About these ads
jump to navigation

Fakta menarik Honda CBR250r India dibanding versi Indonesia…. September 5, 2011

Posted by Iwan Banaran in Honda.
trackback

Komponen lokal CBR250r India mencapai 90-98% mengakibatkan sikuda besi dibanderol sangat murah. Selain murah, tentu ada kebebasan dari pihak pabrikan untuk melakukan manuver mengganti spek komponen yang biasanya digunakan. Salah satunya berikut ini…

CBR250r India menggunakan kaliper Bybre….Indonesia tetap Nissin

CBR250r India mengadopsi perangkat ciet merk Bybre meninggalkan Nissin yang selalu setia menemani produksi masal motor Honda dari generasi kegenerasi. Keputusan dianggap berani mengingat tidak pernah sekalipun pabrikan sayap mengepak mempercayakan merk lain selain Nissin. Dan…ini terjadi diIndia. Bybre memang menjadi merk anyar sebagai kaliper buatan Brembo Italia. Pasar yang disasar Bybre adalah motor kubikasi kecil. Sebagai penetrasi awal….Bybre telah digunakan Bajaj untuk dipasang pada Pulsar220. Dan kini…Honda India (HMSI) mengikuti jejak Bajaj lewat CBR250r. Gimana dengan CBR250r versi tanah air??…tetap menggunakan Nissin mzbro….

CBR250r India ban menggunakan merk Continental…Indonesia IRC

Tidak seperti umumnya CBR250r global product, India meninggalkan IRC Road winner sebagai perangkat karet bundar standart sang seperempat liter. Bagi biker tanah air mungkin merk Continental kurang dikenal. Namun tidak didunia. Continental adalah pabrikan ban berasal dari Amerika Serikat. Produknya sendiri tidak hanya untuk kendaraan roda dua. Truk, bus, mobil SUV, niaga, traktor, motor racing juga mereka pegang. Bahkan Continental pada tahun 2014 dikabarkan menjadi official sponsor 2014 FIFA world cup Brazil. Bukti sebuah pabrikan berkualitas dan bonafit. Gimana dengan tanah air??. Tetap setia dengan IRC Road Winner. Apakah lebih underdog dibanding Continental?? tidak juga. Toh banyak pabrikan mempercayakan handling kuda besi kepada IRC. Seperti Ninja250r (Kawasaki), CBR150/250r (Honda) dan Byson (Yamaha). Artinya??…kebijakan Honda India memang agak unik dibanding negara lain….

CBR250r India belum AHO…begitu pula ditanah air

Walau ada beberapa perbedaan, ternyata ada satu komponen yang masih dipertahankan. Yup….HMSI membekali CBR250r dengan saklar pemutus lampu utama sama seperti yang dilakukan AHM (Astra Honda Motor). India sendiri saat ini memang belum strict memberlakukan AHO atau automatic headlight on dinegara mereka. Makanya belum satupun pabrikan disana sudi mengikuti aturan yang asal muasalnya standart rule moge Eropa tersebut. Praktis manuver kedua pabrikan berbeda dengan Thailand yang sudah mengaplikasi AHO pada CBR series. Maklum orientasi eksport produk Thailand memang untuk market Eropa….

Yup..itulah fakta yang bisa kita kupas antara CBR250r India dibanding tanah air. Selain yang disebutkan diatas, ada satu hal yang juga cukup berbeda yakni pricing atau harga. Rakitan lokal mengakibatkan siDOHC seperempat liter dijual cukup murah yakni 143,000 Rupee atau setara dengan 28jutaan (non ABS). Bandingkan dengan harga¬† Indonesia yang mencapai 39jutaan. Disinyalir faktor pajak tanah air-lah biang kerok membengkaknya banderol CBR250r…..

