Walah….ini motor apa handphone???…

19

Pasti bingung dengan judul diatas. Bukan bermaksud memprovokasi…tapi bener lho. Saya pribadi berdecak kagum atas raihan yang dilakukan pabrikan Honda Jepang dalam menciptakan motor anyar bernama EV-Neo Electric Sccoter yang diluncurkan secara terbatas pada tanggal 24 Desember 2010, Jumat kemarin diTokyo Jepang…..

Pastilah brother semua sudah paham yang saya maksud. EV-Neo adalah motor bertenaga listrik berkubikasi 50cc. Tapi jangan salah, kendati bermesin mungil scooter mini ini mampu membawa beban muatan hingga 30kg (diluar pengendara). Honda mengklaim EV-Neo merupakan kendaraan ringkas yang ramah lingkungan (Zero CO2) serta bebas polusi suara. Mesin mempunyai torque  11Nm@2000….sangat mumpuni walau diajak mendaki bukit sekalipun.  Mereka memperkenalkan teknologi quick charger yaitu melakukan isi ulang baterei membutuhkan waktu hanya 3o menit (wah…lebih cepat dari HP yak!). Sekali ngecharge bisa dipakai menjelajah jalanan hingga 34km. Jenis baterei menggunakan Lithium-Ion battery dan Toshiba dipilih Honda untuk mensuplai kebutuhan tersebut. Pengujian sudah dilakukan sejak Oktober 2010 terhadap 10 unit prototype EV-Neo. Karena dianggap berhasil maka pabrikan berlambang sayap mengepak saat ini sudah berani menyalurkan 100 unit scooter listrik keseluruh perusahaan rekanan. Analisa serta pengumpulan data dari hasil pemakaian terus dilakukan supaya bisa menyempurnakan kualitas EV-Neo kedepannya. Berikut fitur yang ada pada EV-Neo Scooter electric :

1. Motor yang bersih dan ramah lingkungan namun bertenaga

Sangat cocok digunakan didalam lingkungan yang butuh ketenangan. Suaranya yang senyap namun bertenaga (hanya butuh 2000rpm untuk mengail tenaga hingga 11Nm) dengan enteng bisa digunakan pada jalan menanjak  kemiringan 12 derajat (beban maksimum 30kg – diluar pengendara)

2. System baterei tahan lama

Mampu menempuh jarak 34km dalam sekali pengisian ulang (kecepatan konstan 30km/jam). EV-Neo juga dilengkapi teknologi SCiB Lithium Battery dari Toshiba Corp memungkinkan proses charging singkat namun tahan lama. Selain itu Scooter Honda ini juga dilengkapi kipas pendingin baterei sehingga Scooter  akan bisa digunakan dalam segala kondisi cuaca.

3. Body kompak dan gesit

Dengan dipersenjatai perangkat pengereman Comby Brake System (CBS) layaknya Vario  matic tanah air maka EV-Neo sangat aman ketika melakukan rem mendadak sekalipun. Manuver juga lincah karena Honda memperhatikan center gravity dengan mendesain peletakan baterei dibawah jok sasis. Belum lagi putar kemudi yang begitu lebar…50 derajat kiri dan kanan membuat motor sangat lincah dipakai nyelap-nyelip pada kemacetan lalu lintas.

4. Fitur tambahan

– Speedo digital menginformasikan tenaga yang tersimpan, jarak tempuh serta bar baterei charging (akan aktif ketika proses ngecharge)

Automatic energy-saving system, memastikan scooter akan mati ketika ditinggal sebentar pengendara dengan hanya menekan tombol pintar.

– dll.

Lewat prestasi tersebut kita patut acungin jempol buat Honda. Padahal R & D motor listrik membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Tapi karena sangat konsen dengan lingkungan yang makin mengkuatirkan, maka hal itu dilakukan. Jika semua pabrikan kendaraan otomotif berlomba-lomba menciptakan alat transportasi  listrik, saya yakin dunia ini akan lebih adem dan bebas dari polusi serta cuaca buruk akibat pemanasan global. So good job Honda……(iwb)

Specifications EV-Neo

NameEV-neo
Model typeHonda ZAD-AF71
Dimensions (L × W × H) (m)1.830 {1.875} ×0.695×1.065
Wheelbase (m)1.250
Ground clearance (m)0.120
Seat height (m)0.756
Vehicle weight (kg)106 {110}
Number of riders1
Minimum turning radius (m)1.7
Electric motor typeAF71M AC synchronous motor
Rated output (kW)0.58
Maximum output (kW[PS]/rpm)2.8[3.8]/5,000
Maximum torque (N·m[kgf·m]/rpm)11[1.1]/2,000
Range (km)34 per charge (based on a riding test at a constant speed of 30 km/h on a level surface)
Main battery typeLithium-ion battery
Main battery voltage/capacity72V/12.6Ah (1HR)
Power source for battery chargerRegular charger100V AC (single phase)
Quick charger200V AC (single phase)
Clutch typeDry multi-plate shoe
Caster angle (deg)/Trail (mm)26°30´/74
Tire sizeFront90/90-12 44J
Rear100/80-12 56J
Brake typeFrontMechanical, leading/trailing
RearMechanical, leading/trailing
Suspension typeFrontTelescopic
RearUnit swing arm
Frame typeUnderbone
Advertisements
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
  • Mantap, ga perlu Pertamax dunk

  • “kendati bermesin mungil scooter mini ini mampu membawa beban hingga 30kg”… ga mudeng, apa pengendaranya mesti anak kecil..?

  • iwanbanaran

    @ Triyanto
    Nyuwun sewu mzbro…maksude diluar orangnya tentunya. Beban disini adalah bawang bawaan. Nggih..tak perjelas biar tdk ada polemik xixixixi….

  • kalo disini tampaknya dibilang WAGU 🙂

  • EleX Yo BAND

    denger2 harganya seharga ninja 250 ya bro?

  • iwanbanaran

    @ Maskur
    Asalnya dari wagu disik to bro. Suwe-suwe klo sudah mengalami kemajuan mesin pastinya desain jg ikut maju..walau entah berapa puluh tahun lagi 😆
    @ Elex
    Diatasnya bro…berkisar USD 5200. Inilah kelemahan motor listrik. Harganya masih muaaahhhaalll. Mangkanya banyak yg ogah beli….

  • @Mas Iwan : kalo pengendaranya gendhut pripun nggih,
    USD 5200 edyan tenan, technologi masih mahal, aku milih yg pakai pertamax mawonlah Mas

  • iwanbanaran

    @ Triyanto
    Halah podo mz Try..duit segitu mending tuku wedus dapat berapa puluh ekor. Yo ora 😆 Kalau gendut ya jgn pakai Scooter to bro. Mending nyemplak Tigynya sampeyan hehehe…..

  • dadi juragan wedhus yo..ik..ik..

  • Skips

    unik & menarik nih motor, pstnya gak perlu repot ngisi bensin.

  • Hourex

    SELAMAT TAHUN BARU
    2011 BRADE SEMUA..
    Semoga di tahun ini
    pemerintah lebih mempehatikan para BIKERs dan sarana umum buat BIKERs..
    Amin..

    PISS EN KIP BRADEHUD
    POREPE..

  • Nice info bro, btw lampu depannya sedikit mengganggu pemandangan 🙂

  • kakek

    tes komen plis

  • kakek

    masuk cuy

  • kakek

    ke lima belas !! asoooy

  • kakek

    masuk lg ah

  • nenek

    anggur markisa jeruk tanah

  • nenek

    ultraman aku suka kakek suka