi terbuka lebar seperti Bajaj-KTM terhadap Pulsar 200NS. Karena dari pengalaman….manuver TVS mirip dengan si-Blue tooth yakni ekspansi market tanpa pilih-pilih. Suatu produk ada diIndia, tidak lama Indonesia mendapatkan giliran. Dan ini sudah kita rasakan atas kedatangan New TVS APache RTR 180 2012. TVS menggandeng BMW?? gimana menurut brosis semua….(iwb)

Advertisements
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

63 COMMENTS

  1. Heran, gebrakan TVS di sini nampaknya tidak seheboh Bajaj, apakah kualitas motornya emang seperti itu (di bawah pulsar) sehingga di sini lebih banyak pulsar owner ketimbang TVS owner ?

  2. Sama sekali ga tertarik sama produk dan orang2nya CHAIYA – CHAIYA…India itu tidak Lebih baik dari indonesia, Negaranya Tergolong Negara Kismin..Tapi Yang Ane ga ngerti ko mereka bisa gitu export motor kesini,,ayo anak negeri jangan mau kalah sama negara2 yang notabene tergolong negara yang sederajat dengan indonesia”

  3. Coba Bro Iwan kita urung rempug untuk menciptakan motor nasional yang benar2 bikin bangga bangsa sendiri, masalah desain motor kita bikin polling2 an aja, pasti kita bisa

  4. Siapa tahu ada versi 200 cc nya FGS kayak punyenya oom Jefry Polnaja …wah dual purpose…value for money …cocok buat ngangkut berassss daripada scopy 12 inci 🙂 peace ah….

  5. @andara
    Sama sekali ga tertarik sama produk dan orang2nya CHAIYA – CHAIYA…India itu tidak Lebih baik dari indonesia, Negaranya Tergolong Negara Kismin..Tapi Yang Ane ga ngerti ko mereka bisa gitu export motor kesini,,ayo anak negeri jangan mau kalah sama negara2 yang notabene tergolong negara yang sederajat dengan indonesia”
    ____________________________________________________

    mereka miskin tetapi pakai otak, dari pada kaya berpikir pakai dengkul…………..

  6. Kapan Indonesia ni punya Motor sendiri ya (Yang Mampu Bersaing)… masak mau kalah sama India… ayo maju Indonesia tercinta…

  7. Wuih….
    Bagus itu,, BMW gitu loh…
    Tau ndiri tu BMW punya kualitas yg superior,, bahan baku motornye kualitas super tinggi semua.
    Bkal mang tab nih kalo jadi..

  8. woooowwwwhh…woooowwwhhhh…. Kabarrrr gembiraaa nueehh maassss… d jamin lebihh yuahuudd dari bajaj.. Apalagi dealer tvs sdh ad d kota ane (kalimantan).. Klo bajaj oraono.! Ane tungguien lho tvs-bmw a….!!!

  9. motor apa becak itu yg dijejer
    hmmmmm, hati berkecamuk hebat saat liat pict yg pertama,.. andeca..andeci andai ane memiliki…(turon sik ro mbayangke) “maklum org indo”

  10. semoga saja kawin silang bmw-tvs menghasilkn s250rr (anaks1000rr) :mrgreen: ngarep.com
    #klo soal motnas ane lbh pilih pasrah aja deh.. soale ane 1 org yg gk akn bisa berbuat apa” utk itu,cumn bisa bantu do’a ajh.

  11. Bang Iwan mohon diteruskan ke pihak terkait. Tadi saya servis motor Honda Vario 125 di AHASS 8755 Sukomoro Nganjuk Jawa Timur. Honda Vario 125 saya didiagnosa ada kerusakan mesin. Karena AHASS 8755 adalah AHASS yg tidak memungkinkan untuk klaim garansi, saya disarankan ke AHASS tempat saya beli kendaraan. Karena hari telah sore lewat jam 4 saya belum merujuk ke AHASS tempat saya beli kendaraan. Saya kecewa, saya beli kendaraan baru untuk operasional sehari2 saya dan tidak ada kendaraan lain. Jika kendaraan saya harus servis untuk diganti part yang rusak dan harus menginap saya mohon solusinya. Karena saya beli baru dengan harapan kendaraan normal dan menjadi tulang punggung operasional usaha saya. Nomer Rangka.MH1JFC118CK003999. No Mesin.JFC1E1004109. AG 4567 XD. NO KTP.3518130809820004 atas nama saya Dwi Maharianto. Terima kasih banyak, mohon segera dicari solusi terbaiknya demi nama Honda kebanggaan saya. Terima kasih banyak Bang Iwan, semoga tambah ramai blog nya.

  12. ktm duke 20 juta diindihe
    disini 65 juta

    tvs joinan bmw mau dijual brpa di indonesia??

    motor indihe join eropah jualan merk doang …
    kayak beli barang kw3 harga ori

    TERLALU

    • @ grandvblog
      Kayaknya kurang fokus bro…
      @ andara
      Wah, klau desain saya yakin bro2 kita lebih mantep bro
      @ redribbon
      Walah…bener bro, kebolak :p ✗í✗í✗í :p ✗í✗í✗í :p ✗í✗í✗í :p
      @ dwi maharianto
      Saya yakin keluhan sampeyan dibaca oleh pihak terkait bro. Tapi akan tetap saya teruskan keAHM. Ditunggu ya. Btw boleh dikirim nomer HP sampeyan keemail saya.tq
      @ doni
      Semua tergantung bendera mereknya bro. Untuk kasus KTM Duke karena produk ikut bendera KTM. Makanya banderol juga premium….