Last….masing-masing negara punya kebijakan sendiri. Dan itu berlaku juga untuk sebuah pabrikan dalam menelurkan produk. Tapi semua pasti satu tujuan yakni bagaimana produk bisa diterima dengan baik oleh biker pada region yang dipilih sehingga mampu mendongkrak sales mereka……..(iwb)

Noted : Image courtessy xbhp

About these ads

Komentar»

1. Ipunk - September 5, 2011

Pertamax

Like this

2. Ipunk - September 5, 2011

2

Like this

3. Ipunk - September 5, 2011

Borong

Like this

4. Tongsam - September 5, 2011

Sip… Lokalisasi dan Pajak…

ninja 250 karburator pun harusnya harganya tidak setinggi sekarang…

Like this

5. j4na - September 5, 2011

kok bybre ya…. emangnya bybre sebaik nissin????
http://www.videootube.com/2011/09/yamaha-r125-video-on-august-2011-from.html

Like this

6. TDF - September 5, 2011

sepertinya memang gara-gara bea masuk ni CBR jadi terpaut jauh dari harga india
nitip kang http://tafri22.wordpress.com/2011/09/05/fakta-unik-di-misano/

Like this

7. gasspoll - September 5, 2011

pajaklah yang menjadi kambing hitam motor di indonesia mahal2 tapi emang bener ko,,,

Like this

8. oh yess - September 5, 2011

kapan dibuat versi naked

Like this

9. gogo - September 5, 2011

negara membawa rupa

Like this

10. EL - September 5, 2011

“Keputusan dianggap berani mengingat tidak pernah sekalipun pabrikan sayap mengepak mempercayakan merk lain selain Nissin” om iwan statement yg ini sedikit lebay deh :Peace: masak sih honda ga pernah make selain merk nissin? :D :D

Like this

11. rider galau - September 5, 2011

memang diindia adalah yg beda dari indonesia
murah atau mahal pastilah banyak faktor pemicunya
jangan terus diindia murah disini mahal trus dibilang overprice itu pemikiran orang miskin yg harta dan miskin ilmu!!
apakah semua salah pajak ??
coba tilik sendiri bagi yg kehidupannya di jakarta atau kota besar lainnya
pajak 10% masih saja ada macet parah, volume kendaraan mbludag
apalagi kalo pajak 0% ?!! makin parah perilaku konsumen membeli motor
karena sebenarnya tujuan pajak salah satunya yaitu mengendalikan tingginya konsumsi rakyat
kalo harga dinaikkan tentu daya beli akan turun
tapi tampaknya hal itu gak ngefek banget ke masyarakat indonesia
beli motor bisa leassing
beli motor gak mikir profit gak profit yg penting gaya
beli motor pake duit….
NO OFFENCE

Like this

12. karis - September 5, 2011

Masa standar Jakarta disamakan dengan di daerah?

Like this

13. cemara - September 5, 2011

mantab

Like this

14. fajar - September 5, 2011

Betul. …….Bro karis didaerah gue ga ada macet….tuh. …… Mngkin lo aja yg kekayaan bro rider galau…….kalo oper price ya tetep oper price……ni gua honda motor paling mahal n kepala besar………titik

Like this

15. mbr666 - September 5, 2011
16. Hourex150L - September 5, 2011

ooo gitu thoo,, siipp..

Like this

17. speedy - September 5, 2011

apapun masalahnya, pajak selalu jadi kambing hitamnya, ingat klo pengeluaran2 negara ini dibiayai dari pajak, toh pajak apa coba yg membuat CBR250 mahal? Bea Masuk? sesama negara ASEAN bukannya 0%? PPnBM juga belum kena?

klo mau gamblang tanya ototblogger http://kangmase.wordpress.com/

sebaiknya kita mendudukkan permasalahan selalu pada tempatnya

sukses buat mas Iwan

Like this

18. H3 - September 5, 2011

Pabrikan Motor Jepang bersaing keras di India, krn ada Bajaj, TVS dll. Contohnya R15 launch di sana, pdhl market terbsr di Indonesia.

Like this

19. H3 - September 5, 2011

Honda pake Brembo di motoGP RC212.

Like this

20. dsebryant - September 5, 2011

Memang kebijakan masing-masing pabrikan yang membedakan harga sebuah motor menjadi murah tetapi untuk indonesia AHM masih memakai produk yang sudah terpercaya tujuannya agar konsumen menjadi lebih puas terhadap pemakaian motor tersebut.

Like this

21. Virus - September 5, 2011

ahhh emg AHM ny aja nggilani, ngasih harga motor batangan ny overpricesss…
@speedy
betul itu bro, sesama negara ASEAN kok…kecuali ngambil CBR250 dr eropa baru boleh dibilang wajar harga ny segitu…lah ini sesama negara ASEAN!
*salam overprices mendunia…

Like this

22. wordbola - September 5, 2011

@rider galau:
Salah ketik mas, NO OFFENSE bukannya NO OFFENCE…
Lagian sampeyan pake kata2 “no offense” segala, jelas2 sampeyan maki2 orang laen…

@mas iwan: tolong disaring lah mas komen2 provokatif macam ini, tak elok utk dibaca di blog mas iwan…

Like this

23. dualcylinder - September 5, 2011

@ 11 rider galau
beli motor gak mikir profit gak profit yg penting gaya
beli motor pake duit
NO OFFENCE
———————————————————————————-
hati2 bro tulisan ente banyak yg baca….
sepertinya didunia ini seakan2 ente yg paling kaya… semua orang tuh miskin…
belom tentu semua orang beli motor untuk b’gaya, ngrengek sama ortu, wat nyari temen….
bagi ane motor itu alat transportasi… nah kalo urusan pengen bgaya wajar donk… beli motor hasil jerih payah keringat sendiri dan yg pasti kita pilih sesuai selera dan sesuai model yg kita pengen… iya toh…

Like this

24. ax125 - September 5, 2011

@ 11 rider galau

beli motor gak mikir profit gak profit yg penting gaya
beli motor pake duit…..
NO OFFENCE
=============================================
hadoohhh orang kaya ngomong saena udele dewek…
tulisan kaya gitu sensor nih…. gak enak dibaca…
gak smua orang beli motor untuk b’gaya, ngerengek sama ortu, yang pasti motor itu alat transportasi….
jangan2 ente yg nyolong atau ngrengek sama ortu buat beli motor….
pikiran loe sempit….

Like this

25. samuel - September 5, 2011

@ mas iwan : request dung mas bis ini artikel cbr 150 biar warung kobong lg..

Like this

26. masaofumi - September 5, 2011

@rider galau,
nyadar bro lu idup di indonesia,
duit pajaknya dikorup GAYUS2 dan semacamnya itu,

g punya tipi ya bro ?
Nenek2 tatoan pake behel gigi juga tau,

mikir kok cetek bgt

Like this

27. Mama mio - September 5, 2011

Sebenarnya mas iwan tu intinya mau blg lok harga cbr 250 india tu murah. Cuma 28 juta. Sdagkan d indonesia cbr 150 aj 33 juta.. Waaah hebat… Masak cbr 150 lebih mahal 5 juta dari cbr 250 india. It krna cbr 250 d ckd. Tp apa mpe segitunya ya murahnya?? Hahaha

Dari smua comment, coment ke 18 yg paling brmutu mnrt ane, emang ya kita tu masih kayak dijajah .. Soalnya kita memang tergantung ma produk luar.

Seumpama indonesia bisa membuat BUMN di bidang sepeda motor dan bisa bersaing. Maka produk luar gak akan seenak udel e nentuin harga. Dan indonesia jg cepat terentas dari utang. Potensi gdhe bgt soalnya.

Pertanyaanya bisa gak? Jwbnya adalah BISA. Buktinya PT. PAL aj bs brsaing d internasional . Tinggal mau apa tidak?

Mungkin untuk awal langkah kesitu mas iwan kudu buat artikel yg bejudul ” Indonesia berjaya jika mendirikan BUMN bidang sepeda motor”

Like this

28. Skips - September 5, 2011

Mungkin kondisi cuaca di India yg panas dan berdebu tdk menguntungkan utk menerapkan sisitem AHO. Klo di Eropa sih lumrah/maklum. Intinya di sesuaikan dgn kondisi cuaca negara masing2. Klo di Indonesia? liat pict.paling bawah aj contohnya, “CBR 250″ msh terlihat jelas mpe ‘tali sepatu’ yg agak nongol warnanya putih itu pun msh terlihat jelas, Beda lagi klo saat Malam hari,Hujan,atau Berkabut hanya sinar lampu lah yg paling menonjol & bsa membantu mengetahui keberadaannya . So saat kondisi tsb lebih penting kta nyalakan lampu :D

Like this

29. Fllo - September 5, 2011

setuju ahm ooperpres… coba kaya byson diambil dari eropa jadi harganya naik ampe 50% ga apa2 coz eropa lum masuk asean jadi pajaknya mahal coy

Like this

30. Imortalorochimaru - September 5, 2011

Pajak..? Justru masih belum besar karna masih 250cc, negara asal dari thai yg bea masuknya bisa 0%… Justru pulsar yg dari india yg kena bea masuk besar karena bukan dari negara asean… harga india sama indonesia bisa gak terlalu jauh..

Like this

31. Dadidudadu - September 5, 2011

Ternyata harga cbr 250 di india cuma 28 juta ya??
Kok d indonesia 39 juta??

Trus katanya cbr 150 yg bru di iklanin d tipi2 tuh harganya 33 juta.. Bener gak c???

Like this

32. Imortalorochimaru - September 5, 2011

Orang indo kan fanatik, gengsinya tinggi… Ya dimanfaatkan lah…. Biasa Dikasih harga mahal dan laku… Ngapain kasih harga murah… Jadi jangan iri sama thailand/india

Like this

33. iwanbanaran - September 5, 2011

@ to all
Indikasi skrng bnyk komen saya perhatikan sudah bersifat radikal, kata-kata juga kasar dan tidak memperhatikan kesopanan. Mohon kedepan bisa lebih dijga rasa menghargai antar sesama dng menghindari komentar seperti diatas. Klo masih tetap, mohon pengertiannya klo kedepan komen tsb langsung saya delete atau removed. Btw jaga kedamaian mzbro…..

Like this

34. 4201journey - September 5, 2011

Biar adem…. Baca puisi cinta buat istri kang…..
http://4201megaprolama.wordpress.com/2011/09/05/puisi-cinta-untuk-istriku/

Like this

35. boerhunt - September 5, 2011

itu artinya orang india mampu meyakinkan Honda principal dengan produk mereka (Bybre) yang notabene turunan Brembo yang banyak dipakai di MotoGP, dan dari sisi lain India juga mampu meyakinkan Brembo Italy bahwa mereka mampu memproduksi part dengan kualitas sesuai keinginan Brembo..
sedangkan kita hanya mampu menyediakan produk kawe2an.. seharusnya menjadi konsumen puluhan tahun kita mampu memproduksi sendiri..paling tidak part dengan merk sendiri dan punya nama..

sekalian nitip mas iwan
http://boerhunt.wordpress.com/2011/09/05/pesona-pantai-rowo-cangak-yang-perawan-dan-tersembunyi/

Like this

36. assassin - September 5, 2011

byberrr….eh..beybie…beybie….kaya lagu justin…

Like this

37. Endrix - September 5, 2011

ane share rekaman trans7 race motogp misano kemarin buat yang gak sempet nonton karena main bola :D

http://www.sejutaumat.com/2011/09/04/motogp-misano-2011-jorge-lorenzo-juara-fantastis/

Like this

38. Sheva Bispak - September 5, 2011

@Rider galau
Masih banyak orang indo
dg penghasilan pas2an
ingin beli sepeda motor
yg layak & sesuai dg kantong mereka.
ini indonesia bung……!!!!
Di tengah mahalnya produk penjajah
jepang b****t saat ini
masih banyak juga dari
saudara kita2 di seluruh wilayah
NKRI yg belum mampu beli motor
dg harga 8 jt keatas…
Orang Indonesia masih banyak
yg gak mampu alias miskin.
Dan mereka itu lebih terhormat
dan berjiwa besar dalam menghadapi
kesulitan hidup ini.
Seandaikan situ comment begitu
di Blognya Lingga & Dnugros pasti
bakalan di g****r pake knalpot……!!!!
Cam kan itu semua……..!!!!!!!

Like this

39. wibawa - September 5, 2011

@ mas iwan: sy stju mas.. coment skrg emg cndrung kasar..qt dsni berdebat dg pmikiran yg logis.

Like this

40. imortalorochimaru - September 5, 2011

Kok jadi banyak komen seputar selangkangan,jamban, kebon binatang, IQ di blog oto…. Kayak komen di detik aja….

Like this

41. Wong biasa - September 5, 2011

Hai bro iwan.
mohon itu komentar Rider Gila
di hapus saja.
Karna, omongan seperti itu
tidak pantas di ucapakan
apalagi kata2nya
bener2 terasa menyakiti orang biasa
aka orang tidak mampu.
Itu namanya menghina mas iwan.
Seandaikata orang yg sok kaya
seperti itu terlahir
di keluarga orang miskin……!!!!
saya pastikan dia gak bakalan
berani ngomong seperti itu.
Mudah2an ALLAH SWT tidak
tinggal diam & orang2 seperti itu
akan mendapatkan karma yg setimpal
atas ucapanya itu.

Like this

42. harisxyz - September 5, 2011

info yg sangat menarik Mas Iwan, membuat saya melek dan mengerti ternyata kebijakan pabrikan beda-2 utk tiap region …

dan pasti mempertimbangkan segala aspek terutama ‘profit margin’ mereka alias ‘supaya laris manis’ …

salam hangat dr sebrang
http://harisxyz.wordpress.com/2011/09/05/saiful-jamil-pernah-saya-marahi/

Like this

43. win - September 5, 2011

waduuhh sy pengen beli cbr250 tp duitnya ga cukup,minta sm masbro rider galau ah…

Like this

44. nha - September 5, 2011

Waduh ada apa ini,… tapi walau gimana mohon moderator jangan terlibat terlalau jauh karena ada pihak yang merasa di untungkan malah memberiakn komentar yang lebih ngak bermartabat. mohon ini juga jadi perhatiian. menurut ane kalau bloger udah mulai melakukan kontra opini pribadi pasti ujung-ujungnya malah merasa berhak menghakimi. seperti bloger tuyul alay.

masalah delete atau blok itu hak sepenuhnya bloger tapai ancaman atau dalam bentuk intimidasi merupakan gambaran sikap arogan.

Sorry bro Iwan bukan menggurui namaun hendaknya anda lebih bijak.

Like this

45. dendy - September 5, 2011

mas iwan katanya mesinya beda. Mesin india menggunakan mc42 yang di tujukan untuk ke irit dan ekonomis namun performa di bawah mc41. Sedangkan indonesia menggunakan mesin mc41 performa unggul tapi lebih boros di banding mc42. Tenaga mc42 25,8 hp. Sedang mc41 26,4 hp. Konsumsi mc42 1 : 40-42 kmpl. Sedang mc41 stlh servis 1 : 28-33 kmpl.

Like this

46. Ridwansyah - September 5, 2011

sepertinya Bybre menjadi andalan kuda besi di negeri Taj Mahal sana. Untuk after market disini, apakah uda ada Bybre ya utk produk honda?

Like this

47. iwanbanaran - September 5, 2011

@ 41. Wong biasa
Sudah saya sensor mzbro..
@ 44. nha
Thank u sarannya mzbro. Makanya..saya masak punya kerja tambahan menjadi editing kolom komentar. Wedehh…ono-ono wae
@ Dendy
Nais inpoh mzbro

Like this

48. aiefz - September 5, 2011
49. Big Jhoon - September 5, 2011

Masih ada yg ingat NILAI TUKAR MATA UANG gak ???

*HARD CURRENCY, merupakan mata uang yang sering
digunakan sebagai alat pembayaran dan kesatuan
hitung dalam transaksi ekonomi serta keuangan
internasional. Nilainya relatif stabil, kadang-kadang
mengalami apresiasi/kenaikan dibandingkan dengan
mata uang lainnya. Biasanya adalah dari negara maju,
yaitu USD, JPY, DEM, GBP dan SFR.

*SOFT CURRENCY, merupakan mata uang yang jarang
digunakan sebagai alat pembayaran dan kesatuan
hitung dalam transaksi ekonomi serta keuangan
internasional. Nilainya tidak stabil, kadang-kadang
mengalami depresiasi/penurunan.

Naah Indonesia termasuk dalam Soft Currency, yg cenderung tidak Stabil dibanding mata uang lainnya. .
(IDR = Indonesia Rupiah,, INR = India Rupee)

USD 1 = IDR 8,554 IDR 1 = USD 0.000116
USD 1 = INR 45.98 INR 1 = USD 0.0217

Dari sini udah ketauan Nilai Tukar Rupiah memang selalu “mencerminkan” Overprice.. Jadi jangan salahkan Barang’y yg Minim Fitur, Lemot tp Operpress, bla bla blaa….

Sebener’y Nilai Tukar Rupiah yg memang (kasarnya / awam) OPERPRESS. .

Like this

50. Az147r - September 5, 2011

@bigjhon
nice inpohhhh……bikin yg awam ekonomi kyk saya biar tahu :-D

Like this

51. mama - September 6, 2011

@big jhoon. penjelasan yg kurang berkaitan dg masalah.

Like this

52. fauzinc - September 6, 2011

Fakta lainnya podo larange mas iwan :)

NITIP MAS :

http://fncounter.wordpress.com/2011/09/06/potongan-gambar-yamaha-new-r15-bocor/

Like this

53. soul - September 6, 2011

pajak di indonesia mahal biar bisa di korupsi…

Like this

54. SuRyA - September 6, 2011

Wah lumayan jg ya bedanya.
Kapan ya indonesia brani maen comot ganti sana sini kayak india?

http://www.dk8000.co.nr

Like this

55. richie - September 6, 2011

Gwa setuju dengan regulasi dari pemerintah, yakni pemerintah yang menetapkan kebijakan atas pemberlakuan. salah satunya ATPM sepeda motor honda yang notabene menggunakan part subtitusi yang memang lebih murah namun tetap bisa diterima. yang penting dari semua itu adalah penerimaan dari masyarakat pecintanya

Like this

56. R-Six - September 17, 2011

Menurut saya, Indonesia hrus dapat mencontoh regulasi pemerintah india, agar pricing itu tidak terlalu tinggi untuk dipasarkan kepada konsumen, agar image2 buruk tidak selalu tertuju ke pemerintah indonesia khususnya, serta pihak ATPM juga jangan hanya memandang sebelah mata akan hal-hal seperti ini,,,marilah duduk bareng dengan Pemerintah Indonesia, agar benang merah dapat seiringan dengan kenyamanan masing-masing pihak

Hal ini selalu bermasalah berkaitan dengan CBU Unit Type, CBR 250 R salah satunya..

Like this

57. Viola - September 21, 2011

Patut dicontoh keberanian Honda India untuk tampil beda supaya bisa lebih kompetitif, plus dukungan regulasi pemerintah

Like this

58. mehonk_edan - September 30, 2011

Waaahhhh…luar biasa pemerintah India…Ayo Pemerintah Indonesia kita ATM(Amati Tiru Modifikasi) tentang kebijakan pemerintah India agar Honda Indonesia semakin Sukses..amiiinnn

Like this

59. klinsmann_8teen - Oktober 10, 2011

harga murah bukan jadi halangan (lho?)
ferrari murah pun, malah bikin orang curiga..
jangan2 KW punya nehh..

kalo ane tetp dukung CBR yg skrg, krn kelasnya premium, kualitas mesti di jaga!!

i love u full!!

Like this

60. brandal lokajaya - Desember 9, 2011

Mas Iwan juga bloger yg laen ayo kita dorong Indonesia punya produk sendiri, AHM bertahun tahun hanya jadi kacungnya Honda, gak ada tranfer teknologi. Astra sebagai perusahaan besar harusnya jangan mikir untung aja/ jualan aja tp mikirin tuh nasionalisme.
Masaka Malaysia aja punya motor sendiri, mobil sendiri, awalnya proton, perodua juga modenas menggadeng pabrikan luar, tp punya plan sengingga setelah sekina tahun mandiri mempunyai produk sendiri. Ayo Astra, jg yg laen bikin merek/ produk sendiri.
Masak bisa bikin kapal/ pesawat tp motor/ mobil aja gk bisa??????
Ayo cintai produk indonesia. Kapan indonesia bisa maju kalo gk py kebanggaan produk sendiri. Di malaysia yg lalu lalang proksi dalam negrinya demikian juga di Korea dll.

Ayo bloger jg hanya nulis/ komen tp aksi dorong pabrikan indonesia mandiri

Like this

61. Joe Black - Desember 12, 2011

Koreksi, kalo masalah perangkat rem, nissin memang bukan satu-satunya pemasok rem. Kalo kita bicara motor honda lokal maka benar nissin satu-satunya, tapi lihat moge honda macam cbr 600 dan cbr 1000, pada make perangkat rem dari tokico tuh.

Like this

62. kiken - Juni 23, 2012

mahal aja laku ngapain dimurahin

Like this

63. karismahideung - Juli 3, 2012

Ternyata ada bedanya dengan indihe ya, tapi indihe berani lokalisasi part2nya tuh, lah AHM kok ga ya?

Like this


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 22.235 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: