jump to navigation

Bingung dengan oktan bensin untuk tunggangan?? monggo diintip…. January 8, 2012

Posted by iwanbanaran in : Serba serbi , trackback

Kalau IWB perhatikan, sejauh ini masih ada saja pertanyaan mampir kewarung menanyakan tentang asupan bensin yang cocok untuk motor tercinta. Maklum mzbro, kompresi engine saat ini bervariasi dan cenderung makin naik agar mendapatkan pembakaran efisien tanpa mengorbankan performa…

Sebenarnya apa sih ruginya kalau kita kekeh menggunakan nilai oktan yang tidak sesuai kompresi. Dalam pemakaian pendek mungkin mesin tidak akan serta merta menjadi rusak atau bobrok. Paling hanya performa yang ngedrop alias tarikan berat. Kemudian….ada beberapa kasus, tunggangan jadi ngelitik atau terjadi detonasi. Kerugian tidak akan langsung kita rasakan. Makanya jangan heran kalau ada biker berceloteh bahwa sejauh ini kendaraan baik-baik saja dijejalin Premium padahal motor merupakan kompresi tinggi. Tapi hasil akan kita dapatkan jauh setelah itu. Maksudnya?? Sampeyan semua sebenarnya tidak sadar bahwa dengan ngototnya suplai oktan yang tidak sesuai spek malah akan membuat biaya lebih membengkak. Kenapa?…..

Sebab penumpukan kerak dalam silinder akan datang dengan singkat. Mesin yang harusnya bisa tahan hingga 30.000km, bakal meminta lebih cepat bongkar mesin akibat kerak karbon yang terperangkap dalam blok silinder. Hal ini bisa diminimize dengan menyuplai bahan bakar sesuai dengan peruntukannya sebab proses pembakaran akan berjalan dengan bersih dan sempurna. Begitu pula emisi gas buang yang dihasilkan kendaraan….jika lebih rendah oktan yang diminta mesin, maka polusi hasil pembakaran meningkat drastis. Terus berapa sih nilai oktan yang cocok buat kendaraan kesayangan??…

Oke…IWB coba rekap segampang dan sesingkat mungkin mulai dai kompresi dan mana bensin yang cocok. Yang pertama adalah oktan bensin 88 atau yang biasa kita sebut Premium. Oktan dengan angka segitu hanya cocok untuk engine dengan kompresi 7:1 – 9:1. Bisa kita ambil contoh Honda Tiger, Megy lawas, Yamaha Mio dll. Kemudian diatasnya lagi adalah bensin Oktan 92 (Pertamax). Untuk oktan angka segitu….paling cocok digunakan untuk engine kompresi 9:1 – 10:1.  Bisa kita ambil contoh Yamaha Scorpio, Yamaha Byson, Honda New MegaPro, Bajaj Pulsar dsb. Sedang yang terakhir adalah nilai Oktan 95. Kenapa IWB sebut paling terakhir?? ini merupakan grade tertinggi yang ada pada produk Pertamina. Bensin yang biasa kita sebut sebagai pertamaxplus dianjurkan untuk mesin dengan kompresi 10:1 – 11:1. Siapa saja?? Vixion, CBR150R, Jupiter MX, Vario CBS dll…

Yup…itulah sekilas yang bisa IWb jelaskan tentang nilai kompresi engine dibanding oktan bensin. Semoga bisa menjadi panduan mzbro semua (ojo tekoq maneh lho yo :mrgreen: ).  Semua memang berpulang kepada kita semua sebagai owner. Dengan harga oktan 88 yang jauh lebih murah kadangkala memang memaksa kita untuk melupakan keberadaan Pertamax/plus. Ora nyalahno sih,…..lawong harganya beda dua kali  lipat je !!….(iwb)

Note: Foto courtesy vivanews

Comments»

1. ipanase - January 8, 2012
2. ipanase - January 8, 2012

tapi banyak loo,,FU pikson dan high kompresi lainya pake premium,,nggak sayang yachh,,..hmm

3. arif rakhman - January 8, 2012

^

mangkane nek sampeyan duwe siji, ojo melu2 ngisi premium yo, pake pertamax pan :lol:

4. redbullrider - January 8, 2012

dicampur ae..

5. arif rakhman - January 8, 2012

mana yang harus disalahkan terkait overkuota BBM bersubsidi?

- pabrikan yang bikin motor berkompresi tinggi (coba cek berapa terjual Vario series dan Xeon), atau

- para pemilik Vario series dan Xeon yang keukeuh ngisi dengan premium?

6. Rendi - January 8, 2012

selama masih adaa premium, susah buat pindah ke pertamax…
http://rendiiswanto.wordpress.com/2012/01/08/duke-200-siap-meluncur-24-januari-2012/

7. sruntull - January 8, 2012

Daya beli masyarakat untuk membeli pertamax masih kurang masbro.. masyarakat lebih memilih bensin yg murah meriah…

8. thole - January 8, 2012

DiASil Cylinder & Forged Piston, tidak masalah pake premium, kuat

9. Wahyu SKIPS - January 8, 2012

artikelnya buat saya mas ya ?
hahahahaha
makasih mas IWB .. :mrgreen:

10. embek - January 8, 2012

8. thole – Januari 8, 2012

DiASil Cylinder & Forged Piston, tidak masalah pake premium, kuat
====================================================
perlu bukti ini,,,,,,,

11. ardiantoyugo - January 8, 2012

orange juss tak kasih premium campur pertamax… :mrgreen:

12. Jet Aviation 1 fuel - January 8, 2012

Ngawur gk ada hubungannya diasil ama oktan..
Merk lain juga make tuh..cuma namanya aja beda..
Kemakan Iklan lebay diasil tuh

13. Dani - January 8, 2012

To Thole..Spek Mesin Kebanggan Anda memang Kuat Tapi dianjurkan sesuai kompresi……

14. sinbe - January 8, 2012

Old Blade ane si jeruk cocoknya premium donk. Hahaha… Apik apik apik.

15. sinbe - January 8, 2012

Kang iwan lo misal 1liter premium+1ltr pertamax apa octannya jd 90?

16. Louis aka CeLDam - January 8, 2012

Woii Thole nyales aja kerjaan lho..!!
Kuat dari Hongkong ya nak..??
Pikson SOHC sampah kw2 aja lho banggain segala. DOHC baru bangga Le thole sana suruh bossmu Eko GobLook riset mesin dohc!!!
Cuihhh…

17. mas wahyu - January 8, 2012

Yah,resiko yg tinggal di daerah

18. cafebiker - January 8, 2012
19. black devil - January 8, 2012

mesin kompresi tinggi kasi minum premium setelah umur 3th baru terasa efeknya..

20. raqezt - January 8, 2012

di daerah daerah pelosok mana ad pertamax, yg ad cm premium..

21. Bonsai Biker - January 8, 2012
22. safety rider - January 8, 2012

lah ninja berarti ga cocok di Indonesia don kang Iwan secara kompresinya 11,6 : 1. minum apa?
untung ga jadi beli ninja (padahal mmang ga mampu beli).

23. inue satrio - January 8, 2012

waduh vario ane…10.7 pertamak plus dunk……. pas harga masih beda tifis oklah pertamax/plus……tapi sekarang wedeeeeeeeuuuuuhhhh 2x lipat jeeeeeee

24. PENGUNJUNG WARUNG - January 8, 2012

mau nambahin mas bro. Versi yang saya baca.

Premium -> 7.0-9.5
Pertamax-> 9.5-11
Pertamax Plus -> 11-12

25. athleter - January 8, 2012

@iwb

Kalo athlete cocoknya ap mzbro??

26. valen - January 8, 2012

mas iwan klo mtr hrs’a pake pertamax tp ane slalu ngisi pertamax 10rb tambah premium smp penuh gmn mas?

27. milky bo a.k.a smoothy blue - January 8, 2012

beli premium kasih aja kapur barus…dijamin oktan mlonjak serasa pertamax…hehehe
tapi bl premiumnya udh dioplos ma solar trus gimana mzbro…?

28. hi hi hi - January 8, 2012

Setuju ama thole, mxku tak isi premium terus.
Harusnya pabrikan dg jelas nyebutin keharusan pake oktan brp di bukunya atau websitenya dan gak yakin juga pabrikan mau kampanye pake pertamax, bisa gak laku produknya.

29. viscodps - January 8, 2012

mas iwan, kalo make premium uda 1 thun. Trus tobat pake prtamax gmana? Apa mesin uda rusak dlu(walo blum kliatan)?

30. thole - January 8, 2012

@embek
tanya pemake Vixi/MX gen awal, yg KM nya udah diatas 50.000KM kebanyakan mereka pake premium

@Louis
ciri2 fanboi koplak, komen pake nafsu, otak lu kmn? wkwkwk

31. AFR - January 8, 2012

nganu mas timing pengapian jg b’pengaruh loh…
biasanya atpm disini dah mnytingnya biar bisa nenggak premium meski kompresi tinggi, alesannya sih krn distribusi pertamax yg blum merata …

32. AFR - January 8, 2012

biasanya anjuran atpm cm menyaranken bensin tanpa timbal tok ga menyebutken angka oktan, tp efeknya yg power yg ngedrop

33. semi - January 8, 2012

wah ada sales ngajarin sesat tuh xixixi

34. briptu - January 8, 2012

sales sesat = thole maksudnya ya?

35. briptu - January 8, 2012

kamplengi sisan :mrgreen:

36. dowey - January 8, 2012

motor premium isinya ya bensin premium…

betul…..?

37. Wahyu SKIPS - January 8, 2012

kalo komen di blog mbok ya sing kalem ngono lo .
ngene iki wong Indonesia, isoe engkel-engkelan tok .

Hormatilah pendapat orang lain. jangan mengejek dengan kata apalah, apalah ..

Koyok seng duwe BLOG iki lho enak.
Aku di gaweno artikel ..

hahahahahaha .. :mrgreen:

38. raider 99 - January 8, 2012

Pikson ane waktu di kasih pertamax plus malah mesin cpt panas. Skrg ma kasih pertamax aje biar aman.

39. ryo - January 8, 2012

hmm… tergantung si dompet ngomong apa… :)

40. Daris - January 8, 2012

di daerah ane cuma ada pertamax kaga ada pertamax plus, jadi terpaksa cuma isi pertamax

41. gogo - January 8, 2012

yups bener bangt, harus sesuai anjuran. solusi ringanya nyampur dah, premium ama pertamaxplus

42. napaled - January 8, 2012

mas iwan, gimana kalau motor 2 tak yang biasanya kompresinya rata2 lebih rendah dari motor 4 tak ? :D

43. masmondol - January 8, 2012

Penggunaan octane boster dapat meningkatkan nilai octan tp menyebabkan kerak pada mesin ngga yah? :?:

44. hi hi hi - January 8, 2012

iklan nmp, pake dispenser kuning, padahal kompresi 9,5:1

45. rony - January 8, 2012

kalo d desa gda pom yg jual pertamax mas,aplg pmax plus..nasib dah terpaksa mtor ksayangan minum premium

46. Indra V-Ixion Fighter - January 8, 2012

Lah nek di daerah Pinggiran piye kang, golek Pertamax yo rak ono.
Mung ono Premium…
Jane udu Biker yg di salahkan…
Pemerintah yang menyuplai bahan bakar jg… …
Cuma opini masbro…

47. vanz21fashion - January 8, 2012

hmm.. sedikit share, waktu masi pake mega pro primus biasa ngisi pake pertamax biru, sekali waktu pernah pake pertamax plus yang terjadi adalah engine terlampau panas saat posisi idle dan mesin sering mati di stopan. Secara teoritikal saya kurang mengerti knapa bisa begitu tapi secara result itu yg terjadi. Akhirnya kembali ke pertamax biru. *3 taun pake mega pro primus diisi pertamax biru no problemo (mengacu pada tulisan iwb mega pro lawas cocok diisi premium)

48. smartf41z - January 8, 2012

Kalau ninja kompresi 11.5:1 pake apa dunk? Di buku panduannya malah ditulis dapat menggunakan oktan 88. He3.