      Administrator
  13. @12, soalnya disini orang”nya kaya lo, doyannya ngeritik doang, selalu ingin lebih tp gk mw ngeluarin uang lebih, pilih”, otaknya udah tercemar sm brand, gengsi nomor 1, biar beli hasil minjem sana sini yg penting gaya, tuh orang indo makanya negara ini paling gampang dijadiin target pemasaran sm org luar n produk dalem negeri sendiri mati gara” orang”nya ky gitu, lebih percaya merk ketimbang hal lainnya.

  14. Mantab TVS… klo gagal sama BMW, coba ajuin kerjasama sama Mercedes, atau klo gak sama Audi, klo bisa sama Lamborghini sekalian… nanti motornya gak cuma standing lagi, bisa terbang sekalian.. hehehe.. becanda.. peace ah.. makin mantab aja dunia otomotif sekarang, pilihan makin banyak, yg milih makin bingung, ditambah ora due uang e, makin mumet.. hehe.. (curcol)

  15. @ dwi maharianto
    kerusakan nya apa bro?? tolong di share,,,
    scara aq pake vt125 selama 3 bulan ini gak ada kendala,,,
    punyaku AG 6036 BS, serpis rutin di Ahass Pelita, Mojoroto, Kediri.

  16. To be fair, di antara big three pabrikan R2 India, TVS masih lebih advanced R&D internalnya dibanding Hero motor, cma kalah dari Bajaj yg sejak awal mmg lebih “mandiri” dlm hal pengembangan produknya. Faktanya, walaupun udah cerai dari Honda, Hero motor masih me”rebadge” bbrapa produk HMSI dgn sedikit perubahan bodi/striping.

    Ini langkah yg sangat bagus dari TVS, jauh lebih baik dibanding nekat investasi pabrik di Indonesia padahal return nya belum bagus, krn konsumen Indonesia yg mayoritas masih terjajah mentalnya sama produk MoPang. Gara2 invest d Indonesia, R&D + kerja sama internasional jd terhambat, yg berakibat disalip Bajaj dgn generasi terbaru Pulsar nya, hasil kolaborasi dgn KTM.

    Industri R2 India udah KAPOK kerja sama dgn industri big three MoPang (Honda, Yamaha, Suzuki) krn mrk jg fokus di kelas menengah ke bawah, shg “mengkebiri” partner2 India nya -terutama utk akses ke pasar Internasional. Cuma Bajaj yg kerja sama dgn Kawasaki bisa awet krn Kawasaki lebih fokus ke pasar menengah ke atas, ga tabrakan sm segmen yg hendak dikuasai oleh partner Indihe nya.

  17. Buat yg lain, JANGAN BERMIMPI Indonesia bisa punya merk Nasional yg berkembang & jaya, selama MENTAL sbg konsumennya masih terbuai & terjajah dgn IDIOM2 layanan 3S yg sempurna, kualitas MoPang yg mahadewa, dan nilai jual kembali yg tinggi dr merk2 yg established.

    Negara2 yg sukses mengembangkan merk Nasional spt India, China, dan Korea Selatan, itu semua krn konsumennya punya rasa NASIONALISME yg tinggi, di mana mereka mau menerima konsekuensi layanan 3S & kualitas produk yg awalnya masih KALAH dibanding merk Jepun, jg harga jual kembali yg jeblok, krn mmg TIDAK MUNGKIN ada bayi baru lahir sudah harus bisa berlari kencang spt merk2 Jepun yg udah puluhan tahun berurat berakar di percaturan otomotif dunia.

    Ga gampang mas bro sis mbak utk jadi tuan rumah d negeri sendiri, karena KUNCI UTAMA nya adalah anda2 sendiri, konsumen nasional, yg harus memutuskan apakah ingin tetap terjajah atau mencoba memiliki “mindset” yg baru, siap berkorban demi kepentingan yg lebih besar d masa depan.

  18. Gunawanspurs; Ente smart! ….India emang ga ada matinye…..Biar kata orang sono keliatan dekil2, secara total tentang India itu hebat! Kata siapa miskin…??? Mereka punya industri otomotif roda empat; Tata Motors,Mahindra Motors,Maruti Motors,….Roda dua; Bajaj,TVS,Malika,Hero,…….Coba dimana miskinnya india…??? Blm lagi kalo mau OOT ngomongin industri dari india yg lain….banyak!! Patut dicontoh….!

  19. Intinya klo memang ternyata gak mampu untuk saling menyaingi ya berteman aja.
    Mungkin dengan hal ini akan jd lebih baik untuk kedua belah pihak.
    Moga aja TVS India akur2 ja sm si BMW..

  20. well ,apapun bs terjadi. klo tvs berniat bgt menggandeng pabrikan besar dunia psti bs terjalin..

    mantab, mbayangin TVS apache ada gen BMW nya..

  21. Bajaj gapunya pabrik disini,akhirnya bajaj tutup di indonesia.pemasaran lewat kawasaki..so bajaj ga lebih baik dr tvs.yg bilang motormya gaenak,karena belom pernah coba TVS aja&gangerti otomotif

Leave a Reply