49. Haryudha Trengginas (@yudhaliciously) - January 8, 2012

Dari pertama keluar tahun 94 tigerku pakai Premix (bbm terbaik saat itu)..

Setelah muncul Premium TT, mulailah pakai Premium TT..

Dan tak lama berselang muncul Pertamax bersaudara, ya aku pakai Pertamax Plus..

Setelah beberapa lama pakai Pertamax plus, eh mesin berasa cepet banget panas..

Yaudah semenjak 2 tahun lalu pakai Shell Super Extra, enak irit dan ga cepet panas..

Efek lumayan oke, service bersihin karburator cukup setahun sekali..

Lha wong setiap kali dibuka karburator selalu bersih, duit emang ga pernah bohong..

Juga sejak pertama beli, baru 2x turun mesin, Ganti piston 2003 dan Juni 2011..

Stroke masih asli bawaan sampai sekarang, kalau part2 kecil macam klep, keteng dll udah beberapa kali ganti..

Hehehe.. :)

50. learningfromlives - January 8, 2012
51. Imam nurhadi - January 8, 2012

Hhmmzzz… Bngung jg rus pke bbm yg mna… Yg jels seh kebijakn pmerintah’y dlu hrus d beresin.. Jika premium dgn pertamax cuma beda’y 1000 atau 1500 msh wajar lah pst smua msyarakat akan memilih pertamax.. Tp ini nyata’y hrga pertamax 2x lipat..

52. kmpk - January 8, 2012

kalo kau untuk pemakaian dalam kota pakai premium, tapi untuk luar kota seringnya pakai pertamax, atau pertamax plus. Kalau pake pertamax untuk harian, bisa tekor.

53. faisal - January 8, 2012

Wah jadi ane selama ini salah pake bensin om iwan , motor ane tiger , selama ini ane pake pertamax , bukan karena buat gaya atau kencang karena ane menghindari tangki karatan , tapi setelah ane tanya dan ane timbang2 om , ane mau pake premium , makasijh om iwan atas penjelasan diatas :)

54. kun4m - January 8, 2012

beli motor mahal puluah juta aj bisa, mosok tuku pertamax sing g sampek 10ewu/L g iso piye to……..

55. Kitaro - January 8, 2012

mas iwan…

itu perbandingan kompresinya cuma berlaku untuk motor 4 tak ya ??
kalau untuk motor 2 tak, apakah perhitungannya beda lagi ??

ada yang bisa menjelaskan ??

56. stonecold - January 8, 2012

@54
Ente ngomong BELAGU SOK

57. stonecold - January 8, 2012

@55
hitungannya sama aja boss. Tapi sebenarnya tidak usah bingung soal kompresi, ente isi premium juga gapapa. Kalau soal bikin mesin rusak sepertinya lebih ke cara ”mengendarai kendaraan anda” dan yang paling penting RUTIN GANTI OLI MESIN jangan sampai telat. Tabloid motorplus pernah ngulas juga soal kompresi. mesin yg tinggi aman menggunakan premium bila ada radiator..

58. otnu - January 8, 2012

“Sampeyan semua sebenarnya tidak sadar bahwa dengan ngototnya suplai oktan yang tidak sesuai spek malah akan membuat biaya lebih membengkak”
blum tentu juga mas, klo premuim gk disubsidi sih bisa jdi
itungan super kasarnya
harga pertamax 8300
harga premium 4500
selisihnya 3800
qt anggap 1ltr dpt menempuh 45km dan piston jebol/service besar pda 15000km
jdi untuk 15000km perlu 333,3 ltr atw 333,3×3800=1,26jt
nah tinggl itung sndiri, apa dgn biaya 1,26jt cukup utk biaya perbaikan? misal gnti piston, service dll

59. washhhit - January 8, 2012

hehe sekedar share, kalo Vespa PX th ’90 gw suka gw isi pertamax, toh masih belum kelampau panas kalau di pakai harian, yg penting oli samping gw tambah sedikit lebih dari takaran awal pas pakai premium. plusnya sih gw ngerasa tarikan tengah enak bgt, apalagi pas tanjakan tenaga ga kelampau ngedrop (sering lewat tanjakan maut pondok pinang) dan untuk segi emisi, asapnya lebih sedikit dibanding pakai premium, dan kerak2 di head juga ga numpuk bgt meskipun oli samping agak dilebihin. maklum suka bongkar2 mesin.

dan satu lagi yg bikin heran adalah tingkat konsumsinya yg entah perasaan aja atau benar, jadi lebih irit penggunaan gw. seliter premium sama seliter pertamax pernah gw bandingin dengan rute yg sama sekitar 15 km-an pp, dan cara bawa motornya pun sama, sisa bensin di tangki selalu lebih banyak pas pakai pertamax. yah itung2 ga buang emisi kebanyakan yg bikin kesel pengguna jalan lain, soalnya asapnya tipis bener, meskipun udah gw seting agak basah krn oli samping ditambahin haha

yah ga enaknya cuma di harga doang sih haha

60. Dre - January 8, 2012

Aku biasane tak oplos premium+pertamax plus

61. spacey - January 8, 2012

Pake premium = angkot

62. ramo dall - January 8, 2012

Untung new cbr 150r sama pabrikan udah di setting biar bisa minum premium

63. Adi Saputra - January 8, 2012

bukannya apa2 sih,soalnya motor2 yg pendingin udara dpakain Pertamax justru kurang nyaman saat perjalanan jauh(dan kemacetan dalam kota),karena mesinnya jadi sangat panas,sehingga performa jadi turun

justru kalo pke Premium mesin emg panas,tapi gak berlebih

performa ttp terjaga

NOTE:Pengalaman sendiri,pke NMP,dan Shell VSX

64. si Oom! - January 8, 2012

hemat beb :mrgreen:

65. Imouto - January 8, 2012

ga gitu koq ya lucu klo menganalogikan “mesin motor bakal rusak lebih cepat klo pakai premium”. baca2 komen diatas yang muncul dari angka 15000-45000km.

yakin akan rusak diangka segitu ?
dasarnya dari mana koq keluar angka segitu ?

66. dewadi - January 8, 2012

kalo dicampur gimana..? antara premium ama pertamax…?

67. Cah Ndeso - January 8, 2012

komentatore komplittttt tenan……
tapi malu juga kali kl vixion yg injeksi + kompresi tinggi isi premium….. kaborrrrrrrr…..

68. suzuki mania - January 8, 2012

ohh… gitu. merk suzuki ga disebut.

69. Skipz - January 8, 2012

O gitu ya Bro siip lah tambah ngerti Ane. Btw Ninja 2Tak kan kompresinya cuma 6,8:1 berarti premium dong… mantep tenan tenaga standard 30Hp larinya kek setan gitu minumnya gak neko2 , apalagi mbahnya Ninja150 aka KRR150SE PDK aj kompresinya masih nyentuh 8,0:1 padahal powernya amit2 sampe 41Hp masih kuat minum premium juga dongg “Josss Guandoss” tenan mesin 2Tak ora neko2 & ora Manja udah kencang irit perawatan. Tapi Ane tetep pke Pertamax Bos cz Pertamax lebih baik kualitasnya dr Premium, liat diiklannya kan Pertamax bsa mencegah karat ya Bos tenan po ra ya… :) Yo wis tak tinggal NgeKips dulu ah… :

70. H3 - January 8, 2012

Ane share buat semuanya.

Oktan bensin tidak semata-mata karena Kompresi mesin, masih ada parameter lain (TIMING PENGAPIAN, PILOT JET / MAIN JET & RADIATOR)

1. Karburator MIKUNI (Yamaha, Suzuki, Bajaj, dsb)
Pilot jet naikan 1 step.

Jupie-Z standar ane (jan 2005) Kompresi standar 9,5.
Aslinya Pilot jet 17,5 di ganti 20.
Kilometer sdh 111.000 (seratus sebelas ribu km) hari ini / odometer sdh pernah kembali ke nol.

Baut mesin semua belum pernah di bongkar / buka (Silinder, Kopling, magnet) ORISINIL… NIL. pabrik. Mesin masih halus / enak.

2. Karbu KEIHIN (Honda, Kawasaki, dsb)
Khusus yang Skep (bukan type Vakum)
Setting jarum Skep (posisi Clip diturunkan 1 step)

Atau kalo skep tidak ada setelan clip, maka jarum skep diganjal circlip ketebalan kira2 (0,2-0,5mm).

—————————————————-
Mesin awet – tidak mudah panas – kuat nanjak – aman jarak jauh.

71. Joss - January 8, 2012

@thole::::wakakakaka…anda benar-benar YAMAHA BANGEEEET!!!!

72. H3 - January 8, 2012

Untuk mesin 2 Tak.

Motor keluaran Lokal aman pake Premium.

Kecuali Built-Up Thailand / Italy (NSR apapun, TZM, APRILIA, CAGIVA, dsb) HARUS PERTAMAX / PERTAMAX PLUS.

73. H3 - January 8, 2012

Note : Artikel saya No.70.

Cara ngakali motor pake premium.

74. H3 - January 8, 2012

Untuk Karbu Vakum & mesin Injeksi.

Belum pernah belajar karakteristik & jeroan nya

75. juraganneon - January 9, 2012

itu CBR 150 R kata pabrikan bisa nenggak premium, bagaimana caranya? :roll:

76. Over Gear - January 9, 2012

hihiihihihi kok malah ada yang ngakali diborosin dikit ya?
kompresi tinggi pake oktan rendah ya detonasi.
biarpun BBM dibikin kaya diruang bakar. hasilnya malah percuma karena terbakar sebelum waktunya. solusinya ya tetep aja ganti BBM, minimal setting pengapian (itupun ngga banyak membantu).

sesuai kantong aja dah, kalau lagi lebih ya make BBM non subsidi, kalau cekak ya pake yang subsidi.
tohhh ngga semua yang make motor itu orang kaya (punya duit lebih).
yang ngga sesuai ya, yang pake boil bagus tapi masih pake BBM subsidi.
lebih banyak biker yang sadar dengan BBM daripada pengendara yang lain kok.

77. sicoklatautis - January 9, 2012

kalo oplosan bagai mana bro?

78. galaupedia - January 9, 2012

gan nanya kalo spacy diisi premium gimana ya..???

79. binun - January 9, 2012

kalau dari obrolan teman saya yang riset bahan bakar :
oktan tinggi kenapa di mesin ada yang cepat panas, karena laju penguapannya lebih cepat dari premium.. karenanya spuyer seperti pilot terutama main jet minta dinaikkan 1 step pada mesin standar sekalipun.. coba sampeyan bandingkan 1 cc premium vs 1 cc pertamax mana yang nguap abis duluan.. ingat, spuyer besar belum berarti otomatis menjadi boros..

80. Dr.Feelgood - January 9, 2012

neh biar lebih jelasnya, dijamin, bakal kaget liatnya. cek dan baca link dibawah ini dengan seksama :

http://www.saft7.com/isi-bensin-apa-ya/

81. rafiesatya - January 9, 2012
82. alan - January 9, 2012

DiAsil cylinder, sama forged piston mah ga masalah pake premiun, tapi yang masalah injectionnya

83. Joko - January 9, 2012

Salah besar kalau menentukan kebutuhan bahan oktan bahan bakar hanya berdasarkan kompresi. Detonasi itu terjadi ketika pembakaran terlalu cepat, nah yg mempengaruhi terlalu cepatnya pembakaran itu banyak, mulai dari suhu mesin (radiator, besarnya spuyer), timing pengapian (anti knocking), bentuk ruang bakar (makin rata makin bagus, panas tidak mengumpul di satu titik), kebiasaan pengendara (rpm terlalu rendah dgn gigi terlalu tinggi), dll. Kalau hanya dari kompresi, bisa disebut pembodohan otomotif nih!

84. dunds - January 9, 2012

ane dulu 6 bulan pertama nunggang byson msih pake pertamax, tp lama2 harganya smakin naik di kota ane sampe 10rb/ ltr akhrnya niatnya “sementara ” pindah premium sampe harga pertamax turun
ehh ternyata keenakan pake premium sampe sekarang harga pertamax udh jd 8000an, ga pernah isi pertamax lg..
hbs kalo d pikir premium emg murah bgt..
hhaha

85. lae togar anak medan - January 9, 2012

zanggup beli motor dgn kompresi tinggi aliaz rata2x mahal malah ngak zanggup beli petromax 92/ 95. apa kata gayuz nanti ?

86. ubikukus - January 9, 2012

kalau begitu lantas untuk tangki ninja 2T tsb dituliskan “gunakan Bensin tanpa Timbal”
nahhh brarti walau kompresi sekitar 6,8 : 1 tp tetap harus menggunakan pertamaX donk??pertamaX = bensin tanpa timbal..

iya thooo mz iwb??

87. beckhem - January 9, 2012

yang mampu beli pertamax, shell super monggo dibeli, Premium itu buat masyarakat yang kurang mampu+kendaraan umum,

88. H. Ir. kiwil .SH DLL DKK - January 9, 2012

”Kemudian diatasnya lagi adalah bensin Oktan 92 (Pertamax). Untuk oktan angka segitu….paling cocok digunakan untuk engine kompresi 9:1 – 10:1. Bisa kita ambil contoh New MegaPro”.
terus kenapa AHM nganjurin kalo CBR bisa pakai bensin kismin alias primium.
weh ada apa ini??

89. shotosop - January 9, 2012

baru tw mz bro, mx pke pertamaxplus… sayang sih sayang ma motor tunggangan,tp mencekikkkk…!!

90. H3 - January 9, 2012

@ all New CBR

Utk All New CBR sudah ada (KNOCKING SENSOR / O2 SENSOR)

Artinya : Timing pengapian akan maju-mundur sehingga sesuai bahan bakar sampai pembakaran tidak ngelitik.

Tapi Kelamaan : Permukaan O2 sensor akan tertutupi kerak / jelaga pembakaran bensin Premium.
Sehingga pembacaan tidak akurat / O2 sensor cepat rusak.

Posisi O2 sensor di leher knalpot (Header)

91. Anti Banaran - January 9, 2012

################### kompresi 11.1 keatas macam TVS TORMAX 150 pake Premium campur Gasohol ( Ethanol ) ####################

92. H3 - January 9, 2012

@ all Vixion

Belum ada O2 sensor.
Sensor ada pada (Filter udara, radiator / panas mesin)

Kategory Vixion sebenarnya kondisi abu-abu ttg BBM.
Pada posisi kompresi atas – Premium, Tapi kompresi bawah – Pertamax.

Yang harus diperhatikan :

1. Jangan sampai air masuk lewat tutup tangki.
(pastikan seal tutup aman & kalo perlu tutupi jas hujan kalo diparkir terbuka).

2. Jangan sampai tangki kosong lama (cepat karat)
Isi bensin di SPBU terpercaya, usahakan min isi 1/2 tangki)

AIR & KARAT musuh utama mesin Injeksi.

Banyak komplain di internet ttg fuel pump injeksi.
Mungkin yg bermasalah nozzle injektor nya (kotor / macet)

Kalo diganti pump tapi tidak cleaning nozzle, maka tekanan selang antara .. Pump (tangki ) – Throtle Body (ijection) akan tinggi.
Malah selang bisa bocor / pecah.

Ini analisa ane… (belum pernah bongkar injection)

Bersyukurlah dengan motor yg anda miliki…….
Rawat & sayangi….
Niscaya motor akan menyayangi anda juga……

93. rullynova - January 9, 2012

Didesa saya ga ada pertamax apalagi pertamax+,premium aja
Kalo pas lagi ke kota barulah minum pertamax :D

94. han's - January 9, 2012

ada cerita ni mzbro,, saya khan beli jupiter mx baru nehhh,,,,,,trus semuanya sudah di cek,,seperti pasang aki, isi oli, dll,,, pas giliran isi bahan bakar,,, dalam hati saya bertanya ” MOTOR SY DIISI PREMIUM YA” padahal jupimx harusnya minimal minum PERTAMAK,,,, SY KECEWA DENGAN PELAYANAN YAMAHA,,,

95. Jet Aviation 1 fuel - January 9, 2012

Kalo mau berpikir cermat gk bakalan ketipu ama sales yamaho yg gk sekolah :
Diasil gk masalah pake premium meskipun kompreso tinggi??

Sebenernya gak ada hubungannya antara premium ama injeksi…sejak 2007 premium dah tanpa timbal..ini dah dikomfirmasi ama pertamina…
Yg bikin mampet itu emg timbal tapi premium sejak 2007 dah gk make timbal/TEL..
Jadi klo ada masalah ama fuel pump tu biasanya krn faktor kotoran lain misal endapan…kotoran karat dari tangki atau reservoir yg kotor di spbu nya bukan

Nah klo ada sales yg bilang diasil kuat pake premium…ngawuuurr itu!
Namanya knocking bakal ngehasilin kerak karena pembakaran gk sempurna….kerak bakal ngerusak ruang bakar..entah pake diasil setebal 1cm sekalipun

Bukti? Liat dipostingan om yudi tuh diasil vixionnya jebol klep bengkok silinder beret hny gara2 kerak…meskipun keraknya itu dulu gara2 ada sisa air
Tapi namanya kerak bakal ngancurin mesin..knocking selain bikin kerak juga bikin permukaan piston bolong2

Jgn mau dah dibodohin ama sales yamaho…mending tanya ke yimm aja…
Sales yahomo selain black campaign ke merk lain juga bikin susah yamaha sendiri :D

96. namharira - January 9, 2012

16. Louis aka CeLDam – Januari 8, 2012

Woii Thole nyales aja kerjaan lho..!!
Kuat dari Hongkong ya nak..??
Pikson SOHC sampah kw2 aja lho banggain segala. DOHC baru bangga Le thole sana suruh bossmu Eko GobLook riset mesin dohc!!!
Cuihhh…

kalo dilihat ente selalu komen membanggakan DOHC, tapi gak mikir kalo cuma sanggup bikin di 1 silinder, sanggup gak bikin 2 silinder? gak sanggupkan yang 250?

97. juraganneon - January 9, 2012

@H3

wah.. terimakasih infonya mzbro

98. namharira - January 9, 2012

57. stonecold – Januari 8, 2012

@55
hitungannya sama aja boss. Tapi sebenarnya tidak usah bingung soal kompresi, ente isi premium juga gapapa. Kalau soal bikin mesin rusak sepertinya lebih ke cara ”mengendarai kendaraan anda” dan yang paling penting RUTIN GANTI OLI MESIN jangan sampai telat. Tabloid motorplus pernah ngulas juga soal kompresi. mesin yg tinggi aman menggunakan premium bila ada radiator..

nih jawaban yang bener, pengalaman pake motor >7th (gak masalah, oli rutin, service bengkel rutin, jarang rpm mentok), >5th (di thn ke 5 oversize, oli rutin, sevice sendiri kadang bengkel, sering rpm mentok), >3th (di thn ke 3 ganti kopling seset, sevice sendiri kadang bengkel, sering rpm mentok).. jadi semua tergantung cara bawa, rutin ganti oli n sering bak servis.. masalah bensin terlalu berpengaruh pada mesin

99. juraganneon - January 9, 2012

@ H3

apa maksud maju mundur Timing Pengapian di CBR 150? kalau bensinnya premium berarti timing pengapiannya disamakan dengan ledakan premium? tapi tetap saja kan premium akan meledak lebih dulu sebelum piston mencapai Titik Mati Atas? berati maju mundur Timing pengapian hanya menyamakan dengan timing ledakan premium tidak akan menghilangkan efek pukulan pada piston (ngelitik).. ?

kalau O2 sensor kan hanya mengecek apa campuran bensin terlalu kaya atau miskin berhubungan dengan gas buangan, tidak mengecek ketepatan rambatan ledakan di ruang bakar?

100. H. Ir. kiwil .SH DLL DKK - January 9, 2012

@Jet Aviation 1 fuel

“..entah pake diasil setebal 1cm sekalipun”

maksud loe??

101. Over Gear - January 9, 2012

ya bener pake diasil silider setebal 1 cm pun ngga berpengaruh.
knocking yang kena pistonnya kok bukan silindernya :mrgreen:
modif ruang bakar dinaikkan kompresinya kalo kegedean bukan silindernya kok, tapi pistonnya yang ngga kuat :D
kalau bilang pake piston forging lebih tahan daripada piston casting, nah ini baru deh.
tapi tahannya seberapa kuat? saya ngga tau :P

102. H3 - January 9, 2012

@ Juraganneon

Deteksi ngelitik = KNOCKING SENSOR (biasanya dekat head silinder)
Deteksi Lambda / pembakaran = O2 SENSOR

Coba masbro cek All New CBR, di Head silinder ada sensor atau hanya cop busi?

Kalo hanya busi, kemungkinan O2 SENSOR merangkap KNOCKING SENSOR.

Karena teknologi Injection ada : Step-1 s/d step-3.

Juga teknologi O2 SENSOR ada yg (1 WIRE, 3 WIRES bahkan 4 WIRES).

103. juraganneon - January 9, 2012

@ H3

Thanks infonya mzbro

O2 sensor bukannya di leher knalpot yah? untuk mendeteksi hasil gas buangan, kalau gas buangan terlalu kaya maka akan mengirimkan pesan ke Processor (Otak) untuk mengurangi asupan bahanbakar supaya gas buangan tetap bersih sesuai standar Euro

step 3 injeksi ini ya O2 sensor ini kan mazbro.. cmiiw

mengenai timing pengapian tadi bagaimana bro? apa hubungannya panas akibat kompresi tinggi dengan percikan busi? premium lebih cepat terbakar kan akibat panas yang tinggi akibat kompresi tinggi tidak ada hubungannya dengan percikan api busi (timing pengapian), lalu apa dong fungsi Knocking Sensor ini?

104. JAFFAR - January 9, 2012

98. namharira
ngga masalah bos tapi tenaga drop !!!!!!!!!!!!

105. H3 - January 9, 2012

Knocking / ngelitik = terjadinya 2 ledakan di ruang bakar (dalam 1 siklus pembakaran)

Terjadi 2 x krn = ledakan oleh busi & ledakan karena kompresi.

Di sinkronkan spy pembakaran sempurna (1 ledakan dlm 1 silkus pembakaran)

106. Raka - January 9, 2012

Sebagai konsumen dan warga negara yang baik,sebaiknya kita menggunakan bahan bakar sesuai kompresi. Toh kalo pake pertamax,mesin tunggangan kita lebih awet. Spekulasi kedepan saja,selagi kita masih mampu utk membeli pertamax. Namun bagi yang keberatan dan memilih pake premium ya harus konsekuen jg dalam melakukan perawatan ato melakukan servis rutin,sehingga tunggangan dapat tetap terjaga dgn baik.

107. JAFFAR - January 9, 2012

sory sedikit nimbrum nich,dari apa yang pernah ane pelajari….
oktan ituh menentukan titik api,dimana kemampuan tiap-tiap tingkatan oktan berbeda titik apinya.dalam artian semakin tinggi nilai oktan maka semakin tinggi titik api-nya.dalam hal kaitannya dengan kompresi…kompresi ituh menciptakan panas ( dalam teori fisika ),nah hal inilah yang menimbulkan keterkaitan dengan pemakaian bbm,di mana bbm dengan oktan lebih tinggi dapat menahan kompresi yang tinggi,bisa saja hal ini di akali tapi konsekuensinya tenaga akan drop karena kompresi tidak mencapai titik kemampuan maksimal.nah kenapa bila kompresi rendah di beri oktan lebih tinggi mesin akan cenderung lebih panas,karena memang titik apinya yang lebih besar tadi,cmiiw

108. juraganneon - January 9, 2012

@H3

Thanx infonya mzbro

jadi Knocking Sensor itu untuk mensinkronkan ledakan, oke oke saya mengerti mzbro, berarti hanya menghindari ngelitik tapi kalau kompresi tinggi tetap memakai premium berarti kerja motor tidak maksimal ya karena ledakan terjadi sebelum pemadatan (kompresi) campuran bahanbakar+udara mencapai maksimal..

109. juraganneon - January 9, 2012

@JAFFAR

sepakat mzbro

110. H3 - January 9, 2012

@ juraganneon

Yup.. benar mas bro.

Juga kalo mesin Kompresi Tinggi & Gear Rasio rapat.
Diberi bensin oktan rendah, motor rasanya gak karuan.
Mesin ngelitik, di gas gak lari malah getar..

Makanya mesin balap (Kompresi tinggi & Rasio rapat)
Butuh : RACING FUEL…

111. JAFFAR - January 9, 2012

105. H3
tetep aja salah satu harus di korbankan,entah timingnya atau suplai bbmnya dua-duanya mengakibatkan performa drop ……….

112. Phenom - January 9, 2012

Bener kata Throl..
MX temen ane 4 tahun pake premium aman2 aja, sampe akhir nya ganti piston n cylinder vixi.. Wkt di cek, cylinder bawaan cm sedikit baret halus..

Tp ane tetep setia ama Pertamax+ lho ya, lebih irit.. Sumpah..

113. dimaz - January 9, 2012

PREMIUM JUGA AMAN UNTUK SEMUA JENIS MOTOR, SOALNYA SEJAK 2006 PREMIUM TANPA TIMBAL…LIHAT DI WEB PERTAMINA..PERTAMAX JUGA OK..TERSERAH KEMAUAN AJA SICH..

BANG IWAN ” tunggangan jadi ngelitik” MKSDNYA NGELITIK GIMANA SICH KURANG PAHAM…

114. jeez - January 9, 2012

NMP dah diseting support premium g ya

115. juraganneon - January 9, 2012

premium tidak dijamin tanpa timbal oleh pertamina, yang dijamin tanpa timbal itu pertamax dan pertamax plus, timbal bisa merusak fuel pump, injector, dan catalitic converter

116. P.L.U.R - January 9, 2012

96. namharira – Januari 9, 2012
16. Louis aka CeLDam – Januari 8, 2012

Woii Thole nyales aja kerjaan lho..!!
Kuat dari Hongkong ya nak..??
Pikson SOHC sampah kw2 aja lho banggain segala. DOHC baru bangga Le thole sana suruh bossmu Eko GobLook riset mesin dohc!!!
Cuihhh…

kalo dilihat ente selalu komen membanggakan DOHC, tapi gak mikir kalo cuma sanggup bikin di 1 silinder, sanggup gak bikin 2 silinder? gak sanggupkan yang 250?

————————————————————————————-
Sebelum ente bicara gitu sebaiknya ente lihat-lihat dulu sana di Internet, dulu Honda udah pernah buat CBR 250cc 4 Silinder, jangankan cuma 2 silinder, Langsung 4 Silinder bosss.
Sekarang produksi baru jadi 1 silinder.
Coba ente check sana di Mbah Google CBR 250 R 4 Cylinder.
Pasti ketemu. Honda One Heart.
.
CMIIW

117. Sakarepmu - January 9, 2012

Kebetulan pisan ini artikel yg gw cari… Sekalian tanya ma yg punya warung, sebenarnya pencampuran antara premium tambah pertamax plus secara hitung2an akan menghasilkan nilai oktan yg setara dengan pertamax.. Nah apakah pencampuran tsb bener2 aman untuk mesin terutama injeksi..? Apakah kualitasnya jg sama dgn pertamax murni..?

118. P.L.U.R - January 9, 2012

96. namharira – Januari 9, 2012
16. Louis aka CeLDam – Januari 8, 2012

Woii Thole nyales aja kerjaan lho..!!
Kuat dari Hongkong ya nak..??
Pikson SOHC sampah kw2 aja lho banggain segala. DOHC baru bangga Le thole sana suruh bossmu Eko GobLook riset mesin dohc!!!
Cuihhh…

kalo dilihat ente selalu komen membanggakan DOHC, tapi gak mikir kalo cuma sanggup bikin di 1 silinder, sanggup gak bikin 2 silinder? gak sanggupkan yang 250?

====================================================
Lihat tu jangankan 2 silinder, dulu Honda udah buat CBR 250cc 4 silinder.
Buka ini : http://en.wikipedia.org/wiki/Honda_CBR250

119. Imouto - January 9, 2012

aq sampai sekarang masih ga tahu “ngelitik” tuh yang kek gimana sih ? ane pakai premium ama pertamax di byson cuma terasa bwt ngail tenaga aja lebih gampang nyaut klo pakai pertamax.

asli nih klo beda cuman itu aja mending balik ke premium aja deh. klo dipikir-pikir rugi motor harga segitu di cekokin pertamax. wong oktan bensin tu bukan penyebab kerusakan mesin koq.

120. Fajar - January 9, 2012

Saya adalah pengguna xeon. Perbandingan Kompresinya adalah 10,9 : 1. Selama ini saya menggunakan Pertamax. Dengan kompresi seperti itu apakah saya harus menggunakan Pertamax Plus atau cukup pertamax?.

Mohon pencerahannya rekan2 semua.

121. Raider150 - January 9, 2012

FU gw minumnya bensol…wew! :D

122. Mas Edo - January 9, 2012

masalah utama nya sih harga….
2x lipat mzbro…
berat…
coba kalo pertamax harga nya sekitar 6000an pasti bnyak yg mau pake pertamax

123. tiger250 - January 9, 2012

Buat yg mampu beli pertamax,hindari beli premium,karena premium itu hanya buat golongan gak mampu………………………

124. udin - January 10, 2012

jadi oktan itu apa ??
tapi mungkin untuk kompresi tinggi,, turunin saja kompresi nya , biar bisa pake premium, terus kenalpot nya, buka catalyst nya,, jadi bisa pake premium,., gitu saja kok repot,, kita khan tinggal di indonesia,, yang lebih mementingkan gengsi sebelum fungsi,., nerimo saja,.,. seperti yang ganti komponen racing untuk kegiatan sehari hari ke pasar,, hha,., ngawur abis,,, kalo untuk ke pasar doank,, saya pake yamaha vega, di buang kulit jeruk di manifold karburator nya, cdi di tambah punya lokal ,, jadi pake 2 cdi, udah, top speed dan akselerasi bertambah, bensin malah tambah irit, pake busi juga cukup busi dingin dengan harga 50 ribu,.,. itu udah cukup, ndak perlu pake cdi racing, ganti kenalpot dan lain lain,, karena saya tinggal di jakarta,, realistis sajalah kawan,, wwwwakakakakakak

125. andre - January 10, 2012

Ngoplos BBM Premium + Pertamax . . . Ide Menarik :)

Bro sekalian, membubungnya harga Minyak dunia terlebih panasnya situasi Tim_teng dan Afrika Utara mengerek Harga BBM Non Subsidi sampai sampai Harga Pertamax oktan 92 menyentuh harga 8.700 Rupiah perliter dan Pertamax Plus Oktan 95 ke angka 8.900. Ini membuat beberapa pemilik roda dua yang spek motornya mengharuskan penggunaan BBM beroktan diatas 91 ressah, banyak email yang masuk ke tmcblog berisi curhatan brader tentang kenaikan bbm ini seraya menanyakan gimana solusinya. Ya gini aja, Kita Ngoplos (mencampur) secara Legal saja antara BBM SUbsidi dengan BBM Non SUbsidi . . . lho??

Iya bro Jadi begini, di Jakarta BBM yang dijual Pertamina adalah premium Oktan 88 seharga Rp 4500, Pertamax Oktan 92 seharga Rp 8.700, dan Pertamax Plus Oktan 95 seharga Rp.8.900. Nah Perhitungan Oktan itu bisa dihitung Linear dalam artian dua BBM berbeda Oktan yang dicampur dengan Volume sama akan menghasilkan BBM Campuran dengan Nilai Oktan ditengah tengahnya.

Contoh kasus gini . . . 1 Liter Premium (88) dicampur dengan 1 liter Pertamax Plus (95) akan menghasilkan 2 Liter BBM Oplosan yang memiliki Nilai Oktan (88+95)/2 = 91,5 . . . naah nilai ini sudah mendekati Nilai Oktan Pertamax tho. Harga Rerata BBM Oplosan Legal ini berapa? ya rerata Harga keduanya Juga (4500+8900)/2 = 6.700 . . . naah disinyalir Lumayan tuh perbedaannya. Untuk Campuran antara Premium (88) dan Pertamax (92) dengan perbandingan sama akan menghasilkan BBM Oplosan dengan nilai Oktan 90 . . .
:roll: atau mau coba nyampur premium dengan BBM Non Pertamina?

Yaaah, selama ini sih tmcblog menggunakan trik ini untuk menghemat pengeluaran. Efeknya gimana bro?, secara empiris Simarun yang sudah menggunakan teknologi Injeksi nggak amsalah tuh saat menggunakan BBM Oplosan ini, Yang penting ini legal Naaah sekarang sih terserah bro sekalian he he, semoga berguna

SUMBER bang Taufik of tmcblog.com

126. RoysCell-FastPay Bwi Vedc-mlg - January 10, 2012

pernah denger orang bengkel bilang bisa diakali dengan memundurkan atau memajukan saat pengapian bila tetap ingin memakai premium. bener g se?

127. MARCUS - January 10, 2012

Detonasi (knocking…nglitik) terjadi saat KOMPRESI dari pengabutan bahan bakar dan O2 “meledak” sebelum dipantik api busi….. sehingga proses pembakaran yg tidak sempurna secara terus menerus akan menghasilkan jelaga di kepala piston dan dinding ruang bakar(combustion chamber), dan di kisi-kisi klep…

untuk motor dg kompresi pertamax biru… bila msh pake premium bs tambahkan oktan Booster…

biasanya pertamax/p+, shell, total, Petrnas sdh ada additivenya, yg membantu meminimalisir kerak…

forged piston hanya meminimalisir dari sisi panasnya saja …. TAPI tidak dari sebuah “DETONASI’… sebab knokcing/ detonasi /nglitik adalah “penyiksaan buat piston, klep, dan ruang bakar

mohon koreksi bila salah…

128. kyukaze - January 11, 2012

tergantung keuangan bro….
*bagi mahasiswa pas2an ya cukupnya beli premium ==a

129. Mas Edo - January 11, 2012

@127. MARCUS: jadi kalo dihitung biaya ganti piston sama klep kira2 brapa?
apa sbanding dgn biaya make pertamax tiap hari?

130. leo - April 19, 2012

maz , klo motor absolute revo gmna?.. baiknya pakai apa?.. klo premium di campur oktan yg di jual perbotol boleh?..

131. Dhany Setiyawan - June 29, 2012

pertamak larang ex………………

132. diamsa - July 22, 2012

premium dicampur methanol aja ., tp methanolnya sya saranin cuma 3 %nya saja udah cukup menyamai oktan pertamax

133. medikartikel - July 26, 2012

ninja rr gue cocok dong kalo isi premium..hoo, Kirain kompresi nya lebih tinggi dibanding vixi,fu, dll..ternyata kebalik to..mantep, tenaga setan makanan singkong..cuman malu bis disini jarang2 rr ke premium..hihi..gapapa d kalo kpepet.

134. bumblebyson - July 15, 2013

kalo byson agar bisa lebih irit gmana ya bro….

135. gendhutlambat - January 7, 2014

berdasarkan info diatas, berarti honda cb 150r…
harusnya minum pertamax plus terus ya ?
kompresi 11 je…
trus scorpio ane yang dah 10,7 juga wajib pertamax plus ya ?

walaaah…

136. Made Terima - June 23, 2014

Salam, forum ini bagus sekali, pembahasannya to the poin. Saya baru tahu ternyata nilai oktan harus berbhubungan dengan tingkat kompresi

Bravo



%d bloggers like this: